web analytics
  

Doa Penangkal Wabah Penyakit Ijazah Imam Zainal Abidin

Selasa, 28 April 2020 10:53 WIB

Ilustrasi berdoa. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pandemi Covid-19 belum berakhir. Sambil menjalani ikhtiar fisik mencegah pandemi tersebut pada Ramadan ini, umat Islam juga perlu membekali diri dengan berdoa.  

Dalam kitab Al-Balad Al-Amin, Syekh Al-Qafami meriwayatkan doa ijazah dari Imam Zainal Abidin yang mengajarkan doa tersebut kepada pejuang Ibnu Salman agar selamat dari epidemi atau wabah penyakit. Doa tersebut berbunyi: 

اِلـهي كَيْفَ اَدْعُوكَ واَنَا اَنَا وَكَيْفَ اَقْطَعُ رَجائي مِنْكَ واَنْتَ اَنْتَ،

AYO BACA : Doa Rasulullah Agar Terhindar dari Syirik Kecil

اِلـهي اِذا لَمْ اَسْاَلْكَ فَتُعْطيني فَمَنْ ذَا الَّذي اَسْأَلُهُ فَيُعْطيني،

اِلـهي اِذا لَمْ اَدْعُكَ فَتَسْتَجيبَ لي فَمَنْ ذَا الَّذي اَدْعُوهُ فَيَسْتَجيبَ لي،

اِلـهي اِذا لَمْ اَتَضرَّعْ اِلَيْكَ فَتَرْحَمْني فَمَنْ ذَا الَّذي اَتَضرَّعُ اِلَيْهِ فَيَرْحَمُني،

AYO BACA : Inilah Bacaan Doa Buka Puasa

اِلـهي فَكَما فَلَقْتَ الْبَحْرَ لِمُوسى عَلَيْهِ السَّلامُ وَنَجَّيْتَهُ اَسْاَلُكَ اَنْ تُصَلِّيَ عَلى مُحَمَّد واَنْ تُنَجِّيَني مِمّا اَنَا فيهِ وَتُفَرِّجَ عَنّي فَرَجاً عاجِلاً غَيْرَ آجِل بِفَضْلِكَ وَرَحْمَتِكَ يا اَرْحَمَ الرّاحِمينَ.

"Ilahi kaifa ad'uka wa ana ana wa kaifa aqto'u raja'iy minka wa anta anta, Ilahi idz lam as'alka fatu'thihani faman dza ladzi asaluhu fayu'thiyani. Ilahi idz lam ad'uka, fatastajibali faman dza ladzi ad'uhufayastajiba liy. Ilahi idza lam atadhoro ilaika fatarhamni faman dza ladzi atadhorro'u ilaihi fayarhamuni. Ilahi fakama falaqta albahra li-Musa AS tunajjiyani mimma ana fihi wa tufarriju anni farajan ajilan ghaira ajila bifadhlika wa rahmatika ya arhama rahimin,". 

Yang artinya: "Tuhanku, bagaimana aku bisa berdoa kepadaMu sementara aku adalah aku. Dan bagaimana aku berputus asa dariMu sementara Engkau adalah Engkau (Tuhan Yang Mahasegalanya). Jika aku tidak memohon kepada-Mu yang kemudian Engkau memberiku, maka siapakah (lagi selain-Mu) yang memberiku saat aku memintanya.  

Tuhanku, jika aku tidak berdoa memanggil-Mu, yang kemudian Engkau akan menjawab doaku, maka siapakah (lagi selain-Mu) yang akan mejawabku saat aku menyerunya.   

Tuhanku, Jika aku tidak merendahkan diri kepada-Mu yang kemudian menyayangiku, kepada siapa (lagi selain-Mu) aku merendahkan diri. Tuhanku, sebagaimana Engkau belahkan lautan kepada Nabi Musa AS dan menyelamatkannya, aku memohon kepada-Mu sampaikan shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya,  selamatkan aku dari apa-apa yang aku takuti, dan bahagiakan aku dengan kebahagiaan yang segera dan tidak tertunda-tunda dengan karunia dan rahmatMu, wahai Tuhan Yang Mahapengasih dari segala yang mengasihi."  

AYO BACA : Doa Qunut Nazilah

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers