web analytics
  

Proses Lelang di UKPBJ KBB Senilai Rp 400 Miliar Terhenti Covid-19

Minggu, 17 Mei 2020 08:50 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah,  Proses Lelang di UKPBJ KBB Senilai Rp 400 Miliar Terhenti Covid-19, Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ),Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKBJ) Kabupaten Bandung Barat (KBB),Lelang Kabupaten Bandung Barat

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Proses lelang di Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk proyek pembangunan fisik dengan nilai total Rp 400 miliar terpaksa berhenti akibat pandemi Coronavirus Disease (Covid-19).

Kepala UKPBJ KBB Anni Roslianti menerangkan, sesuai keputusan Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, proses lelang paket pekerjaan yang anggarannya bersumber dari APBD KBB dihentikan untuk realokasi anggaran penanganan Covid-19.

Berdasarkan data yang dihimpun dari http://lpse.bandungbarat.go.id, ada sejumlah proyek fisik di Bandung Barat yang saat ini sudah masuk dalam proses pelelangan tersebut. Proyek itu di antaranya peningkatan Jalan Selacau-Cililin, Cililin-Sindangkerta, Sindangkerta-Celak, Celak-Gununghalu, Bunijaya-Cilangari, Cilangari-Cisokan, dan pembangunan Jembatan Tajim dengan pagu anggaran Rp 197,4 miliar lebih.

Selain itu, ada proyek peningkatan Jalan Rancapanggung-Cijenuk-Sarinagen, Sarinagen-Baranangsiang dengan nilai pagu Rp 88 miliar, hingga peningkatan Jalan Purabaya-Jati-Saguling dengan nilai pagu Rp 105,3 miliar dan sejumlah proyek fisik lainnya.

"Sesuai arahan pak Bupati lelang fisik yang sudah berjalan dihentikan, kami sudah melakukan itu. Ini karena kejadian luar biasa pandemi Covid-19," kata Anni.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengatakan, keputusan tersebut dilakukan karena Pemkab Bandung Barat saat ini akan lebih fokus dalam melakukan penanganan penyeberan virus asal Kota Wuhan, Cina, tersebut.

"Semua proses lelang dihentikan hari ini, total yang sekarang Rp 400 miliar untuk yang pertama dilelangkan," ujar Aa Umbara di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat.

Namun, meski lelang fisik sudah dihentikan secara keseluruhan, Aa Umbara telah mengintruksikan agar perencanaan seperti pembuatan Detal Engineering Design (DED) tetap berjalan.

"Perencanaan tetap berjalan. Tidak menyangkut DED, pemberhentian ini untuk lelang pembangunan fisik yang besar. Untuk kondisinya kapan dilelangkan kami tidak tahu karena tidak bisa diprediksi ini (Covid-19) akan berhenti," ucapnya.

Editor: Tri Joko Her Riadi
dewanpers