web analytics
  

Karyawan Google Tak Lagi Terima Uang Makan dan Kebugaran, Dampak Corona?

Rabu, 13 Mei 2020 11:37 WIB

Google

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Selama bertahun-tahun, Google menawarkan tunjangan karyawan berupa uang makan dan kebugaran. Tunjangan ini pun menjadi sesuatu yang dibanggakan oleh perusahaan.

AYO BACA : Serunya Google Doodle Perkenalkan Skala Kepedasan Cabai Lewat Gim

Namun, sejak kebijakan bekerja dari rumah, perusahaan itu tak lagi mengeluarkan biaya tersebut. Apakah itu ada hubungannya dengan dampak perlambatan aktivitas ekonomi terhadap bisnis perusahaan?

AYO BACA : Masih Dukung Diam di Rumah, Google Doodle Hadirkan Gim Jadul Pac Man

Menanggapi itu, Google membantahnya dan mengklaim itu bukanlah kebijakan baru. "Karyawan tak lagi mendapat uang makanan atau makanan ringan sejak kebijakan bekerja dari rumah berlaku pada awal Maret," kata Juru Bicara Google, dilansir dari Market Watch, Selasa (12/5/2020).

Sayangnya, juru bicara tersebut menolak mengomentari apakah kebijakan itu berdampak terhadap seluruh karyawan?

Kabar itu beredar setelah perusahaan itu mengumumkan akan membekukan perekrutan dan memotong 50% anggaran pemasaran pada paruh kedua 2020.

Perlu diketahui, Google telah mencatatkan penurunan dari segi pendapatan iklan, khususnya dari sektor perjalanan dan hiburan sehingga perusahaan dirugikan.

AYO BACA : Google dan Facebook Izinkan Pegawai WFH Sampai 2021

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers