web analytics

Kementan Temukan Potensi Eucalyptus Untuk Cegah Corona

clockSelasa, 5 Mei 2020 21:50 WIB userA. Dadan Muhanda
Bisnis - Finansial, Kementan Temukan Potensi Eucalyptus Untuk Cegah Corona, Kementan, Eucalyptus, Corona,

Eucalyptus. (istimewa)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) tengah melakukan riset bersama untuk menemukan potensi antivirus salah satu tanaman yang telah dikenal penggunaan minyak atisirinya yaitu eucalyptus.

Minyak atsiri dan berbagai ekstrak tanaman telah dianggap memiliki potensi sebagai obat alternatif untuk pengobatan banyak penyakit infeksius termasuk penyakit yang disebabkan oleh beberapa virus seperti virus influenza dan bahkan virus corona.

“Riset tersebut dilakukan oleh Balitbangtan melalui tiga UPT nya yaitu Balai Besar Penelitian Veteriner (BB Litvet), Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat (Balittro) serta Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian (BB Pascapanen). Riset bersama ini untuk membuktikan kemampuan beberapa tanaman herbal termasuk membuktikan potensi antivirus eucalyptus terhadap beberapa virus," ujar Kepala Balitbangtan, Fadjry Djufry, Selasa (5/5/2020).

Fadjri mengungkapkan bahwa meskipun dalam hasil riset ini belum menggunakan virus COVID-19 dalam pengujiannya, hasil telusur ilmiah serta riset daya antivirus eucalyptus yang dilakukan Balitbangtan dapat memberikan informasi ilmiah berbasis riset kepada masyarakat tentang potensi eucalyptus sebagai antivirus yang diharapkan juga dalam membantu mencegah penyebaran COVID-19.  

AYO BACA : Antisipasi Kemarau, Kementan Siapkan Perluasan Lahan Persawahan

Hasil penelitian ini dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan eucapyptus dalam mencegah infeksi virus, yang diharapkan dapat juga untuk digunakan mencegah paparan virus Covid-19. 

“Penelitian dan pengembangan lanjutan akan terus dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, sehingga akan memperoleh hasil yang lebih optimal," ujar Fadjry.

Lebih lanjut dikemukakan oleh Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner sekaligus peneliti yang menggeluti bidang virologi, Indi Dharmayanti, bahwa virus yang diuji termasuk virus influenza H5N1, Gammacorona dan Betacoronavirus Clade 2a sebagai model dari virus corona yang diuji secara in vitro. Alphacoronavirus dan Betacoronavirus secara umum menginfeksi mamalia, sedangkan Gammacoronavirus dan Deltacoronavirus dapat menginfeksi unggas, burung liar, babi, paus dan lumba-lumba.

Hasil riset yang dilaksanakan di laboratorium BSL level 3 milik Balai Besar Penelitian Veteriner menunjukkan bahwa eucalyptus dapat di manfaatkan sebagai antivirus dengan efektivitas membunuh virus 80-100% tergantung jenis virus.

AYO BACA : Kementan Dukung Pelibatan Lahan BUMN Untuk Pertanian

“Termasuk terhadap virus Corona yang digunakan serta virus influenza H5N1," tambah Indi.

Sementara itu Kepala Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat, Evi Savitri menjelaskan bahwa minyak atsiri eucalyptus memiliki senyawa 1,8-cineole yang juga disebut eucalyptol, yang merupakan komponen utama dari minyak atsiri yang ditemukan dalam daun eucalyptus.

“Senyawa 1,8-cineole dalam eucalyptus memiliki aktivitas antivirus, anti inflamasi dan antimikroba," ungkapnya.

Evi menambahkan bahwa senyawa ini juga dapat berfungsi menghambat replikasi coronavirus dengan mengikat protein Mpro yang terdapat pada virus. Protein tersebut berperan dalam pematangan virus dan pembelahan polyprotein virus sehingga dapat mencegah penyebaran infeksi.

“Dalam penelitian ini, proses pembuatan minyak eucalyptus dilakukan melalui proses destilasi uap di laboratorium Balittro," lanjut Evi.

