web analytics
  

5 Tips Agar Belanja Online Aman dari Kejahatan Siber

Senin, 18 Mei 2020 11:00 WIB M. Naufal Hafizh
Bisnis - Finansial, 5 Tips Agar Belanja Online Aman dari Kejahatan Siber, 5, Tips belanja, cara belanja online, Belanja Online, belanja, daring, Aman, Kejahatan Siber,

[Ilustrasi] Belanja Online. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Masyarakat mulai berbelanja online di tengah pandemi corona. Lantas, bagaimana agar belanja daring itu aman dari kejahatan siber?

Dilansir dari India Times, berikut 5 cara aman untuk berbelanja online di tengah pandemi Covid-19.

AYO BACA: 9 Tanda Bahwa Dia Pasangan Hidup Sejatimu

AYO BACA: 5 Penyebab Kamu Masih Jomlo

1. Periksa situs untuk indikator kepercayaan

Pengguna dapat memeriksa indikator keamanan situs dengan melihat informasi dalam bentuk ikon gembok di sebelah situs web.

Selain itu, pengguna harus waspada apakah situs dapat dipercaya dengan beberapa hal mendasar mengenai pembelian online, seperti syarat dan ketentuan, kebijakan pengembalian barang, ulasan barang, hingga pengikut di media sosial.

Hal yang paling penting adalah informasi kontak yang terdaftar jika pengguna perlu menghubungi penjual tentang pesanan.

2. Lindungi data

Jangan memberikan informasi lebih dari yang dibutuhkan. Misalnya, pengguna tidak akan diminta untuk memberikan informasi tanggal lahir ketika membeli air mineral secara daring, tetapi jika pengguna membeli minuman beralkohol maka penjual harus memvalidasi usia pengguna.

Pengguna juga harus memilih kata sandi yang kuat dengan kombinasi huruf kecil, huruf besar, dan simbol. Jangan menggunakan informasi pribadi sebagai kata sandi dan hindari menggunakan kata sandi yang sama untuk beberapa akun.

AYO BACA: Dunia Maya Picu Perselingkuhan yang Berakibat Perceraian

AYO BACA: Ini Tanda Pria dan Wanita Selingkuh

AYO BACA: Selingkuh, Ibu Ini Melahirkan Anak Kembar Beda Ayah

3. Perbarui perangkat lunak

Apapun jenis perangkat yang digunakan untuk berbelanja daring, jaga agar perangkat lunak tetap mutakhir dapat mencegah kejahatan siber.

4. Email penawaran produk yang mencurigakan

Email iklan sering berbahaya dan menyamar menjadi bisnis yang meyakinkan. Misalnya, selama pandemi ini pengguna mungkin melihat email dengan penawaran untuk membeli masker atau sanitasi.

Sebaiknya, salin URL situs web yang menjual produk itu dan memeriksanya melalui browser dibandingkan langsung mengeklik tautan dari kotak email pengguna.

AYO BACA: Empat Alasan Istri Selingkuh

AYO BACA: Alasan Ilmiah Mengapa Pria Gemar Selingkuh

AYO BACA: Survei: Profesi yang Cenderung Mudah Berselingkuh

5. Lakukan tindakan jika pesanan tidak sampai

Pengguna harus menyimpan tanda terima dan informasi konfirmasi pemesanan. Jika pesanan tidak sampai, pengguna harus memeriksa situs untuk informasi kontak yang dapat dihubungi.

Namun jika pengguna tidak dapat menghubungi penjual dan pengguna mencurigai adanya pelanggaran seperti penipuan, segera laporkan.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers