web analytics
  

Setelah Tokopedia, 13 Juta Data Pengguna Bukalapak Juga Dikabarkan Bocor

Rabu, 6 Mei 2020 10:44 WIB
Umum - Nasional, Setelah Tokopedia, 13 Juta Data Pengguna Bukalapak Juga Dikabarkan Bocor, Data pengguna bocor, kebocoran data, Bukalapak

Logo Bukalapak.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Warganet kembali dihebohkan dengan kabar bocornya data pelanggan dan dijual ke pasar gelap. Kabar kurang sedap kali ini berhembus dari Bukalapak.

Disebut ada 13 juta akun pelanggan Bukalapak yang bocor dan dijual ke pasar gelap. Namun, hal ini langsung disanggah Bukalapak.

"Perlu ditegaskan bahwa saat ini data konsumen aman di Bukalapak," ujar CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin melalui keterangan resminya.

Bukalapak menyebut percobaan peretasan pada 2019 telah menjadi pembelajaran pihaknya dalam menemukan sumber dan menghentikannya. E-commerce ini juga sudah mengingatkan para pengguna untuk mengambil langkah pengamanan secara berkala, termasuk mengganti password dan menggandakan sistem keamanan.

"Keamanan user data adalah prioritas kami. Dari waktu ke waktu, kami selalu mengimplementasi berbagai upaya demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan para pengguna Bukalapak serta memastikan data-data pengguna tidak disalahgunakan," tegasnya.

AYO BACA : 15 Juta Data Pengguna Tokopedia Bocor

Selain menyanggah, Bukalapak juga membeberkan langkah-langkah yang telah dilakukan dalam pengamanan sistem mereka.

"Saat ini kami menggunakan sistem perlindungan berlapis saat menerima, menyimpan, dan mengolah seluruh data pengguna," terang dia.

Sebelumnya, seorang anggota forum dark web mengaku punya 13 juta data pengguna Bukalapak yang siap dilego di situs terlarang tersebut.

67938-penjualan-data-bukalapak

Akun yang mengklaim penjual data Bukalapak. (Raidforums)

AYO BACA : Data Dijual di Internet, Pelanggan Tokopedia Diminta Ganti Password

Kabar ini bermuara setelah akun Startexmislead membuat sebuah utas dengan label "Selling" alias dijual. Isinya, ada 12.957.573 akun Bukalapak yang akan dilepas. Sang hacker pun meminta calon pembeli untuk menghubungnya lewat pesan pribadi.

Dalam unggahan yang dibuat pada 4 Mei 2020 itu, hacker Bukalapak melampirkan contoh data yang dijual, mulai dari informasi nama lengkap pengguna, e-mail, dan tanggal lahir. Sialnya, dari contoh tersebut tercantum nama-nama penting di Bukalapak, seperti pendiri Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, hingga Fajrin Rasyid.

Contoh data yang dilampirkan berupa teks, bukan screenshot database berjenis PostgreSQL, serupa dengan yang diunggah pembobol database Tokopedia sebelumnya.

Sementara dalam deskripsi item yang dijual, diketahui bahwa hashtype yang digunakan masuk dalam kategori Bcrypt. Dalam terminologi sederhana, hashing adalah proses menghasilkan data keluaran (output data) yang panjangnya tetap dan sama, dari data masukan (input data) yang panjangnya berbeda-beda.

 

 

AYO BACA : Kominfo Surati Tokopedia Terkait Kebocoran Data Pengguna

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

terbaru

Kasus Covid-19 di Indonesia Naik 11.788 per 24 Januari 2021

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 22:08 WIB

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada penambahan sebanyak 11.788 kasus terkonfirmasi Covid-19 di Indonesia, Ming...

Umum - Nasional, Kasus Covid-19 di Indonesia Naik 11.788 per 24 Januari 2021, Update Corona Covid-19 Indonesia,Kasus Harian Covid-19 Indonesia,COVID-19

Doni Monardo Duga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 15:52 WIB

Dia menyerukan kepada masyarakat untuk sementara menghindari acara makan bersama guna mencegah penularan.

Umum - Nasional, Doni Monardo Duga Dirinya Terpapar Covid-19 Saat Makan, Doni Monardo positif Covid-19,Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo,Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo,Doni Monardo

Dirut Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 08:41 WIB

Kabar duka datang dari dunia penerbangan nasional. Direktur Utama Batik Air Captain Achmad Luthfie meninggal dunia, Sabt...

Umum - Nasional, Dirut Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia, Dirut Batik Air meninggal,Dirut Batik Air Achmad Luthfie meninggal,Achmad Luthfie meninggal,Achmad Luthfie,Batik Air

BNPB: 197 Bencana Landa Indonesia dalam 23 Hari

Nasional Minggu, 24 Januari 2021 | 08:30 WIB

Mayoritas bencana tersebut merupakan bencana hidrometeorologi atau bencana yang terjadi sebagai dampak dari fenomena met...

Umum - Nasional,  BNPB: 197 Bencana Landa Indonesia dalam 23 Hari, Bencana alam Indonesia 2021,BMKG,BNPB,bencana alam 2021,bencana hidrometeorologi

Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 19:07 WIB

Ratusan tenaga kesehatan yang sudah didaftar batal divaksin karena punya riwayat penyakit turunan

Umum - Nasional, Ratusan Nakes Ini Batal Divaksin Karena Punya Diabetes dan Hipertensi, Vaksinasi,Tenaga Kesehatan Positif Covid-19,Vaksin Covid-19,Jadwal Vaksin Covid-19

Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 15:14 WIB

Setelah menerima 15 juta dosis bulk vaksin Covid-19 dari Sinovac, pada 12 Januari 2021 yang lalu, Bio Farma siap untuk m...

Umum - Nasional, Bulan Depan, Bio Farma Produksi 4 Juta Vaksin Covid-19, vaksin corona,Vaksin Covid-19,Vaksin Biofarma,Biofarma,Vaksin Covid-19 Biofarma

Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 14:29 WIB

Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan sudah ditunggu-tunggu. Tapi ada beberapa di antara calon penerima yang akhirnya tidak...

Umum - Nasional, Hore! BLT BPJS Ketenagakerjaan Cair, Tinggal Menunggu Waktu , BLT BPJS Ketenagakerjaan,kapan blt bpjs ketenagakerjaan 2021 cair,blt bpjs ketenagakerjaan 2021,Jadwal Pencairan BLT BPJS Ketenagakerjaan,BLT BPJS Ketenagakerjaan Termin 3,blt pekerja formal,update blt pekerja,bantuan subsidi gaji,kemnaker.go.id

Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox

Nasional Sabtu, 23 Januari 2021 | 10:25 WIB

Nahdlatul Ulama (NU) mendorong program pemerintah untuk membangun ekonomi kerakyatan serta mencetak usahawan baru dari...

Umum - Nasional, Dorong Ekonomi Kerakyatan, NU Luncurkan Nahdlyin Smartbox, Nahdlatul Ulama (NU),Nahdlyin Smartbox
dewanpers