web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Hati-hati! Keseringan Minum Minuman Manis, Perempuan Bisa Kena Penyakit Jantung

Kamis, 14 Mei 2020 11:18 WIB

Ilustrasi (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah studi baru menemukan perempuan yang sering minum minuman manis seperti booba berisiko lebih besar terkena penyakit jantung. Meminumnya lebih dari satu gelas per hari memiliki 20 persen risiko yang lebih tinggi dibanding perempuan yang jarang meminumnya.

Dikutip dari WebMD, meskipun studi ini tak menunjukkan penyebab serta efeknya, peneliti menduga ada beberapa alasan gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Dipaparkan oleh ketua peneliti studi Cheryl Anderson dari Family and Public Health di University of California, San Diego, gula meningkatkan kadar glukosa dan konsentrasi insulin dalam darah.

AYO BACA : Begini Cara Dokter Covid-19 Jaga Daya Tahan Tubuh

"Hal tersebut dapat meningkatkan nafsu makan dan mengakibatkan obesitas, faktor risiko besar dari penyakit jantung," tuturnya dalam rilis dari Journal of the American Heart Association.

Ditambah, terlalu banyak gula dalam darah terkait dengan stres oksidatif dan inflamasi, resisten insulin, profil kolesterol yang tak sehat, dan diabetes tipe 2. Kondisi-kondisi tersebut terkait dengan kuat pada perkembangan atheroslerosis, penyempitan pembuluh darah arteri yang menyebabkan sebagian besar penyakit jantung.

AYO BACA : PKS Sebut Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bermasalah

Dalam studi juga disebutkan bahwa mereka yang mengonsumsi minuman manis 26 persen lebih mungkin menjalani operasi seperti angioplasty untuk mengembalikan aliran darah dan 21 persen di antaranya lebih tinggi mengalami stroke.

Persentasi tersebut muncul bila dibandingkan dengan perempuan yang jarang atau tak pernah mengonsumsi minuman manis. Perbedaan juga ditemukan dalam minuman yang dikonsumsi. Mereka yang minum lebih dari satu minuman manis memiliki 42 persen risiko penyakit jantung dibanding perempuan yang jarang atau tak pernah mengonsumsi minuman manis.

Sementara perempuan yang mengonsumsi minuman soda manis memiliki 23 persen risiko penyakit jantung lebih tinggi. Perempuan yang mengonsumsi minuman manis juga ditemukan berusia lebih muda, perokok, obesitas, dan kecil kemungkinannya menjalani diet yang sehat.

Dalam mengurangi minuman manis, diet soda bukanlah pilihan yang baik. Diet soda mengandung pemanis buatan seperti sakarin, aspartam, sucralose, dan gula buatan lainnya yang memiliki risiko terhadap kesehatan. Pilihan yang terbaik? Tentu saja air putih.

AYO BACA : Berbagai Manfaat Nangka untuk Kesehatan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers