web analytics
  

Kaki Merah dan Gatal Pada Anak Jadi Gejala Corona

Selasa, 28 April 2020 11:38 WIB Rizma Riyandi

Ruam gatal pada anak gejala baru virus corona. [shutterstock]

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sejumlah gejala baru virus corona Covid-19 pada anak-anak mulai banyak muncul dan diteliti. Salah satunya adalah 'jemari Covid-19' yang mirip seperti radang dingin, muncul lesi berwarna merah, ungu, atau biru yang nyeri di jemari tangan atau kaki.

Dilansir dari suara.com, gejala ini sering muncul pada anak-anak yang termasuk dalam kategori orang tanpa gejala (asymptomatic carrier) di Italia dan Amerika Utara, kata ahli penyakit menular Dr Ebbing Lautenbach.

AYO BACA : Corona Membuat Ramadan Jadi Serba-Online

Dikutip dari Huffington Post, sebuah studi berskala kecil di Italia menunjukkan bahwa hampir 20 persen responden memiliki masalah kulit dan riset lainnya, termasuk yang mengerjakan masalah kulit pada pasien Covid-19 sedang dalam pengerjaan.

Lautenbach, dari University of Pennsylvania's School of Medicine mengatakan bahwa gejala ini mungkin memberikan sensasi terbakar. Biasanya gejala ini muncul di jemari kaki, namun terkadang juga ada di samping kaki anak.

AYO BACA : Corona Bikin Semua jadi Bersih?

Masih belum diketahui mengapa virus corona baru ini menyebabkan gejala tersebut pada anak-anak. Tetapi beberapa teori awal menyebutkan adanya penggumpalan darah atau peradangan pembuluh darah bisa jadi alasannya.

Dr Amy Paller merupakan dokter anak yang mengaku melihat sekitar 30 kasus adanya lesi berwarna jelas pada anak-anak dan remaja yang terbukti positif.

"Kami belum tahu pasti apakah itu terkait dengan Covid-19, namun hal tersebut jadi umum sekarang selama pandemi dan terjadi pada pasien tanpa gejala maupun gejala ringan, sepertinya terlalu kebetulan," katanya.

Menurutnya, jika anak Anda menunjukkan gejala tersebut, lebih baik menjalani tes antibodi daripada tes virus corona. Tes antibodi dapat menunjukkan apakah seseorang pernah terkena virus tersebut.

Di lain sisi, Dr Esther Freeman, dermatolog dari Massachusetts General Hospital, menyarankan untuk segera memeriksakan ke dokter, tes anak dan jaga jarak dengan orang lain.

AYO BACA : Puasa Ternyata Jauhkan Risiko Infeksi Covid-19

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers