web analytics
  

Gepeng Mulai Berdatangan ke Cimahi, Sampai Kucing-kucingan dengan Petugas

Jumat, 1 Mei 2020 06:00 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Gepeng Mulai Berdatangan ke Cimahi, Sampai Kucing-kucingan dengan Petugas, Berita cimahi, cimahi hari ini, Ayobandung, gepeng, Ramadan, PSBB

Ilustrasi gepeng. (dok. Ayobandung.com)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Kota Cimahi kedatangan gelandangan dan pengemis (gepeng) musiman yang mencari peruntungan selama bulan Ramadan dan di tengah pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Berdasarkan pantauan, gepeng yang datang ke Cimahi banyak mangkal di sepanjang Jalan Gatot Subroto. Mayoritas merupakan wanita yang menggendong anak-anaknya sambil membawa karung putih dan duduk di trotoar. 

Selain di Jalan Gatot Subroto, mereka juga bisa ditemui di Jalan Gandawijaya, Jalan Amir Machmud, atau di pusat keramaian lainnya di Kota Cimahi. 

AYO BACA : Gegara Piutang, Tomy Tembak Kepala Warga Bandung di Tol Soroja

Kepala Bidang Sosial Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kota Cimahi Agustus Fajar, mengakui gepeng musiman mulai bermunculan di Cimahi. Berdasarkan informasi, jumlahnya sekitar 8 sampai 15 orang. 

"Mereka itu peralihan dari tempat lain. Karena mungkin di tempat lain pengawasannya lebih ketat, kalau di Cimahi hanya perlintasan dan agak longgar jadi mereka bertahan di sini," ujar Agustus saat dihubungi, Kamis (30/4/2020).

Gepeng tersebut berasal dari sejumlah daerah seperti Cianjur dan Purwakarta. Pihaknya sudah melakukan pendataan, namun kebanyakan gepeng tersebut tidak membawa identitas. 

AYO BACA : Peredaran Narkotika di Cimahi Tak Kenal Pandemi

"Kami sudah lakukan pendataan. Sebelum Corona Virus mereka sempat rehab di panti Cisarua dan Bekasi. Sekarang mereka tidak bisa dikirim ke sana karena tempatnya ditutup. Jadi kami minta agar kembali ke daerah masing-masing," ujarnya. 

Setelah didatangi dan diminta kembali ke daerah masing-masing, gepeng tersebut benar-benar hilang namun hanya satu atau dua hari. Selebihnya mereka akan kembali lagi mengemis di tempat biasa mereka mangkal. 

"Memang sehari dua hari enggak ada. Tapi beberapa hari kemudian muncul lagi. Jadi mereka kucing-kucingan juga dengan petugas," jelasnya.

 

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/QAwoKJfpZWo" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : Selama PSBB, 1.220 Kendaraan Diusir dari Cimahi

Editor: Fira Nursyabani

artikel terkait

dewanpers