web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Terjebak Hoaks, Warga Vietnam Makan Kucing untuk Obati Covid-19

Sabtu, 2 Mei 2020 11:17 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Mereka percaya daging kucing hitam dapat menyembuhkan Covid-19. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Sekelompok warga di Vietnam membunuh dan memakan daging kucing hitam yang dipercaya mampu menyembuhkan mereka dari virus corona Covid-19.

Kepercayaan ini didapat dari sebuah berita palsu atau hoaks yang menyebar di masyarakat.

AYO BACA : [CEK FAKTA] Obat Corona Pesanan Jokowi untuk Bunuh Janin?

Hal ini dilaporkan oleh badan amal berbasis di London, No To Dog Meat. Badan amal tersebut mengatakan, praktik itu berpusat di sekitar Hanoi, juga dijual secara daring.

"Orang-orang di seluruh dunia dapat dimaklumi ketakutan dengan Covid-19, tetapi ini tidak mendukung kekejaman mengerikan yang ditimbulkan oleh orang-orang Vietnam kepada kucing ini," kata Julia de Cadenet, pendiri badan amal No To Dog Meat, dikutip The Sun.

AYO BACA : [CEK FAKTA] Benarkah Ilmuwan India Temukan Wujud Virus Corona di Tangan?

"Tidak ada bukti apa pun bahwa makan kucing menyembuhkan virus corona, dan kalaupun ada, perlakuan tidak manusiawi ini adalah tingkat kekejaman yang tidak dapat diterima bahkan bagi mereka yang makan daging," tuturnya.

Di Cina, kata Cedenet, ketika rumor virus corona tentang hewan peliharaan dapat menyebarkan penyakit, menyebabkan banyak orang dan pihak berwenang menangkap hewan dan membunuh mereka.

"Ketakutan manusia kita tentang pandemi ini seharusnya tidak digunakan sebagai alasan untuk memanfaatkan hewan-hewan yang tak berdaya, ini penghinaan total," kata dia.

AYO BACA : [CEK FAKTA] Kim Jong Un Meninggal dan Terbaring di Peti Mati?

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers