web analytics
  

Jelang Lebaran, Ridwan Kamil: Stok Pangan dan Bahan Pokok di Jabar Aman

Jumat, 8 Mei 2020 17:25 WIB Nur Khansa Ranawati
Umum - Regional, Jelang Lebaran, Ridwan Kamil: Stok Pangan dan Bahan Pokok di Jabar Aman, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Emil, Stok Pangan, Bahan Pokok, Lebaran,

Bahan pokok. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Jelang lebaran, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memastikan bahwa persediaan logistik stok pangan jelang Idul Fitri di wilayah Jabar aman. Meski demikian, masih terdapat sejumlah komoditas yang defisit.

"Kami memastikan persediaan logistik hingga lebaran dan beberapa bulan ke depan aman terkendali. Kami punya surplus beberapa produk sembako tapi ada juga yang defisit," ungkapnya di Gedung Pakuan Bandung, Jumat (8/5/2020).

Dia mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami surplus di antaranya adalah beras dan ayam. Sementara gula dan telur masih mengalami defisit.

AYO BACA : Dorong Ekonomi di Tengah Pandemi, Jabar Luncurkan Pasar Digital

"Untuk itu kemarin saya rapat dengan beberapa kepala daerah untuk mengedepankan perdagangan antar daerah. Perdagangan antar provinsi akan mulai jadi atensi lebih besar," ungkapnya.

Dia mencontohkan, bila ada suatu provinsi yang mengalami defisit beras maka Jabar dapat bersiap memasok beras ke daerah tersebut. Hal ini juga dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan impor yang terbatas akibat pandemi Covid-19.

"Jadi sekarang para kepala daerah harus lebih kompak," ungkapnya.

AYO BACA : Ridwan Kamil Minta Kemendag Tes Massal Pedagang Pasar

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan RI Agus Suparmanto juga memastikan bahwa ketersediaan beras dan sejumlah bahan pokok lainnya di Indonesia masih aman. Namun, dia mengimbau para petani untuk mempercepat masa tanam berikutnya untuk mengantisipasi kemarau panjang.

"Beras kami pastikan cukup sampai Juli, masa tanam berikutnya harus dipercepat karena ada prediksi kemarau akan panjang," ungkapnya.

Sementara itu, harga bahan pokok yang masih relatif tinggi di pasaran adalah gula pasir. Dia menyebut pihaknya akan mengupayakan agar harga gula pasir di pasar tradisional akan kembali normal sebelum Idul Fitri.

"Untuk pasar ritel modern sudah Rp12.500 per kilogram, di pasar tradisional masih dalam proses distribusi. Sehingga diharapkan sekarang sudah ada di kisaran Rp14.000-Rp15.000. Dalam waktu dekat, mudah-mudahan sebelum lebaran sudah normal kembali," jelasnya.

AYO BACA : Dampak Corona, Ridwan Kamil: 2/3 Rakyat Jabar Minta Tanggungan dari Negara

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers