web analytics
  

Di Triwulan I, PDB Pertanian Mengalami Kenaikan

Jumat, 8 Mei 2020 11:20 WIB Rizma Riyandi
Umum - Nasional, Di Triwulan I, PDB Pertanian Mengalami Kenaikan, pertanian, kementan, syahrul yasin limpo, baktitani, sidak pasar, harga pangan

Ilustrasi (Kementan)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sektor pertanian mencatatkan pertumbuhan PDB pada triwulan I 2020 sebesar 0,02 persen. Bahkan, pertanian juga memiliki kontribusi terbesar ketiga dalam struktur PDB Indonesia dengan porsi sebesar 12,84 persen per Q1 2020.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian (Kementan) Kuntoro Boga Andri mengatakan, kenaikan ini diprediksi berlanjut hingga tahun depan, mengingat panen raya terus berlangsung di sejumlah daerah.

"Jadi kita harus optimistis," singat Kuntoro, Kamis, 7 Mei 2020.

AYO BACA : Antisipasi Kemarau, Kementan Siapkan Perluasan Lahan Persawahan

Meski demikian, kata Kuntoro, pertumbuhan bulan ini terjadi pelambatan karena terjadi pergeseran di musim panen raya yang biasanya jatuh pada bulan Maret seperti pada tahun 2019 lalu. Pelambatan tersebut dari Q1 2019 yoy yang hanya tumbuh 1,82 persen.

"Nah tahun ini panen raya malah terjadi pada April 2020. Kita berharap dampak panen raya kelihatan di Q2 dan bisa memberikan kontribusi yang positif," katanya.

Kuntoro menjelaskan, subsektor yang mengalami pelambatan antara lain subsektor tanaman hortikultura yang melambat sebesar 2,55 persen. Kemudian pada sektor peternakan hanya tumbuh sebesar 2,86 persen. Peternakan melambat dari Q1 2019 yang hanya 7,96 persen.

AYO BACA : Kementan Temukan Potensi Eucalyptus Untuk Cegah Corona

Seperti diketahui, Kementerian Pertanian telah mengembangkan strategi sistem logistik nasional dalam menyederhanakan rantai pasok dan intervensi distribusi. Kementan juga terus berupaya melakukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak dalam menjaga ketersediaan dan distribusi pangan, khususnya pada 11 komoditas bahan pokok.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam beberapa kesempatan mengatakan, salah satu upaya yaitu dengan mengalihkan komoditas dari daerah yang surplus ke daerah yang defisit. Untuk saat ini, setidaknya ada 28 provinsi dalam kondisi terkendali.

Perlu diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis ketersediaan pangan nasional hingga Juni 2020 yang diperkirakan surplus beras 6,4 juta ton, Jagung 1,01 juta ton, bawang merah surplus 330.384 ton, gula pasir 1,07 juta ton, dan minyak goreng surplus 5,7 juta ton.

Untuk komoditas beras, stok beras akhir Maret 2020 sebanyak 3,45 juta ton. Rinciannya di Bulog 1,4 jt ton, di penggilingan 1,2 jt ton, di pedagang 754.000 ton, dan di Lumbung Pangan Masyarakat (LPM) 2.939 ton.

"Jumlah ini pun belum termasuk stok di masyarakat lainnya seperti di rumah tangga dan hotel, restoran, dan kafe (Horeka)," tutup SyahruI.

AYO BACA : Guru Besar IPB Setuju dengan Langkah Kementan Antisispasi Krisis Pangan

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Merugi, Beberapa Rute Internasional Garuda Indonesia Akan Dihapus

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 10:52 WIB

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana menutup beberapa rute internasionalnya. Penutupan ini, karena maskapai pelat...

Umum - Nasional, Merugi, Beberapa Rute Internasional Garuda Indonesia Akan Dihapus, Garuda Indonesia,Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra,rute internasional Garuda Indonesia,rute internasional Garuda Indonesia ditutup

Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 10:49 WIB

Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua

Umum - Nasional, Daftar Provinsi Tertinggi Kasus Covid-19, Jabar Urutan Kedua, gejala covid varian delta,kasus covid indonesia,update covid jabar,covid jabar,COVID-19

Ustaz Yusuf Mansur Beli 250 Juta Saham MNC Bank

Nasional Selasa, 22 Juni 2021 | 09:06 WIB

Konsorsium yang dipimpin oleh Ustaz Yusuf Mansur menandatangani kerja sama strategis pembelian 250 juta saham PT Bank MN...

Umum - Nasional, Ustaz Yusuf Mansur Beli 250 Juta Saham MNC Bank, Ustaz Yusuf Mansur,MNC Bank,PT Bank MNC Internasional Tbk,Yusuf Mansyur beli saham MNC Bank

Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:50 WIB

Ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan, orang tua seharusnya tidak mengajak anak...

Umum - Nasional, Epidemiolog: Anak Jangan ke Pasar atau Mal, epidemiologi,Anak Jangan ke Mal,Anak Jangan ke Pasar,Anak Rentan Covid-19,Anak Rawan Covid-19

Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 21:01 WIB

Ketua Satgas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zubairi Djoerban mengatakan, pemerintah harus teta...

Umum - Nasional, Tekan Kasus Covid, IDI Sarankan Lockdown Selama 2 Pekan, Ikatan Dokter Indonesia (IDI),Lockdown,Lockdown 2 Minggu,Lockdown 2 Pekan,Satgas Covid-19

Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Ka...

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 17:35 WIB

Angka kasus Covid-19 harian indonesia kembali pecah rekor. Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan ada 14.536 kasus baru,...

Umum - Nasional, Covid Indonesia Hari Ini Tertinggi Sepanjang Pandemi, Tembus 14.536 Kasus, Covid Indonesia Hari Ini,Update Covid Indonesia Hari Ini,kasus Covid-19 harian di Indonesia,covid-19 Indonesia pecah rekor,Gelombang kedua Covid-19 di Indonesia,kasus harian Covid-19

Perintah Jokowi: Operasi Yustisi Prokes di 29 Daerah Zona Merah

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 17:02 WIB

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ganip Warsito mengatakan, Presiden Jokowi memerintahkan ada operasi yustisi di 29...

Umum - Nasional, Perintah Jokowi: Operasi Yustisi Prokes di 29 Daerah Zona Merah, Presiden Jokowi,Operasi Yustisi Prokes,Zona Merah,Satgas Covid-19

Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan

Nasional Senin, 21 Juni 2021 | 11:01 WIB

Tabungan emas pegadaian merupakan salah satu cara investasi emas yang cukup aman dan terpercaya.

Umum - Nasional, Tips Menabung Emas di Pegadaian sebagai Investasi Masa Depan, tips menabung emas di Pegadaian

artikel terkait

dewanpers