web analytics
  

Penelitian: Anak Kecil Tak Tularkan Covid-19 kepada Orang Dewasa

Senin, 4 Mei 2020 12:13 WIB

[Ilustrasi] Virus corona penyebab Covid-19 tidak bisa menular dari anak-anak ke orang dewasa. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Berdasarkan penelitian terbaru, Covid-19 dari anak kecil tidak bisa menulari orang dewasa.

Mengutip laman The Sun, Kamis (30/4/2020) penelitian menemukan hingga kini belum ada satu kasus pun dari anak di bawah umur 10 tahun yang menularkan kepada orang dewasa. Hal ini sebagaimana pelacakan kontak yang dilakukan oleh organisasi kesehatan dunia, WHO.

AYO BACA: Apa yang Harus Disiapkan di Rumah Kalau Lockdown?

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Jangan Taruh Makanan dan Ponsel di Bagasi Motor!

Penelitian ini dilakukan oleh Royal College of Paediatricians and Child Health, yang menemukan bukti bahwa secara konsisten menunjukkan berkurangnya infeksi dan infektivitas anak-anak dalam rantai penularan.

"Covid-19 tampaknya lebih jarang mempengaruhi anak-anak dan ke tingkat gejala berat yang lebih rendah. Termasuk infeksi asimptomatik atau subklinis yang sering terjadi," ujar Peneliti Klinis Penyakit Menular Anak Dr Alasdair Munro.

"Ada bukti memang terhadap penyakit kritis, tetapi jarang. Peran anak-anak dalam penularan tidak jelas, tetapi tampaknya mereka tidak memainkan peran penting," tutur Dr Alasdair.

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: [CEK FAKTA] Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

Seperti contoh dalam minggu lalu seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun terinfeksi Covid-19 di Prancis Timur. Namun dia tidak menularkan virus ke siapa pun meski dia telah kontak dekat dengan lebih dari 170 orang.

Bocah tersebut masuk dalam salah satu kasus yang berhubungan dengan Steve Waish, pengusaha yang menjadi orang pertama di Inggris yang terinfeksi setelah menghadiri konferensi di Singapura pada Januari 2020.

Di Swiss juga telah mengumumkan bahwa anak-anak di bawah 10 tahun boleh mengunjungi dan memeluk kakek-neneknya lagi.

AYO BACA: Cara Salam Alternatif untuk Cegah Corona Sesuai Anjuran WHO

AYO BACA: Padanan Kata Lockdown, Corona, dan Social Distancing dalam Bahasa Indonesia

AYO BACA: Pemuka Agama di Bandung Diduga Tularkan Corona ke 226 Jemaat

Kantor Federal Kesehatan Masyarakat Swiss juga mengklaim bahwa anak-anak tidak berisiko menularkan orang tua, tetapi kontak dekat juga harus berlangsung singkat.

"Kita sekarang tahu bahwa anak-anak kecil tidak menularkan virus," tandas Juru Bicara Coronavirus, Dr Daniel Koch.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers