web analytics

PPDB Online Dinilai Efektif Selama Masa Pandemi

clockJumat, 8 Mei 2020 10:31 WIB
Umum - Nasional, PPDB Online Dinilai Efektif Selama Masa Pandemi, ppdb, ppdb jabar, ppdb online, disdik jabar, pandemi, corona

Ilustrasi (pixabay)

PURWOKERTO, AYOBANDUNG.COM -- Sosiolog pendidikan dari Universitas Jenderal Soedirman Nanang Martono menilai penerimaan peserta didik baru (PPDB) secara daring sangat efektif diterapkan saat ini. Pasalnya sistem ini mengurangi kontak fisik yang mengakibatkan penyebaran Covid-19.

"Menurut saya, sistem penerimaan peserta didik baru yang efektif di masa darurat pandemi Covid-19 adalah sistem daring," katanya di Purwokerto, Banyumas, Jumat (8/5).

Dosen sosiologi pendidikan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoed itu menambahkan sistem daring bertujuan untuk mengurangi kontak fisik, termasuk menghindari kerumunan atau keramaian di sekolah-sekolah.

AYO BACA : Wali Kota Bekasi Ingatkan Bahwa Pendidikan adalah Tugas Bersama

"Namun demikian, sistem ini akan menguntungkan apabila siswa tinggal di wilayah atau daerah yang terjangkau akses internet yang bagus," katanya.

Selain itu, kata dia, sistem ini juga memerlukan fasilitas yang memadai. Misalnya mesin scanner, karena sistem penerimaan peserta didik baru secara online tentu mengharuskan semua calon siswa mengirimkan dokumen pendaftaran secara online pula.

"Sehingga semua dokumen fisik harus diubah menjadi bentuk dokumen digital yang mudah diunggah," katanya.

AYO BACA : Kiat Peringati Hardiknas di Rumah dari Wakil Wali Kota Bekasi

Selain itu, tambah dia, sistem ini akan menguntungkan jika siswa dan orang tua melek teknologi sehingga proses pendaftaran menjadi lebih lancar.

"Dengan demikian perlu dikaji dan diperhatikan lagi kemungkinan adanya siswa yang tinggal di wilayah tidak terjangkau sinyal internet, menurut saya di sinilah peran aktif unit pendidikan kecamatan. Mereka mulai sekarang harus aktif mendata semua siswa yang lulus jenjang SD dan SMP," katanya.

Dengan demikian, kata dia, melalui pendataan tersebut akan mudah untuk memfasilitasi semua siswa yang tinggal di wilayah kecamatannya untuk mendaftar di sekolah lanjutan. "Dengan pemberlakuan sistem zonasi, menurut saya tentu menjadi lebih mudah karena lulusan SD A misalnya, sudah jelas mereka akan mendaftar ke SMP A yang sesuai dengan domisilinya," katanya.

Unit pendidikan kecamatan, kata dia, dapat berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa di wilayahnya masing-masing. "Dengan demikian dapat diantisipasi adanya siswa yang kesulitan mendaftar secara daring karena keterbatasan yang mungkin mereka miliki," katanya.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/-p7tTUQnfqA" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Pemkot Bandung Terima 2.566 Masker dari UPI

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 k...

Nasional Sabtu, 24 Juli 2021 | 06:48 WIB

Saat sidak Jokowi tidak temukan obat Oseltamivir, Favipiravir, dan Azithromycin.

Umum - Nasional, Inspeksi Mendadak ke Apotek, Jokowi Keluhkan Langkanya Obat Covid-19 ke Menkes, Presiden Joko Widodo,Jokowi sidak,jokowi sidak ke apotek di bogor,obat covid-19,obat perawatan covid 19,Presiden Jokowi

Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:50 WIB

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan ditutup pada Se...

Umum - Nasional, Pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Tinggal 3 Hari Lagi, Perhatikan Hal Ini!, CPNS 2021,Pendaftaran CPNS 2021,Pembukaan CPNS 2021,Formasi CPNS 2021,jadwal cpns 2021

BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriteri...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:26 WIB

Pemerintah kembali menyiapkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau BLT BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2021 bagi para pekerja...

Umum - Nasional, BSU BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Penerima, Ini Kriterianya, Bantuan Subsidi Upah (BSU),BSU cair,Kriteria BSU,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan gaji 3 juta,BSU Gaji 3 juta

Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:22 WIB

Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) menjadi trending topic di Twitter. Hal itu terjadi usai seorang warganet menceri...

Umum - Nasional, Susah Vaksin Gegara Kartu Identitas, E-KTP Trending di Twitter!, KTP elektronik,E-KTP,Susah dapat vaksin covid-19,Vaksin Covid-19,vaksin corona

Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah...

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 14:16 WIB

Konsumsi rokok dan risiko yang ditimbulkannya telah menjadi isu penting.

Umum - Nasional, Pengurangan Bahaya Tembakau sebagai Solusi Holistik Mengatasi Masalah Rokok, Rokok,tembakau,bahaya tembakau,rongga mulut

Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 12:35 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami jika situasi pandemi Covid-19 telah membuat anak-anak tak bisa pergi ke sekolah....

Umum - Nasional, Jokowi 'Disemprot' Pertanyaan Polos Anak SD, Ada Apa?, Presiden Joko Widodo,Jokowi,Hari Anak Nasional 2021,peringatan Hari Anak Nasional 2021,anak SD

Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 09:56 WIB

Melihat pentingnya menggunaan masker dalam pencegahan penularan Covid-19, Satgas Covid-19 menggunakan 3 strategi utama u...

Umum - Nasional, Tingkat Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker Masih Naik Turun, Kepatuhan Masyarakat Pakai Masker,Kampanye menggunakan masker,pencegahan penularan Covid-19,Satgas Covid-19,kepatuhan memakai masker,Tingkat Kepatuhan Masyarakat

WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran

Nasional Jumat, 23 Juli 2021 | 07:28 WIB

WHO mendesak Indonesia untuk menerapkan penguncian yang lebih ketat dan lebih luas. Hal ini untuk memerangi lonjakan inf...

Umum - Nasional, WHO Desak Perketat PPKM saat Indonesia Pertimbangkan Pelonggaran, Pelonggaran PPKM Darurat,Lonjakan kematian COVID-19,pelonggaran pembatasan kegiatan masyarakat,kasus positif Covid-19 di Indonesia,WHO,kematian COVID-19 di Indonesia

artikel terkait

dewanpers
arrow-up