web analytics
  

Manfaat Minum Teh saat Berbuka Puasa dan Sahur

Selasa, 28 April 2020 15:25 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Ramadhan, Manfaat Minum Teh saat Berbuka Puasa dan Sahur, manfaat teh,dadan rohdiana,pusat penelitian teh dan kina gambung,tips minum teh,buka puasa,sahur,

Ilustrasi teh.(Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Salah satu ketakutan kebanyakan orang untuk mengkonsumsi teh saat berbuka puasa maupun sahur adalah teh bersifat diuretik.

Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Dadan Rohdiana mengatakan teh mengandung senyawa alkaloid berupa kafein yang mempunyai efek diuretik,  meningkatkan volume urin sehingga sering keluar masuk toilet.

“Namun jangan khawatir, kafein yang ada dalam seduhan teh tidak sendirian. Kafein di dalam seduhan teh dibarengi juga dengan adanya flavonoid yang mempunyai segudang manfaat,” ujarnya, Selasa (28/4/2020).

Edward D Fries, kata dia, salah satu ahli kesehatan di Amerika menyatakan efek diuretik ini sangat bagus buat kesehatan, terutama untuk menurunkan tekanan darah, sangat cocok untuk terapi hipertensi.

Dengan diuretik, tubuh akan membuang urine yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dalam tubuh.

“Jangan khawatir, seseorang yang normal rata-rata kehilangan cairan tubuhnya dapat mencapai 2 liter/hari baik melalui urine. Dan kehilangan cairan sebanyak itu akan digantikan dengan cara kita minum saat berbuka maupun sahur, termasuk di antaranya dengan minum the,” paparnya.

Bagaimana dengan Anak Kecil?

Beberapa penelitian di Jepang dan China menyebutkan seorang ibu yang rajin mengkonsumsi teh selama hamil dan menyusui, mempunyai anak dengan kapasitas otak yang lebih besar, sehingga berpotensi menjadikan anaknya lebih pintar.

Pada teh ada asam amino L-teanin yang sangat baik bagi konsentrasi si anak dalam menangkap pelajaran di sekolah misalnya.

“Seorang ibu hamil dan menyusui masuk kategori rentan. Beberapa publikasi menyebutkan bahwa, bagi ibu hamil menyusui batas maksmalnnya ada di 300mg kafein/hari,” ujarnya.

Rata-rata seduhan teh mengandung 30mg kafein, artinya bisa mengkonsumsi sampai 10 gelas, meski itu angka yang cukup tinggi. Maknanya, teh aman dikonsumsi, siapa saja.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel terkait

dewanpers