web analytics
  

Jabar dan Jakarta Bahas PSBB, Pergerakan Orang Bakal Diperketat

Minggu, 10 Mei 2020 12:37 WIB Husnul Khatimah
Umum - Nasional, Jabar dan Jakarta Bahas PSBB, Pergerakan Orang Bakal Diperketat, virus corona, cina, kemenkes, pemprov jabar corona, i gusti ngurah rai, corona bri, kelewaran corona, corona bekasi, bekasi corona, antisipasi virus corona, corona depok, psikomatis, psbb bekasi,

Kendaraan memadati Jalan Raya Cibereum, Kota Bandung, Kamis (23/4/2020). Kepadatan arus lalulintas diakibatkan pemeriksaan kendaraan di cek poin PSBB di kawasan Kota Bandung pada jam berangkat kerja. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BOGOR, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, dan para kepala daerah se-Jabodetabek melaksanakan rapat melalui saluran video conference.

Dalam pertemuan virtual tersebut dibahas mengenai evaluasi penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap kedua hingga seputar mengatur pergerakan masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan transportasi publik, seperti Kereta Rel Listrik (KRL).

“Rapatnya produktif. Tadi hadir Pak Gubernur Jakarta, Pak Gubernur Jawa Barat dengan kepala daerah Jabodetabek. Pembahasan utama mengevaluasi PSBB dan membangun kesepakatan mengatur pergerakan orang di Jabodetabek,” ujar Wali Kota Bogor Bima Arya, Minggu (10/5/2020).

Menurut Bima, ada dua hal yang harus lebih ditajamkan lagi. Misalnya mengenai pergerakan rutin pihaknya sepakat membuat regulasi baru.

"Jadi Gubernur Jakarta membuat regulasi nanti kita akan membuat juga yang mengatur lebih ketat pergerakan orang keluar dan masuk. Hanya yang dikecualikan di PSBB yang di 8 sektor strategis yang boleh. Nanti dibuktikan ada suratnya. Tidak punya surat itu, tidak boleh dan bisa dikenakan sanksi. Kalau mau naik KRL boleh, tapi dipastikan punya surat itu. Nanti kita akan turunkan (dalam bentuk Perwali), kita akan merapikan segera," jelas Bima.

Dalam rapat tersebut dibahas pula upaya khusus mencegah mudik, Jabodetabek akan melakukan pengawasan lebih ketat untuk memastikan tidak ada lagi yang mudik keluar dan masuk.

"Berdasarkan kajian epidemiologis, kalau mudik dibiarkan, tidak ada intervensi, itu lonjakan kasus positifnya akan sangat tinggi sekali,” kata Bima.

Bima mengaku sudah memerintahkan Kepala Bagian Hukum dan HAM Pemkot Bogor untuk membuat rumusan mengenai pengetatan kebijakan tersebut supaya ada payung hukumnya. Soal sanksi masih didiskusikan.

Bima Arya juga menyampaikan opsi-opsi hasil rakor dengan lima kepala daerah Bodebek.

“Kalau kita lihat pola penyebaran virus ini berdasarkan penelusuran kami, memang sebagian besar itu terpapar karena ada konektivitas dengan Jakarta dan sekitarnya. Berdasarkan data kami memang sebagian besar itu terpapar melalui transportasi publik. 30% warga yang terpapar karena ada konektivitas dengan Jakarta mengaku menggunakan transportasi publik,” jelasnya.

“Kami minta dua opsi, opsi pertama adalah stop total dengan kewajiban bagi perusahaan di Jakarta menyediakan layanan antar jemput karyawannya. Kalaupun tidak mungkin untuk berhenti total, kita memberikan opsi ada pembatasan yang jauh lebih ketat, bisa berupa penumpang yang naik memiliki identitas karyawan pengecualian PSBB, kemudian gerbongnya di tambah, jadwal ditambah, petugasnya ditambah dan lain-lain,” bebernya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

terbaru

IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 20:10 WIB

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng Mohammad Faqih mengajak kaum ibu tidak takut disuntik...

Umum - Nasional, IDI: Ibu-ibu Jangan Takut Divaksin Covid-19, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Vaksinasi Covid-19,Disuntik Vaksin Covid-19

Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sak...

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:45 WIB

Pemerintah telah memastikan bahwa biaya pengobatan pasien Covid-19 di rumah sakit akan ditanggung. Pasien bisa mengajuka...

Umum - Nasional, Penjelasan Kemenkes Soal Biaya Pengobatan Pasien Covid-19 di Rumah Sakit , Biaya Pengobatan Covid-19,Pasien Covid-19 di Rumah Sakit,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Satgas Penanganan Covid-19

Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 19:35 WIB

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi mencatat Gunung Merapi telah mengeluarkan awan panas g...

Umum - Nasional, Gunung Merapi Masuk Fase Erupsi Efusif, Gunung Merapi,gunung merapi erupsi

Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 18:42 WIB

BMKG mengumumkan gempa dengan magnitudo 5,4 melanda wilayah Lampung, Rabu (27/1/2021). Lokasi gempa tidak berada di dara...

Umum - Nasional, Lampung Diguncang Gempa Magnitudo 5,4 Rabu Sore, Lampung Gempa,BMKG

Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:17 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengumumkan penambahan sebanyak 11.948 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Rabu...

Umum - Nasional, Indonesia Catat Rekor Kematian Terbanyak Sejak Pandemi Covid-19, COVID-19,Data Covid-19,data corona nasional,Data Corona hari ini,corona

Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 16:03 WIB

Rencana pemerintah untuk memberikan kesempatan bagi perusahaan swasta melakukan vaksinasi terhadap karyawannya menimbulk...

Umum - Nasional, Vaksin Mandiri untuk Swasta Dinilai Langgar 2 Aturan Ini, Vaksin Covid-19,vaksin corona,Suntik vaksin corona,vaksin corona swasta,Vaksin Covid-19 swasta

Kapolri Baru Listyo Sigit Berjanji Akan Tegakkan Aturan Prokes

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 13:43 WIB

Kepolisian akan bertindak tegas untuk mendisiplinkan masyarakat.

Umum - Nasional, Kapolri Baru Listyo Sigit Berjanji Akan Tegakkan Aturan Prokes, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo,Kapolri Baru,membantu penanganan pandemi Covid-19,Pelantikan Listyo Sigit

Cara Mengecek BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021

Nasional Rabu, 27 Januari 2021 | 12:46 WIB

Pemerintah akan melanjutkan bantuan subsidi gaji/upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) BPJS Ketenagakerjaan termi...

Umum - Nasional, Cara Mengecek BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3 Tahun 2021 , BLT BPJS Ketenagakerjaan,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,bantuan subsidi gaji,bantuan pekerja,BPJS Ketenagakerjaan,kemnaker.go.id

artikel terkait

dewanpers