web analytics
  

Siswa SMP Jual Ganja Melalui Facebook

Selasa, 12 Mei 2020 14:02 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Siswa SMP Jual Ganja Melalui Facebook, pengerdar ganja, pelajar smp bandar narkoba, narkoba di cimahi, berita cimahi

Rilis barang bukti oleh Polres Cimahi (Ayobandung.com/Tri)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika golongan 1 jenis ganja melibatkan seorang bandar yang masih bersekolah SMP.

Dalam menerima dan mengirim ganja, tersangka ND yang kini berusia 14 tahun memanfaatkan jasa pengiriman. Sementara untuk transasi dilakukan secara daring melalui facebook.

Kapolres Cimahi, AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menerangkan, pengungkapan peredaran narkotika melibatkan anak dibawah umur ini berawal dari penangkapan WL (19) yang tengah mengirim paket ganja di JNT Cabang Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

"Kami mencurigai WL sebagai kurir melihat riwayat aktivitas pengiriman dan CCTV JNT. WL kita tangkap akan mengirim ganja ke berbagai wilayah di Indonesia,"ungkap Yoris saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Jalan Jenderal Amir Machmud, Selasa (12/5/2020).

AYO BACA : PT Sinar Pangjaya di Cimahi Terbakar, Empat Kendaraan Ikut Jadi Korban

Dari tangan kurir tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa enam paket ganja dengan berat bruto 424 gram.

"Selain melakukan pengiriman, WL juga seringkali melakukan pengambilan kiriman paket dari Sumatera Barat," sebut Yoris.

Tak sampai disitu, pengembangan Satuan Reserse Narkoba Polres Cimahi mengarah pada tersangka lain ND yang berperan sebagai bandar. ND berusia 14 tahun masih berstatus pelajar yang selama ini mengendalikan WL untuk mengirim dan menerima ganja.

"Kita geledah rumah ND, didapat barang bukti ganja lain. Ada paket besar 171 gram ganja dalam kardus," ucap Yoris.

AYO BACA : Tinjau Distribusi BST, Mensos Sambangi Kantor Pos Cimahi

Kepada Polisi ND mengaku mendapatkan ganja tersebut dari seorang narapidana di wilayah Sumatera Barat.

"Kita akan lakukan pengembangan, baik ke narapidana dan seluruh paket yang sudah dikirimkan," tegasnya.

Atas pengungkapan bandar ganja berusia 14 tahun itu, pihaknya juga akan melakukan pengecekan terhadap teman-teman sekolah.

"Semuanya akan dikembangkan. Kita lakukan pengecekan sesama teman sekolahnya, karena sangat dikhawatirkan anak SMP sudah jadi bandar ganja," pungkas Yoris.

Atas perbuatannya, kedua tersangka akan diancam dengan pasal 114 dan Pasal 111 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

AYO BACA : Pandemi Corona, 'Manusia Karung' Serbu Kota Cimahi

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers