web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ajak Anak Belajar Flora dan Fauna Lewat Google

Kamis, 30 April 2020 03:45 WIB

Ilustrasi (pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Belajar dari rumah mungkin cukup menantang bagi orang tua. Pasalnya, ibu dan ayah harus berpikir lebih kreatif agar anak bisa belajar dengan maksimal di rumah tanpa rasa bosan.

Bila bosan membuka aplikasi kumpulan soal atau belajar daring, orang tua bisa memanfaatkan ponsel pintar untuk tema belajar lainnya. Salah satunya, belajar flora dan fauna melalui Google. Mengutip pernyataan resmi Google, berikut fitur Google Search yang bisa dimanfaatkan orang tua untuk memperkenalkan flora dan fauna pada anak.

1. Temui hewan dengan Augmented Reality (AR) seukuran aslinya di Google Search

Anda dapat menunjukkan kepada anak-anak bentuk beruang coklat, hiu, dan 27 hewan lain seukuran aslinya dengan pencarian sederhana di Google Search. Melalui fitur AR, Google seolah membawa hewan-hewan ini ke dalam rumah sehingga anak-anak Anda dapat melihat seberapa besar atau kecilnya hewan tersebut

2. Kenali berbagai suara asli hewan melalui Google Search

Selain melihat perkiraan ukuran asli seekor hewan, cukup dengan mencari “suara hewan” di Google Search, Anda juga dapat memperkenalkan berbagai suara asli dari hewan tersebut pada anak.

3. Identifikasi tanaman atau hewan peliharaan dengan Google Lens

Dengan Google Lens, Anda dapat mencari yang terlihat dan pelajari tentang dunia sekitar. Misalnya, ketika sedang di pekarangan rumah, Anda atau dan anak-anak bertanya tentang jenis tumbuhan atau hewan yang mereka lihat. Keluarkan ponsel dan buka aplikasi Google Lens, dan temukan jawabannya.

4. Selami dunia bawah laut

Ajak anak Anda untuk bertualang di bawah air di Raja Ampat, Taman Nasional Bunaken, Bali, hingga pulau Komodo. Alat yang Anda butuhkan hanyalah Google Maps untuk menjelajahinya.

Underwater Street View ini dibuat oleh tim XL Catlin Seaview Survey yang menggunakan kamera panorama yang dipasang pada skuter bawah air yang dikemudikan seorang penyelam. Inisiatif ini adalah bagian dari studi global yang didedikasikan untuk memantau perubahan karang laut dan mengungkapkan perubahan itu kepada dunia.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers