web analytics
  

2 Warga Indramayu Positif Covid-19 Setelah Tes Swab Kedua

Kamis, 14 Mei 2020 09:18 WIB Erika Lia
Umum - Regional, 2 Warga Indramayu Positif Covid-19 Setelah Tes Swab Kedua, Virus Corona, Status Darurat Corona, Siaga Corona, Covid-19, korban corona, berita indramayu, indramayu hari ini, ayocirebon

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara. (dok. Pemkab Indramayu)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM -- Dua pasien di Kabupaten Indramayu dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 setelah pemeriksaan swab ulang. Dua pasien itu menambah jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Indramayu menjadi 8 orang sampai kini.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengungkapkan, salah satu pasien tambahan berjenis kelamin laki-laki berusia 41 tahun.

"Hasil swab pertama negatif, sedangkan swab kedua hasilnya positif," katanya, Kamis (14/5/2020).

AYO BACA : Perawat di Indramayu Terjangkit Covid-19

Dia menjelaskan, sang pasien sempat menjalani pemeriksaan swab pertama dan dinyatakan negatif Covid-19. Namun, tim medis kembali melakukan tes swab tenggorokan untuk kali kedua guna memastikan status pasien.

Pada tes kedua, hasilnya ternyata positif. Hasil itu diterima pihaknya dari Labkesda Jawa Barat pada 11 Mei 2020.

"Tapi, kondisi kesehatan pasien sekarang baik," ujar Deden yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu ini.

AYO BACA : Bukan Karantina, 61 Tenaga Kesehatan Indramayu Diasramakan di Wiwi Perkasa 2

Pasien tersebut beroleh terapi dari dokter penanggungjawab untuk pemulihan kesehatannya.

Pasien positif berikutnya diketahui berusia 51 tahun. Dia pun sempat menjalani swab pertama pada 4 Mei 2020 dan dinyatakan negatif.

Namun, hasil swab kedua terhadapnya pada 11 Mei 2020 justru terkonfirmasi positif. Deden menjelaskan, setelah dikonsultasikan dengan dokter ahli atas kedua kasus itu, disimpulkan telah terjadi kasus reinfeksi.

"Telah terjadi reinfeksi yang disebabkan terganggunya sistem imunitas, seperti pada pasien lansia atau diabetes," terangnya.

Pihaknya mengimbau seluruh masyarakat mematuhi aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Dia menilai, sampai kini masih terjadi pelanggaran di Kabupaten Indramayu.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/_qli0FOR20I" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Salat Tarawih Kilat di Indramayu Super Ekspres, Cuma 6 Menit!

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers