web analytics
  

Kisah Perawat Inggris Masuk Islam karena Terpesona Al-qur'an

Jumat, 1 Mei 2020 07:36 WIB
Umum - Ramadhan, Kisah Perawat Inggris Masuk Islam karena Terpesona Al-qur'an, Ramadan, Mualaf, Al-qur'an

Ilustrasi tadarus Al-qur'an. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

LONDON, AYOBANDUNG.COM -- Ada banyak hal yang dapat membuat seseorang merasa tertarik dan berminat untuk mempelajari agama lain. Perawat di Inggris ini misalnya, tertarik dengan Islam melalui Al-qur'an.

Caitlyn Munro, 23 tahun, adalah seorang wanita Inggris yang dibesarkan dalam keluarga Kristen. Dia tinggal bersama orang tua dan kelima saudaranya.

Sejak kecil, Caitlyn selalu ingin menjadi perawat. Saat ini pun, Caitlyn tengah menempuh pendidikan keperawatan di universitas di Liverpool.

"Aku selalu ingin menjadi perawat sejak usia muda dan ibuku selalu berkata jika aku dilahirkan untuk memenuhi tugas sebagai perawat," ungkap Caitlyn, seperti dilansir About Islam.

"Alhamdulillah, sekarang aku tinggal 6 bulan lagi menuju kualifikasi," jelasnya.

Perjalanan Caitlyn dimulai pada 2017, ketika dia mulai berteman dengan orang-orang dengan latar belakang berbeda.

AYO BACA : Kisah Ishaaq, Mantan Gangster Kanada yang Pilih Jadi Mualaf

Saat itu, Caitlyn sama sekali tidak punya pengetahuan soal Islam. Namun, seorang temannya memperkenalkan Caitlyn kepada agama Islam.

"Aku sangat terpesona dengan betapa damai dan baiknya saudara laki-laki temanku kepadaku, dan fakta bahwa beramal adalah bagian dari mereka," kata dia.

"Seperti mereka, aku selalu melakukan kegiatan amal dan memiliki keinginan untuk menggunakan pengetahuan sebagai perawat karena ini cita-citaku sejak kecil!" tambahnya.

Kecintaan Caitlyn terhadap Islam bertambah ketika dirinya diam-diam mulai membaca terjemahan Al-qur'an.. Saat itu, Caitlyn pun merasa terpesona.

"Biasanya aku dapat membaca buku dengan cepat, tapi aku tidak bisa melakukannya dengan Quran karena isinya sangat kuat dan bermakna," ungkapnya.

Butuh 4 bulan bagi Caitlyn untuk selesai membaca terjemahan Al-qur'an. secara mendalam. Sejak saat itu, dia pun semakin yakin dengan Islam.

AYO BACA : Jadi Mualaf, Ini Hikmah Puasa yang Diambil Marcell Darwin

"Aku menemukan di Quran sebuah fakta yang selalu aku cari, bahwa Allah mengontrol semuanya, dan aku merasa kata-kata ini mengonfirmasi dan meyakinkanku soal apa yang kucari."

Di sisi lain, Caitlyn juga mengalami waktu-waktu berat dalam hidupnya yang makin mendekatkannya dengan agama Islam.

"Aku menyadari jika aku tidak punya kontrol atas apa yang terjadi padaku atau keluargaku, atau ketika keluarga dekatku meninggal, dan dalam peranku sebagai perawat yang harus merawat pasien sekarat," kata dia.

Karena alasan inilah, Caitlyn lekas memutuskan untuk menjadi mualaf. Untunglah, keputusannya ini didukung oleh keluarganya.

"Aku datang dari keluarga yang sangat akrab dan suportif, keluargaku selalu meyakinkan kami untuk mengetahui hal ini," jelasnya.

Sekarang, Caitlyn telah resmi memeluk agama Islam dan berhijab. Jika mendapat kesempatan, dia pun ingin mengenalkan agama Islam kepada orang tua dan keluarganya.

 

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/UPQ5QvNsh6s" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Tanpa Cut Meyriska, Roger Danuarta Ungkap Pengalaman Umrah Pertama

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers