web analytics
  

Urban Farming Terintegrasi Wujudkan Kemandirian Pangan

Jumat, 15 Mei 2020 15:07 WIB Rizma Riyandi
Bandung Raya - Bandung, Urban Farming Terintegrasi Wujudkan Kemandirian Pangan, urban farming, pemkot bandung, ketahanan pangan, berita bandung

Ilustrasi (pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mendorong agar warga memanfaatkan lahan rumahnya agar lebih produktif. Salah satunya dengan memanfaatkannya lewat urban farming terintegrasi.

Pasalnya, urban farming bisa membantu warga dalam soal ketahanan dan kemandirian pangan. Terlebih di saat pandemi Covod-19 seperti sekaran ini. Urban farming terintegrasi tak hanya soal menanam sayuran, buah-buahan, memelihara ternak atau ikan, tetapi juga pengelolaan limbahnya.

"Terkait kondisi yang terjadi saat ini, segalanya mulai erbatas. PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) juga mempengaruhi pasokan sayur, beras, daging. Mari kita ambil hikmah dengan cara meningkatkan kemandirian pangan kita," ungkap Wali Kota Bandung, Oded M. Danial.

Oded mengatakan itu saat meresmikan Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) dengan urban farming rerintegrasi di Jalan Kopo, Kelurahan Margahayu Utara, Kecamatan Babakan Baparay, Kota Bandung, Jumat (15/05/2020).

Lewat program Buruan SAE atau pekarangan bagus milik keluarga, warga bisa menanami lahan di halaman rumahnya dengan sayuran atau buah-buahan. Termasuk memelihara hewan ternak, serta pemanfaatan hasil limbah dan menjadi produk akhir.

AYO BACA : Lakukan Sidak, Pemkot Bandung Jamin Tak Ada yang Jual Daging Babi

Menurut Oded, konsep urban farming yang terintegrasi bisa menjadi jawaban untuk menghadirkan ketahanan atau kemandirian pangan warga Kota Bandung. Jika setiap warga melakukan hal serupa secara masif dikelola oleh RW maka kemandirian pangan bisa terwujud.

"Misalnya gang pertama jadi gang cengek, kedua gang surawung, terong, dan yang lainnya. Saya yakin itu bisa menghadirkam sebuah ketahanan atau kemandirian pangan di wilayah tersebut," katanya.

Ia berharap Buruan SAE bisa menjadi percontohan kluster edukasi wisata bagi pelajar atau orang dewasa yang belum memiliki pekerjaan untuk belajar malakukan urban farming di lokasi tersebut.

"Saya harap camat mendukung hal tersebut. Mari kita edukasi masyarakat. Walau berada di perkotaan kita bisa bertani," ucap Oded.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar mengaku terus mengembangkan urban farming.

AYO BACA : Pemkot Bandung Carikan Dana CSR Rp100 Juta untuk Bandung Zoo

"Urban farming harus bisa memenuhi kebtuhan keluarga atau rumah tangga, dengan inovasi saat ini membangun yang terintegrasi," katanya.

Menurutnya, Buruan SAE bisa menjadi strategi ketahanan pangan di Kota Bandung. Untuk mencontohkan hal tersebut ke masyarakat ia pun mempraktekannya sendiri di pekarangan milik keluarga.

"Rencananya dalam dua bulan ini kita juga akan meresmikan Urban Farming terintegrasi di daerah lain seperti Cigiringsing," katanya.

Gin Gin mengakui, saat ini baru terfokus ke tanaman sayuran. Namun belum memenuhi sisi kebutuhan protein seperti dengan ternak ayam atau ikan.

"Tapi yang lebih penting, masyarakat membutuhkan bibit dan benih dengan kondisi saat ini yang agak sulit. Kita akan ajarkan kemampuan atau kemandirian untuk melakukan pembibitan atau pembenihan sendiri," katanya.

Selain itu, urban farming terintegrasi dengan pemanfaatan dan pengelolaan limbah dengan menjadikannya kompos atau pakan bagi ternak.

"Di sini kita coba walau skala kecil. Termasuk menjadikan produk seperti minuman jeruk, jahe, manisan tomat, dan produk dari bayam atau ubi. Jadi tidak hanya menyediakan sayur, itu termasuk pemanfaatan dari sisi ekonomis," ucap Gin Gin.

