web analytics
  

4 Tip Mengatur Keuangan Setelah Punya Bayi

Jumat, 8 Mei 2020 10:09 WIB
Gaya Hidup - Wisata, 4 Tip Mengatur Keuangan Setelah Punya Bayi, bayi sehat, anak sehat, bayi kurang gizi, anak kurus, perkembangan otak bayi, bayi menangis, mengatur keuangan saat punya bayi

Ilustrasi bayi (cermati.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Memiliki seorang anak merupakan anugerah terindah dari Tuhan bagi setiap pasangan. Akan tetapi, setelah anak lahir, tentu saja orangtua harus mulai berpikir tentang masa depannya. Contohnya seperti biaya pendidikan, uang jajan, asuransi, dan segala kebutuhan biaya lainnya.

Oleh karena itu, orangtua mesti mengatur keuangan dengan baik. Sebab kebutuhan tak lagi hanya untuk Anda berdua, tapi juga sudah ada anak. Apakah itu anak pertama, kedua, ketiga, atau seterusnya. Kebutuhan biaya semakin banyak dan besar.

1. Prioritaskan kebutuhan anak, bukan keinginanmu

Namanya orangtua, apalagi kalau baru punya anak pertama, maunya memberikan barang-barang yang bagus, mahal, dan serba baru. Itu sih keinginan Anda. Tapi coba fokus saja pada kebutuhan pokok yang diperlukan anak.

Jangan semuanya mau dibeli, diborong karena menganggap anak pertama. Harapan orangtua. Tidak demikian. Toh belum tentu barang yang Anda beli merupakan kebutuhan si anak. Mubazir kan kalau tidak dipakai.

Maka dari itu, sebelum membeli kebutuhan anak, lebih baik buat dulu daftarnya. Diskusikan dengan pasangan, apa saja barang yang betul-betul dibutuhkan sang anak, misalnya baju secukupnya (mengikuti usia anak atau kalau perlu beli ukuran agak besar, agar nanti tidak beli baju baru lagi), pampers, susu, makanan bayi, dan sebagainya.

AYO BACA : Bayi 1 Tahun PDP Covid-19 di Kabupaten Bogor Meninggal Dunia

Pastikan Anda membeli sesuai daftar yang telah dibuat. Jangan melenceng dari daftar tersebut jika tidak ingin pengeluaran Anda membengkak.

2. Beli barang seken layak pakai

Untuk menghemat pengeluaran, Anda dapat menyiasatinya dengan membeli barang-barang seken layak pakai. Punya anak pertama, gak harus melulu beli barang baru kan. Contohnya saja stroller bayi atau baby walker.

Barang-barang tersebut cukup menguras kantong kalau Anda membeli baru. Dipakainya juga paling cuma sebentar. Begitu anak sudah bisa jalan, mereka akan lebih senang bermain di luar. Sayang kan jika nantinya barang tersebut tidak terpakai lagi dan hanya teronggok di gudang hingga rusak.

Anda juga bisa menerima pemberian barang-barang bayi masih layak pakai dari keluarga atau teman. Misalnya teman Anda punya stroller bekas anaknya. Daripada tidak terpakai, lebih baik diberikan kepada Anda. Ya sudah terima saja. Hemat kan tidak usah membeli lagi.

Syukur-syukur ada teman atau kerabat yang datang memberikan kado kebutuhan bayi. Lumayan, sudah gratis, barangnya baru pula.

AYO BACA : Menyusui Bisa Cegah Ibu Kena Diabetes Pasca Melahirkan

3. Jual lagi barang layak pakai anak

Bila Anda membeli barang baru untuk anak, kemudian tidak digunakan lagi karena anak sudah besar, tapi masih layak pakai, lebih baik dijual. Jangan sampai barang tersebut hanya Anda simpan di gudang sampai berdebu, dan akhirnya rusak.

Jika dijual, Anda bisa mendapatkan uang tambahan. Kecuali barang tersebut mau dipakai lagi untuk persiapan kelahiran anak kedua atau ketiga. Jadi turun temurun, dan berhemat tidak perlu membeli lagi.

4. Mulai persiapkan masa depan anak

Membeli kebutuhan anak memang penting. Tetapi ada yang lebih penting lagi, yakni mempersiapkan masa depan buah hati. Uang Anda tidak lagi hanya untuk membeli barang-barang anak, tapi sudah harus dialokasikan untuk pendidikan anak.

Misalnya mulai mempersiapkan tabungan atau asuransi pendidikan, asuransi kesehatan, meningkatkan dana darurat karena sudah punya anak, dan lainnya. Anda wajib mempersiapkannya sedini mungkin, agar nantinya tidak pusing tujuh keliling begitu anak sudah mau masuk sekolah.

Ingat, biaya pendidikan setiap tahun meningkat. Butuh biaya besar dan banyak. Jadi, Anda harus betul-betul mengalokasikan anggaran secara tepat dan disiplin dari gaji bulanan atau penghasilan Anda.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/-p7tTUQnfqA" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Unik! Elon Musk Namai Anaknya X Æ A-12 Rabu, 06 Mei 2020

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers