web analytics
  

4 Penolak Jenazah Covid-19 di Solokanjeruk Terancam 7 Tahun Penjara

Senin, 11 Mei 2020 15:40 WIB Mildan Abdalloh
Bandung Raya - Bandung, 4 Penolak Jenazah Covid-19 di Solokanjeruk Terancam 7 Tahun Penjara, penolak jenazah covid19,penolak corona solokanjeruk,covid19

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan (tengah) saat gelar perkara di Mapolresta Bandung, Senin (11/5/2020).(Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Polresta Bandung menetapkan empat warga Solokanjeruk sebagai tersangka penolakan jenazah positif Covid-19. Kasus penolakan jenazah Covid-19 sempat viral di sosial media beberapa waktu lalu.

"Hasil penyidikan dan pemeriksaan, kami tetapkan BN, EK, AC, dan IR sebagai tersangka penolakan pemakaman jenazah Covid-19 di Kawasan Bojongemas, Solokanjeruk," tutur Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, Senin (11/5/2020).

Dari beberapa video yang beredar, polisi mengetahui jika keempat tersangka tersebut berbagi peran.  "Ada yang berperan memasang pagar, berteriak, dan mendorong petugas medis," ujarnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 212 dan 241 KUHPidana juncto Undang-undang 4/1984 tentang Wabah Penyakit Menular dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

"Karena mereka kooperatif juga sedang pandemi Covid-19, kami tidak melakukan penahanan terhadap tersangka. Tapi jika pandemi sudah berakhir, kami akan proses seperti biasanya," ujarnya.

Para tersangka lanjut Hendra melakukan tindakan tersebut karena khawatir akan tertular Covid-19 dari jenazah.

"Kami tekankan, masyarakat tidak usah khawatir akan tertular. Karena sebelum dikebumikan, jenazah positif Covid-19 telah dipulasara sesuai standar WHO, jadi tidak akan menular," ujarnya

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers