web analytics
  

Kesiangan hingga Tak Peduli, Alasan Siswa Bolos Belajar Online

Minggu, 3 Mei 2020 02:00 WIB Erika Lia
Umum - Regional, Kesiangan hingga Tak Peduli, Alasan Siswa Bolos Belajar Online, Kesiangan, Tak Peduli, Siswa, Bolos, Belajar, Online,

Sejumlah guru menyiapkan bahan belajar untuk siswa dengan metode belajar jarak jauh di Madrasah Ibtidaiyah Al-Mujtahidin, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (16/3/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

KEJAKSAN, AYOBANDUNG.COM -- Mendapati siswa yang tak terkoneksi selama masa belajar di rumah menjadi salah satu cerita bagi guru di Kota Cirebon. Sebagian tak terkoneksi akibat keterbatasan kuota internet, sebagian lain bahkan tanpa kejelasan.

Seorang guru di salah satu SMA di Kota Cirebon yang hanya menghendaki inisial atas identitasnya, Ws mengungkapkan, selama masa belajar di rumah di tengah pandemi Covid-19, masih menemukan siswa yang malas mengerjakan tugas.

Dia menyebut, meski proses belajar mengajar (PBM) daring selama belajar di rumah terbilang lancar, beberapa kendala masih dihadapinya sampai kini.

"Kendalanya jika ada anak yang tak join (bergabung/mengikuti PBM daring). Juga ketika pengumpulan tugas, siswanya tidak memberikan," ungkapnya kepada Ayocirebon.com (Ayo Media Network), Sabtu (2/5/2020).

Ws mengaku, dari 7 kelas yang diajarnya, ditemukan rata-rata 1-2 siswa yang tak bergabung dalam PBM daring. Dia pun harus menghubungi mereka untuk mencari tahu kendala yang dihadapi.

Sayang, tak jarang dia tak bisa menghubungi sejumlah siswa. Untuk ini, dia biasanya berusaha menelusuri dengan menghubungi teman-temannya.

Secara umum, mereka yang tak bergabung dalam PBM daring mengemukakan beragam alasan, mulai keterbatasan kuota, faktor internet eror, hingga kehilangan smartphone. Ada pula siswa yang jujur dengan mengatakan kesulitan mengatur waktu selama masa belajar di rumah.

"Ada anak-anak yang tak punya alasan atau keterangan, ada juga yang jujur bangun kesiangan, bahkan yang kurang peduli," katanya.

Dia mengapresiasi setiap siswa yang menghubungi dan mengemukakan alasan ketidaksertaannya dalam PBM daring. Mereka biasanya kemudian tetap mengerjakan tugas yang diberikan pengajar.

Lain halnya dengan siswa yang tak menghubunginya sama sekali sehingga terkesan tak mempedulikan kewajibannya sebagai pelajar. Mereka pun kebanyakan akhirnya tak mengerjakan tugas.

"Mereka yang tak mengerjakan tugas jadi tak bisa dinilai," ujarnya.

Menghindari nilai nol, Ws pun mengupayakan perbaikan dengan memberi nasihat melalui ketua kelas masing-masing. Biasanya sang ketua kelas memiliki grup percakapan bersama teman-teman sekelasnya, seperti WAG (WhatsApp Group).

Melalui WAG ini, ketua kelas meneruskan pengumuman siswa yang belum memiliki nilai pada salah satu mata pelajaran, salah satunya mata pelajaran yang diajar Ws.

"Setelah diumumkan seperti itu, barulah siswa yang tak ada nilai itu mencoba menghubungi saya. Saya tetap beri mereka kesempatan untuk menyelesaikan tugas, tapi ditambah hukuman karena terlambat mengumpulkan tugas," tuturnya.

Ws meyakinkan, kesempatan tetap akan diberikan para guru terhadap siswa untuk memperbaiki nilainya. Guru tetap tak menghendaki siswanya memiliki nilai buruk dalam situasi apapun.

Terlebih, Ws mengaku, selama PBM daring para guru beroleh kuota internet dari pihak sekolah. Dia meyakini, kebijakan itu diberlakukan agar guru bertindak optimal dalam memberikan yang terbaik bagi siswanya.

"Kuota internet dari sekolah tempat saya mengajar diberikan kepada guru Rp100.000/bulan. Bagi saya, ini amanah untuk melakukan upaya seoptimal mungkin membantu siswa belajar, meski mereka mungkin abai sekalipun," tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cirebon Irawan Wahyono tak menampik masih ditemukan sejumlah problem selama masa belajar di rumah.