Penggunaan teknologi nano juga dilakukan untuk menghasilkan beberapa sediaan bahan aktif yang lebih stabil dan memiliki efektifitas lebih tingi.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Kepala Balai Besar Litbang Pascapanen Pertanian, Prayudi Syamsuri, bahwa dari hasil penelitian tersebut Balitbangtan juga telah mengembangkan beberapa prototype produk yang dihasilkan antara lain berupa roll on, balsam, minyak aromaterapi, inhaler, dan kalung.

AYO BACA : Kementan Bantu Petani Durian Lakukan Inovasi Penjualan Via Online

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

bank bjb Dorong Investasi Pasar Modal di Jawa Barat Melalui bjb Sekuri...

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 19:29 WIB

Sebagai Perusahaan Efek Daerah (PED) pertama di Indonesia, bjb Sekuritas saat ini tengah terus melebarkan sayap dengan m...

Bisnis - Finansial, bank bjb Dorong Investasi Pasar Modal di Jawa Barat Melalui bjb Sekuritas, bank bjb,bjb Sekuritas,Pasar Modal,perusahaan efek daerah (PED)

KPP Madya Bandung Inisiasi Program Penyediaan Sukarelawan Plasma Darah...

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 18:24 WIB

Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Bandung bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Kota...

Bisnis - Finansial, KPP Madya Bandung Inisiasi Program Penyediaan Sukarelawan Plasma Darah Konvalesen, KPP Madya Bandung,Kanwil DJP Jawa Barat I,plasma darah konvalesen,PMI Kota Bandung

Dukung Terciptanya Herd Immunity, OJK dan Bank Indonesia Gelar Vaksina...

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 18:05 WIB

OJK dan Bank Indonesia menyelenggarakan Gebyar Vaksinasi untuk masyarakat Jawa Barat, termasuk keluarga besar Industri J...

Bisnis - Finansial, Dukung Terciptanya Herd Immunity, OJK dan Bank Indonesia Gelar Vaksinasi Masyarakat Jawa Barat, Kantor Regional 2 Jawa Barat Otoritas Jasa Keuangan (OJK),Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat,Gebyar Vaksinasi

Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 13:45 WIB

Meski masih berada dalam situasi pandemi Covid-19, bank bjb berhasil mencatatkan pertumbuhan sektor kredit dengan baik p...

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Pertumbuhan Kredit bank bjb Capai 6,8%, bank bjb,Pertumbuhan Kredit bank bjb,pertumbuhan kredit sektor UMKM,pembiayaan KPR FLPP

Harga Emas Antam di Bandung 30 Juli 2021

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 10:17 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp953.000 per gram pada Jumat, 30 Juli 2021 naik Rp8.000 da...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam di Bandung 30 Juli 2021, Harga emas Antam,Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

Triwulan II 2021, Laba bank bjb Tumbuh 14,4%

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 10:08 WIB

Meski masih berada di dalam situasi pandemi Covid-19, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb)...

Bisnis - Finansial, Triwulan II 2021, Laba bank bjb Tumbuh 14,4%, bank bjb,Dirut bank bjb,Laba bank bjb,perolehan laba bank bjb

Sehat Finansial dengan Tabungan bjb Tandamata SiMUDA dan Berjangka

Finansial Jumat, 30 Juli 2021 | 10:03 WIB

Bank bjb kembali menggelar bjb talks pada Rabu, 28 Juli 2021. Tema yang diangkat kali ini adalah Sehat Finansial Saat Pa...

Bisnis - Finansial, Sehat Finansial dengan Tabungan bjb Tandamata SiMUDA dan Berjangka, bank bjb,bjb talks,program bank bjb,event bank bjb

Harga Emas Antam Bandung 29 Juli 2021 Naik Rp5.000

Finansial Kamis, 29 Juli 2021 | 11:49 WIB

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) berada di angka Rp945.000 per gram pada Kamis, 29 Juli 2021 naik Rp5.000 da...

Bisnis - Finansial, Harga Emas Antam Bandung 29 Juli 2021 Naik Rp5.000, Harga emas Antam hari ini,Emas Antam Hari Ini,emas antam,Harga emas Antam,Harga Emas,Harga Emas Hari ini

artikel terkait

dewanpers
arrow-up