"Dengan hal ini, Kota Bandung yang memiliki sedikit lahan, ke depannya mempunyai kemandirian untuk memenuhi ketahanan pangannya di satu kawasan tiap wilayah. Paling tidak untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga atau keluarga, sehingga terbangun ketahanan pangan untuk seluruh Kota Bandung," harapnya.

AYO BACA : Gandeng KPK, Pemkot Bandung Pastikan Bansos Covid-19 Tepat Sasaran

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Emosi saat Sidang, Habib Bahar Bin Smith: Bohong Kamu Saksi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:46 WIB

Sidang pemeriksaan saksi atas kasus penganiayaan yang diduga dilakukan Bahar Bin Smith berlangsung Pengadilan Negeri Ban...

Bandung Raya - Bandung, Emosi saat Sidang, Habib Bahar Bin Smith: Bohong Kamu Saksi, Habib Bahar bin Smith,sidang Habib Bahar,Habib Bahar Kasus Penganiayaan

Dinsos Kota Bandung Kesulitan Halau Gelandangan dan Pengemis, Ini Alas...

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:18 WIB

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Bandung, Dadang Aziz Salim mengaku, pihaknya kekurangan sarana dan prasara...

Bandung Raya - Bandung, Dinsos Kota Bandung Kesulitan Halau Gelandangan dan Pengemis, Ini Alasannya, Dinsos Kota bandung,Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS),PPKS Kota Bandung,Gelandangan di Bandung,Pengemesi di Bandung

Mobil Xenia Lenyap saat Parkir di Minimarket

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 22:14 WIB

Sebuah mobil merk Xenia bernomor polisi D 1632 ZI dicuri saat parkir di minimarket Alfamart Jalan Ahmad Yani, pada hari...

Bandung Raya - Bandung, Mobil Xenia Lenyap saat Parkir di Minimarket, Mobil Hilang di Bandung,Pencurian Mobil di Bandung,Mobil Dicuri di Bandung

Ridwan Kamil: Kalau Ibu-ibu Menjerit Harga Mahal, Saya Kontak Bulog

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 20:34 WIB

Hari pertama puasa, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersama Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi meninjau ketersediaan...

Bandung Raya - Bandung, Ridwan Kamil: Kalau Ibu-ibu Menjerit Harga Mahal, Saya Kontak Bulog, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil,Harga Kepokmas,Kenaikan Harga Kepokmas,Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi

Sudah Diimbau, Warga Cibaduyut Tetap Jualan dan Ngabuburit

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 19:02 WIB

Namun, berdasarkan pantauan Ayobandung.com di komplek Mekarwangi, sepanjang Jalan Indrayasa dipadati oleh warga yang ber...

Bandung Raya - Bandung, Sudah Diimbau, Warga Cibaduyut Tetap Jualan dan Ngabuburit, Cibaduyut,tempat jual takjil Cibaduyut,larangan ngabuburit Bandung,Ngabuburit di Bandung,Tempat ngabuburit dijaga polisi

Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 18:24 WIB

Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi

Bandung Raya - Bandung, Ramadan di Tengah Pandemi, Pasar Kaget UIN Bandung Sepi, pasar Ramadan Bandung,pasar kaget Bandung,uin bandung,tempat jual takjil bandung,penjual takjil bandung

Sejumlah Pasar di Bandung Diawasi Ketat Satpol PP, Ini Daftarnya

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 17:18 WIB

Pengawasan ini guna meminimalisir terjadinya kerumunan.

Bandung Raya - Bandung, Sejumlah Pasar di Bandung Diawasi Ketat Satpol PP, Ini Daftarnya, Pasar Tradisional di Kota Bandung,pasar tumpah kota bandung,Satpol PP Kota Bandung,Ramadan 2021,aturan Ramadan Bandung

LBH Bandung: Bipartite adalah Hak Pekerja, Tak Boleh Dihalang-halangi

Bandung Selasa, 13 April 2021 | 17:13 WIB

Rangga menengarai adanya pelanggaran terhadap bipartite antara CV Sandang Sari dengan para pekerjanya.

Bandung Raya - Bandung, LBH Bandung: Bipartite adalah Hak Pekerja, Tak Boleh Dihalang-halangi, Bipartite,pengertian Bipartite,CV Sandang Sari,buruh CV Sandang Sari didenda,buruh CV Sandang Sari digugat,Mantan Buruh CV Sandang Sari,Kisruh CV Sandang Sari

artikel terkait

dewanpers