"Tidak semua peserta didik (siswa) punya komputer, laptop, atau smartphone," ungkapnya.

Secara umum, dia mengakui sumber daya manusia, baik siswa dan guru, belum terbiasa terhadap aplikasi pembelajaran.

Problem lain berupa kualitas video dan audio yang buruk sehingga penerimaan menjadi tak baik.

"Selain itu, tidak semua peserta didik mampu membeli kuota internet," katanya.

Meski begitu, penganggaran untuk membeli pulsa, paket data, dan layanan daring, melalui bantuan operasional pendidikan misalnya, tak dapat diterapkan dalam waktu sekarang.

"Kemungkinan bisa (dianggarkan) pada tahap 2, disesuaikan dengan petunjuk teknis terbaru," katanya.

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman

Regional Sabtu, 15 Mei 2021 | 05:38 WIB

Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman

Umum - Regional, Ziarah ke Pemakaman Khusus Covid-19 Dinilai Aman, Ziarah kubur,COVID-19,Berita Tasik

Petugas Permakaman Covid-19: Pakaian Lebaran Kami Baju Hazmat

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 21:44 WIB

Petugas pemakaman Covid-19 di Tempat Pemkaman Umum (TPU) Aisya Rashida, Senjaya Setiawan mengatakan, di hari pertama Idu...

Umum - Regional, Petugas Permakaman Covid-19: Pakaian Lebaran Kami Baju Hazmat, permakaman Covid-19,Petugas Pemulasara Jenazah Covid-19,Baju Hazmat,Lebaran 2021

Hampir 10.000 Kendaraan Diputarbalik di Lingkar Gentong Tasikmalaya

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 21:23 WIB

Dari sekian banyak kendaraan yang diputarbalikkan, paling banyak terjadi pada Selasa, 11 Mei 2021 dengan jumlah 3.915 un...

Umum - Regional, Hampir 10.000 Kendaraan Diputarbalik di Lingkar Gentong Tasikmalaya, Jalur Gentong,Jalur Gentong Tasik,kendaraan diputarbalik tasikmalaya,pos penyekatan Tasikmalaya,Tasikmalaya

Wisata Ditutup, Warga Tasikmalaya Padati Taman Kota

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 18:16 WIB

Pada masa libur Lebaran 1442 Hijriah ini, sebagian warga Kota Tasikmalaya memilih taman kota sebagai tempat rekreasi ata...

Umum - Regional, Wisata Ditutup, Warga Tasikmalaya Padati Taman Kota, Taman Kota Tasikmalaya,Obje Wisata Tasikmalaya Ditutup,wisata Tasikmalaya ditutup,Tasikmalaya,Libur Lebaran

Kapan Bupati dan Wabup Cianjur Dilantik?

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 15:42 WIB

Sejumlah pihak menantikan kepastian jadwal pelantikan pasangan calon pemenang Pilkada Cianjur 2020 Bupati Herman Suherma...

Umum - Regional, Kapan Bupati dan Wabup Cianjur Dilantik?, Pelantikan Bupati Cianjur,Pilkada Cianjur,Pelantikan Bupati-Wabup Cianjur,Cianjur,PPP

Tim Gabungan Purwakarta Periksa Ribuan Kendaraan di 6 Titik

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 13:42 WIB

Polres Purwakarta telah periksa ribuan kendaraan roda dua dan empat di enam titik penyekatan larangan mudik 6 sampai 17...

Umum - Regional, Tim Gabungan Purwakarta Periksa Ribuan Kendaraan di 6 Titik, Larangan Mudik 2021,penyekatan purwakarta,penyekatan mudik purwakarta,Mudik 2021

Selama Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Bogor Bertambah 89 Kasus

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 13:15 WIB

Kasus penambahan positif covid-19 terus terjadi. Berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Bogor, sebanyak 60 kasu...

Umum - Regional, Selama Lebaran, Pasien Positif Covid-19 di Bogor Bertambah 89 Kasus, covid-19 bogor,kasus covid-19 bogor,COVID-19,Virus Corona,Berita Bogor,Corona Bogor

Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabe...

Regional Jumat, 14 Mei 2021 | 12:58 WIB

Sejumlah penjual kembang di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sirnalaya Kelurahan Sawahgede Kecamatan Cianjur Kabupaten Cianju...

Umum - Regional, Kisah Tukang Rampe Merana di Tengah Pandemi Hingga Pasrah Rumah Dijabel Bank, Tukang rampe,bunga makam,ziarah makam,Idulfitri 2021,Lebaran 2021,Pandemi Covid-19

artikel terkait

dewanpers