web analytics
  

Cekcok dengan Wartawan Keturunan Cina, Donald Trump Lontarkan Pernyataan Rasis

Selasa, 12 Mei 2020 11:38 WIB
Umum - Internasional, Cekcok dengan Wartawan Keturunan Cina, Donald Trump Lontarkan Pernyataan Rasis, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, donald trump, pengawal donald trup

Donald Trump (republika/AP)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump lagi-lagi sedang dipergunjingkan. Kali ini ia ngambek setelah terlibat cekcok dengan wartawan dalam sesi konferensi pers di Rose Garden, Gedung Putih, Washington DC, Senin (11/5/2020).

Menyadur dari CNN, Donald Trump merasa kesal dengan pertanyaan dari jurnalis CBS News keturunan Asia-Amerika, Weijia Jiang, hingga memutuskan pergi dan mengakhiri sesi konferensi pers.

Cecok berawal saat Weijia Jiang mempertanyakan pandangan Trump yang menganggap pengujian vaksin virus Corona yang sang Presiden anggap sebagai kompetisi global.

Tak terima dengan hal itu, Presiden berusia 73 tahun itu justru memberi jawaban ngawur yang bahkan terkesan rasis lantaran membawa-bawa Cina.

AYO BACA : Donald Trump Klaim Punya Bukti Covid-19 Berasal dari Laboratorium di Wuhan

"Mungkin itu pertanyaan yang harus Anda tanyakan ke Cina. Jangan tanya saya. Tanyakan itu kepada Cina, oke?" kata Trump dikutip dari CNN, Selasa (12/5/2020).

Trump berusaha melanjutkan sesi tanya jawab dengan memanggil wartawan CNN Kaitlan Collins, kendati Weiji Jiang menyela dan kembali melempar pertanyaan kepada Presiden.

"Tuan, mengapa Anda mengatakan itu kepada saya secara khusus?" tanya Jiang, yang tampak terkejut oleh permintaan Trump.

"Saya beri tahu ya. Saya tidak mengatakannya secara khusus kepada siapa pun. Saya mengatakannya kepada siapa pun yang mengajukan pertanyaan jahat," terang Trump.

AYO BACA : Pengawal Pribadi Donal Trump Dinyatakan Positif Corona

Trump yang kadung emosi dengan berondongan pertanyaan dari Weiji Jiang pada akhirnya tak memberikan Kaitlan Collins kesempatan bertanya.

Politikus partai Republik itu menganggap Collins tak menanggapi panggilannya karena lebih memilih diam dan membiarkan Wiji Jiang terus berbicara.

"Hadirin sekalian, terima kasih banyak," kata Donald Trump seraya meninggakan Rose Garden.

Senator Vermont Bernie Sanders memberi kritik terkait apa yang dilakukan Donald Trump dalam sesi konferensi pers. Dia menganggapnya sebagai suatu hal yang amat menyedihkan.

"Trump adalah seorang pengecut yang merobohkan orang lain untuk membuat dirinya merasa kuat," kata Sanders melalui Twitter.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/UolkKW7gISc" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Setelah Pengawal Trump, Kini Sejumlah Staf Gedung Putih Positif Covid-19

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers