web analytics
  

Bahaya Covid-19, Warga Diimbau Tak Tukarkan Uang ke 'Inang-inang'

Kamis, 14 Mei 2020 11:13 WIB Fira Nursyabani
Umum - Regional, Bahaya Covid-19, Warga Diimbau Tak Tukarkan Uang ke 'Inang-inang', BI Jabar, KPw BI Jabar, Penukaran uang tunai, uang tunai

Ilustrasi 'inang-inang' yang menjajakan jasa penukaran uang baru jelang Lebaran. (dok. Ayobandung.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- 'Inang-inang' yang menjajakan penukaran uang baru sudah banyak terlihat berjejer di pinggir jalan Kota Bandung. Pemandangan ini sudah menjadi pemandangan biasa menjelang Lebaran.

Namun, mengingat Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19, menukar uang baru dengan menggunakan jasa 'inang-inang' itu dianggap membahayakan. Transaksi yang dilakukan dinilai bisa memperluas penyebaran virus corona.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat (KPw BI Jabar) Herawanto mengatakan, menukar uang di pinggir jalan memiliki risiko yang cukup besar.

AYO BACA : KPw BI Jabar Siapkan Uang Tunai Rp21,66 Triliun untuk Idulfitri 2020

"Kami dari BI ingin menyampaikan imbauan untuk menukarkan uang melalui kantor BI dan kantor perbankan lainnya," ujar dia dalam video conference, Kamis (14/5/2020).

Menurutnya ada 3 risiko yang mengintai aktivitas tersebut. Risiko pertama adalah mendapatkan uang palsu.

Risiko kedua yakni memperoleh uang tunai yang nominalnya jauh lebih kecil dari apa yang telah disepakati dalam transaksi. Lalu risiko terakhir adalah penularan Covid-19.

AYO BACA : PKS Sebut Perpres Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Bermasalah

Meski demikian, ia menuturkan saat ini jumlah 'inang-inang' menurun drastis karena wilayah Jabar sedang melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Dulu banyak berceceran, sekarang hanya satu dua. Itu pun mereka mengeluh tidak ada orang yang ingin menukar uang," ungkapnya.

Menanggapi keberadaan 'inang-inang' itu, BI Jabar mengaku sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Satpol PP. Namun koordinasi itu terkait dengan penertiban lalu lintas, bukan penangkapan.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/_qli0FOR20I" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Pengemis Menjamur, Masyarakat Diminta Tak Berikan Uang

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 18:41 WIB

"Ada. Cuma sedikit. Bisa dihitung dengan jari. Saya juga awalnya berniat kerja di sana, tapi susah," ungkap salah seoran...

Umum - Regional, Proyek KCIC Kurang Menyerap Tenaga Kerja Warga Setempat, Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Proyek Kereta Cepat,Pekerja PT KCIC

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 17:50 WIB

Herdiat memohon doa dari seluruh masyarakat Tatar Galuh Ciamis untuk kesembuhan dirinya, wakilnya, dan keluarga

Umum - Regional, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Wakilnya Positif Covid-19, Bupati Ciamis positif Covid-19,Bupati Ciamis Herdiat Sunarya,Yana D. Putra wakil bupati ciamis,Ridwan Kamil,pandemi Covid-19 di Kabupaten Ciamis

Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 16:13 WIB

Di Kabupaten Tasikmalaya, vaksinasi untuk guru rencananya akan dimulai pada awal Maret mendatang, berbarengan dengan TNI...

Umum - Regional, Vaksinasi Guru, Harapan Baru Belajar Tatap Muka, vaksinasi untuk guru di Tasikmalaya,vaksinasi guru,Belajar Daring,Belajar Tatap Muka,DKPP Kabupaten Tasikmalaya dr. Hj Reti Zia Dewi

Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:22 WIB

Badan jalan bergelombang dan terdapat kubangan besar yang tak terhitung jari.

Umum - Regional, Rugikan Warga! Proyek KCIC Rusak Jalan di Purwakarta, Proyek KCIC Rusak Jalan,proyek Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC),Kabupaten Purwakarta,badan jalan bergelombang,Kerusakan Jalan,kendaraan besar,kubangan besar tak terhitung jari,roda perekonomian,jaminan dari KCIC,Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC)

Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 12:51 WIB

Penyidik kejaksaan lebih cepat dalam mengungkap siapa oknum di balik pemotongan dana hibah bansos tersebut

Umum - Regional,  Fokus Kembangkan Alat Bukti, Kejaksaan Tasikmalaya Cari Dalang Sunat Bansos, Dalang Sunat Bansos,sunat bansos tasik,Sunat Bansos Pemprov,sunat bansos,Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya,kasus pemotongan dana hibah,bantuan sosial (bansos),penyidik kejaksaan,pemotongan hibah bansos,dugaan sunat bansos

Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor...

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 11:34 WIB

Kegiatan tersebut rutin digelar komunitas JAI Manislor, di tengah pandemi sekalipun.

Umum - Regional, Donor Darah hingga Mata, Cara Berkemanusiaan Warga Ahmadiyah Manislor Cirebon, Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI),silaturahmi di tengah pandemi Covid-19,nilai-nilai kemanusiaan,para pendonor,Donor Darah,Protokol Kesehatan,pendonor darah,pendonor kornea mata

Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional Sabtu, 27 Februari 2021 | 07:56 WIB

Para tahanan itu dibawa ke Kompleks Islamic Center Kabupaten Ciamis untuk menjalani isolasi.

Umum - Regional, Sejumlah Tahanan di Lapas Ciamis Terkonfirmasi Positif Covid-19 , Tahanan di Lapas Positif Covid-19,kronologi kasus Covid-19 Lapas,14 hari diisolasi,Lembaga Permasyarakatan (Lapas),COVID-19,tahanan positif covid-19,kehilangan indra perasa,Gejala Covid-19,pasien gejala covid-19

8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19

Regional Jumat, 26 Februari 2021 | 23:04 WIB

Sebanyak 8 tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Ciamis terkonfirmasi positif Covid-19.

Umum - Regional, 8 Napi Lapas Ciamis Positif Covid-19, Napi Positif Covid-19,Lapas Ciamis

artikel terkait

dewanpers