web analytics

PSBB Kabupaten Tasik Berlaku di 17 Kecamatan

clockRabu, 6 Mei 2020 06:31 WIB
Umum - Regional, PSBB Kabupaten Tasik Berlaku di 17 Kecamatan, psbb tasik, psbb jabar, psbb, berita tasik

Hanya 17 kecamatan di Tasikmalaya yang menerapkan PSBB (Foto: PSBB Tasikmalaya). (Republika)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tasikmalaya dilakukan secara parsial, yakni hanya di 17 kecamatan. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya Mohammad Zen mengatakan, seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya akan diawasi meski PSBB dilakukan secara parsial. Menurut dia, akan terdapat pos siaga di seluruh kecamatan. 

"Tapi akan lebih difokuskan di 17 kecamatan. Kita sudah koordinasi dengan TNI dan Polri," kata dia, Selasa (5/5). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 17 kecamatan yang diterapkan PSBB di Kabupaten Tasikmalaya adalah Ciawi, Kadipaten, Pagerageung, Rajapolah, Cisayong, Manonjaya, Cineam, Cipatujah, Cikalong, Culamega, Pancatengah, Singaparna, Salawu, Mangunreja, Karangnunggal, Padakembang, dan Sukarame. Selain itu, Zen menambahkan, selama PSBB juga akan dibentuk pos pembatasan di wilayah perbatasan. Hal itu dilakukan untuk membatasi lalu lintas orang dan barang yang keluar masuk Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut dia, pembatasan-pembatasan dalam PSBB sudah dilaksanakan sejak sebulan lalu di Kabupaten. Dengan penerapan resmi PSBB, pihaknya hanya melakukan pengetatan. Ia berharap, pererapan PSBB bisa mempercepat penanganan Covid-19.

Menurut dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) sudah menyiapkan 40 ribu lebih alat uji cepat atau rapid test. Rapid test itu akan disebar ke seluruh wilayah Jabar. Setiap ada orang dari zona merah yang memiliki gejala Covid-19, akan dilakukan tes.

"Tes itu dengan segala perhitungan. Tidak sembarangan rapid test," kata dia.

Namun, Zen menilai, yang penting semua orang harus jujur mengenai riwayatnya. Hal itu menjadi modal yang penting untuk penanganan Covid-19. Sebab, pandami Covid-19 akan semakin parah jika masyarakat tak jujur ketika diperiksa.

"Misalnya dia dari zona merah dan pernah berinteraksi dengan pasien terpapar, tapi tak mengaku. Itu bahaya, apalagi kalau dia tanpa gejala. Karena itu, dimohon semua untuk jujur," kata dia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

RSUD Disomasi Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman karena Alasan Ini

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 21:15 WIB

CV Indo Griya telah mengadakan kesepakatan dengan RSUD Sayang Cianjur dengan perjanjian terkait dengan jasa pelayanan ma...

Umum - Regional, RSUD Disomasi Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman karena Alasan Ini, RSUD Sayang Cianjur,Perusahaan Jasa Makanan dan Minuman,CV Indo Griya,perjanjian kerja sama

Inilah Penyebab Ruas Jalan Utama di Kota Cianjur bagaikan Sungai Saat...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 20:15 WIB

Sejumlah ruas jalan protokol di Kabupaten Cianjur selalu tergenang air kala hujan deras turun. 

Umum - Regional, Inilah Penyebab Ruas Jalan Utama di Kota Cianjur bagaikan Sungai Saat Hujan, Ruas Jalan Utama,Kota Cianjur,Banjir,Genangan AIr

Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Mulai Sasar Pedagang Pasar Tradisiona...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 19:10 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Purwakarta mulai menyasar para pedagang di pasar tradisional.

Umum - Regional, Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta Mulai Sasar Pedagang Pasar Tradisional, Vaksinasi Covid-19 di Purwakarta,Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional,Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika,Pedagang Pasar Tradisional di Purwakarta

Sekda Cianjur Berencana Sisihkan 2,5 Persen Penghasilan ASN untuk Bant...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 19:00 WIB

Muncul wacana menyisihkan 2,5 persen dari gaji aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Cianjur.

Umum - Regional, Sekda Cianjur Berencana Sisihkan 2,5 Persen Penghasilan ASN untuk Bantuan Sosial, Sekda Cianjur,2,5 Persen Penghasilan,ASN,aparatur sipil negara,Kabupaten Cianjur,Sisihkan Penghasilan

Peti Mati dari Cianjur Banyak Diincar Pesanan Luar Kota

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 18:05 WIB

Kualitas peti mati asal Cianjur saat ini sedang bagus. Klaim ini terbukti dari banyaknya yang diincar rumah sakit atau y...

Umum - Regional, Peti Mati dari Cianjur Banyak Diincar Pesanan Luar Kota, peti mati,Cianjur,Pesanan Luar Kota, Pandemi Covid-19

Wagub Jabar Tinjau Sentra Vaksinasi di Karawang dan Bekasi

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 16:56 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meninjau Sentra Vaksinasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD)...

Umum - Regional, Wagub Jabar Tinjau Sentra Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum,Sentra Vaksinasi,BPBD Jabar

Polres Bogor Ringkus 2 Pencuri Ikan Arwana Sahabat Irfan Hakim

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 13:50 WIB

Polres Bogor berhasil mengamankan dua dari empat pelaku pencurian ikan hias jenis Arwana Super Red, di kolam budidaya m...

Umum - Regional, Polres Bogor Ringkus 2 Pencuri Ikan Arwana Sahabat Irfan Hakim, Pencuri ikan arwana,Pencuri ikan arwana sahabat irfan hakim,Arwana Super Red,Polres Bogor

Gelar Sentra Vaksinasi BPBD, Hipmi Jabar-Asosiasi Pengusaha Sasar 56.0...

Regional Selasa, 27 Juli 2021 | 09:45 WIB

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Barat berkomitmen membantu pemerintah dalam upaya menyukseskan program va...

Umum - Regional, Gelar Sentra Vaksinasi BPBD, Hipmi Jabar-Asosiasi Pengusaha Sasar 56.000 Peserta, vaksinasi COVID-19,HIPMI Jabar,Sentra Vaksinasi BPBD Jabar

artikel terkait

dewanpers
arrow-up