web analytics
  

Pasien Covid-19 di Indramayu Melonjak, Salah Satunya Baru Pulang dari Bandung

Jumat, 15 Mei 2020 05:15 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Pasien Covid-19 di Indramayu Melonjak, Salah Satunya Baru Pulang dari Bandung, Virus Corona, penularan virus corona, idi, pencegahan virus corona, berita indramayu

Jubir Gugus Tugas Percepatan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. (dok. Pemkab Indramayu)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu melonjak setelah 5 pasien dinyatakan positif, Kamis (14/5/2020).

Otoritas setempat menyatakan, selain akibat transmisi lokal, kasus terbaru disebabkan oleh imported case.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, pada salah satu dari 5 penambahan kasus hari ini, diketahui ada seorang laki-laki berusia 18 tahun asal salah satu kecamatan di Kabupaten Indramayu.

"Pasien pulang dari Bandung pada 28 April 2020 dengan keluhan sesak nafas, dan batuk berdarah," ungkaplnya.

Pasien lalu berobat ke klinik. Namun, gejalanya yang belum berkurang membuat yang bersangkutan langsung dilarikan ke RSUD Indramayu dan dirawat inap di ruangan isolasi sebagai pasien dalam pengawasan (PDP).

Pasien kemudian menjalani pemeriksaan swab dua kali, masing-masing pada 28-29 April 2020.

Deden yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu itu menyebut, kondisi pasien pun membaik.

"Maka, pasien menjalani perawatan lanjutan di rumah karantina RS MIS Krangkeng sejak 5 Mei 2020 sampai sekarang," tuturnya.

Berdasarkan pemeriksaan PCR Labkesda Provinsi Jawa Barat pada 12 Mei 2020, katanya, sang pasien terkonfirmasi poitif. Meski begitu, dia meyakinkan, saat ini kondisi pasien secara umum baik.

Sementara, 4 pasien lain terkonfirmasi positif hasil Labkesda Jabar pada 13 Mei 2020 malam.

Keempatnya merupakan keluarga dari seorang pasien laki-laki berstatus PDP berusia 75 tahun. Pasien itu sendiri telah meninggal dunia beberapa waktu lalu.

"Belakangan, pasien berusia 75 tahun itu terkonfirmasi Covid-19," cetusnya.

Anggota keluarga sang pasien yang kini pula terkonfirmasi positif masing-masing sang istri berusia 58 tahun asal Indramayu, anak dan menantu yakni sepasang suami istri berusia 43 tahun dan 37 tahun asal Pulogadung, Jakarta, dan cucu pasien bersangkutan berusia 11 tahun dari Pulogadung.

Keempatnya kini dalam ruang perawatan isolasi RS Bhayangkara Losarang, Indramayu, sejak semalam.

"Dari kasus tersebut terdapat imported case dan juga kasus transmisi lokal yang terjadi di Kabupaten Indramayu," jelas Deden.

Penambahan kelima pasien positif itu pun menambah jumlah kasus Covid-19 di Indramayu sejak 8 April sampai 14 Mei 2020 sejumlah 12 orang.

Dari jumlah itu, seorang dinyatakan sembuh dan dua pasien lain meninggal dunia. Sementara, sisanya masih dalam proses isolasi/karantina.

Deden menambahkan, peningkatan kasus itu menunjukkan kesadaran masyarakat dalam melaksanakan seluruh protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19 belum baik.

"Kami mohon masyarakat sadar dan bersama-sama mematuhi peraturan atau protokol kesehatan yang telah ditetapkan, yaitu dengan physical atau social distancing, pakai masker, lakukan PHBS, dan lainnya," pintanya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/nAypkP2uC6U" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers