web analytics
  

Emil Apresiasi Rapid Test untuk Pengemudi Daring

Kamis, 14 Mei 2020 15:12 WIB
Umum - Regional, Emil Apresiasi Rapid Test untuk Pengemudi Daring, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, ridwan kamil, stok pangan jabar, stok pangan bandung

Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil mengapresiasi langkah inisiatif Good Doctor Technology Indonesia dan GrabHealth yang memberikan rapid test gratis kepada 5.000 orang. Mereka terdiri atas tenaga kesehatan dan mitra pengemudi di Jawa Barat.

"Kami berterima kasih atas inisiatif GrabHealth powered by Good Doctor dalam memberikan rapid test bagi tenaga kesehatan dan para driver di wilayah Bandung, Bekasi, dan Bogor," kata M Ridwan Kamil, di Bandung, Kamis (14/5).

Orang nomor satu di Provinsi Jabar ini mengatakan program ini sangat baik dan bermanfaat dalam membantu pihaknya dalam melawan Covid-19. Karena hingga 12 Mei 2020 kemarin, sudah terdapat 1,545 kasus positif Covid-19 di Jawa Barat.

"Kami saat ini fokus pada peningkatan kapasitas rapid test agar bisa memetakan penyebaran dan segera menghentikan pandemi ini,” kata Ridwan Kamil.

AYO BACA : Ridwan Kamil Akan Tetapkan Daerah yang Bisa Gelar Salat Idulfitri

Untuk menjawab instruksi Presiden Jokowi meningkatkan kapasitas rapid test di seluruh Indonesia, Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) dan GrabHealth memutuskan untuk memperluas dan memperbanyak program rapid test gratis untuk para tenaga medis dan mitra pengemudi Grab ke wilayah Jawa Barat. Yakni di Bandung, Bekasi, dan Bogor. Rapid test ini juga dilaksanakan di Tangerang, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Medan, Palembang, Balikpapan, dan Makassar.

Secara keseluruhan, Good Doctor dan GrabHealth telah membantu pemerintah memberikan akses rapid test gratis ke total 13 kota di 10 provinsi di Indonesia. Dalam melakukan program ini, Good Doctor dan GrabHealth berkolaborasi dengan Rumah Sakit Hermina Pasteur, Rumah Sakit Hermina Arcamanik, Rumah Sakit Primaya Bekasi Barat, Sakit Primaya Bekasi Timur, Sakit Primaya Bekasi Utara, dan Rumah Sakit Hermina Bogor sebagai tim pelaksana rapid test.

Selama proses pelaksanaan tes, Good Doctor dan GrabHealth memastikan bahwa semua tahapan dilakukan dengan protokol kesehatan yang lengkap. Juga sesuai dengan arahan pemerintah untuk menjaga jarak fisik.

Semua staf yang terlibat dalam rapid test akan dilengkapi dengan alat pelindung diri untuk keselamatan orang lain. Good Doctor dan GrabHealth menargetkan untuk memberikan rapid test Covid-19 gratis kepada 5.000 tenaga kesehatan dan mitra pengemudi Grab di total 13 kota yang tersebar di 10 provinsi hingga akhir Mei 2020.

AYO BACA : Mulai Hari Ini, Kota Depok Perpanjang PSBB

Sebelum melakukan tes, baik tenaga kesehatan dan mitra pengemudi dapat masuk ke aplikasi GrabHealth powered by Good Doctor untuk berkonsultasi dengan mitra dokter Good Doctor di jam yang telah ditentukan. Konsultasi ini penting sebagai skrining menentukan tingkat risiko Covid-19. Dan hanya mereka yang berisiko sedang atau tinggi yang dapat mengikuti program rapid test gratis ini.

Semua biaya untuk pengadaan peralatan dan melakukan rapid test sepenuhnya akan ditanggung oleh Good Doctor dan GrabHealth. “Langkah pemerintah saat ini sangat tepat dengan menggalakkan peningkatan tes rapid. Sejak awal April, kasus positif nasional telah meningkat sebanyak tujuh kali lipat dan dengan hampir 40 persen kasus positif berasal dari wilayah di luar Jakarta," kata Managing Director Good Doctor Technology Indonesia Danu Wicaksana.

Hal ini mendorong pihaknya untuk menargetkan peningkatan kapasitas hingga 5.000 tes dan memperluas program rapid test gratis ini ke total 13 kota, termasuk Bandung, Bekasi, dan Bogor. Program tetap berfokus pada tenaga kesehatan di garda terdepan dan juga mitra pengemudi Grab sebagai dua kelompok yang paling membutuhkan fasilitas ini.

"Semoga usaha ini bisa membantu percepatan penanganan COVID-19 di negara kita tercinta,” kata Danu.

Ia mengatakan sejalan dengan misi GrabForGood untuk membawa dampak positif dari teknologi, Grab Indonesia mendukung arahan pemerintah untuk mempercepat rapid test secara nasional. Karena kami berkomitmen untuk selalu melindungi kesejahteraan serta kesehatan mitra pengemudi dan mitra pengantaran serta pelanggan kami di semua kota.

"Kami memahami bahwa mitra Grab telah beroperasi untuk mendukung mobilitas penduduk di berbagai daerah dan itulah mengapa rapid test ini diperlukan sebagai bagian dari kesiapan Grab Indonesia untuk melindungi kesehatan dan keselamatan mereka dan masyarakat yang mereka layani," kata dia.

Selain itu, tenaga kesehatan pihaknya juga masih terus bekerja keras di garis depan untuk memberikan layanan terbaik bagi pasien. "Selama masa sulit ini, penting untuk mengandalkan bantuan dari semua pihak, dan dengan mendukung satu sama lain. Kami percaya bahwa kita dapat memerangi pandemi ini bersama,” kata dia.

AYO BACA : PSBB Bodebek Diperpanjang Hingga 26 Mei, Ridwan Kamil Keluarkan Aturan Baru

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 22:30 WIB

Menurut ceritanya, Hotel Jansen pernah menjadi tempat menginap Mata Hari, yang dituduh jadi mata-mata ganda saat Perang...

Umum - Regional, Hotel Termegah di Semarang Semasa Kolonial Itu Sudah Tak Ada, Hotel Jansen,Mata-Mata Mata Hari,semarang,Sejarah,Kota Lama,Hotel Termegah,Perang Dunia I

Ketua PWI Jabar Tinjau Ponpes dan Jalan Rusak Wilayah Cianjur Selatan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 22:00 WIB

Rombongan yang dipimpin langsung Ketua PWI Jabar, Hilman Hidayat, sesampainya di halaman Ponpes Assyukur langsung disamb...

Umum - Regional, Ketua PWI Jabar Tinjau Ponpes dan Jalan Rusak Wilayah Cianjur Selatan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat Hilman Hidayat,Cianjur,Bantuan sosial

Bukit Panyangrayan, Spot Asik Berfoto dari Ketinggian

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:30 WIB

Dengan tiket Rp2.000 per orang, pengunjung mendapatkan keindahan dan kenikmatan yang mumpuni.

Umum - Regional, Bukit Panyangrayan, Spot Asik Berfoto dari Ketinggian, Bukit Panyangrayan,Tasikmalaya,wisata alam

HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 17:00 WIB

Penanaman pohon tersebut merupakan ramgkaian kegiatan dalam rangka Hari Pers Nasional (HPN) 2021.

Umum - Regional, HPN 2021, PWI-Perhutani Cianjur Tanami Pohon Seluas 5 Hektar, Hari Pers Nasional (HPN) 2021,Persatuan Wartawan Indonesia (PWI),KPH Perhutani,Cianjur

Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 16:00 WIB

Nekat melakukan perjalanan luar kota, puluhan anggota club senam sehat di Kecamatan Puspahiang, Kabupaten Tasikmalaya, t...

Umum - Regional, Pulang Senam Aerobik, Puluhan warga Puspahiang Terpapar Covid-19, Pasien Positif Virus Corona,COVID-19,Tasikmalaya,Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi

Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 14:40 WIB

Masyarakat mengaku tidak pernah membubuhkan tanda tangan pemberian izin lokasi tambang.

Umum - Regional, Tolak Izin Tambang, Warga Tasik Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan, Tasikmalaya,Tambang Pasir,Ilegal,tanda tangan,Pemalsuan

Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS

Regional Sabtu, 6 Maret 2021 | 08:04 WIB

Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan, 1.115 guru honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian...

Umum - Regional, Bulan Depan, 1.115 Guru PPPK di Bogor Terima Gaji Setara PNS, Guru Honorer Bogor,Guru PNS Bogor,Guru PPPK,Guru PPPK Bogor

400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang

Regional Jumat, 5 Maret 2021 | 22:56 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang Acep Jamhuri menyatakan kasus positif Covid-19 di daerah itu meningkat hingga terja...

Umum - Regional, 400 Kasus Covid-19 dalam Sehari Terjadi di Karawang, Kasus Covid-19 Karawang,positif Covid-19 Karawang

artikel terkait

dewanpers