web analytics
  

Bosan di Rumah Saja? Mari Memasak!

Senin, 27 April 2020 10:46 WIB Netizen Muhammad Harrel Atthariq

[Ilustrasi] Memasak saat pandemi corona. (Pixabay)

AYOBANDUNG.COM -- Selama melakukan program self-quarantine saat krisis pandemi Covid-19, hal apa sajakah yang telah Anda lakukan di rumah? Berselancar di media sosial mungkin menjadi salah satunya. Namun, pernahkah melihat teman mengunggah foto atau video mereka yang sedang memasak padahal Anda tahu bahwa orang tersebut jarang atau tidak pernah memasak sebelumnya?

Akhir-akhir ini, memasak jadi tren baru untuk menghilangkan rasa bosan selama masa Work From Home saat krisis pandemi virus Corona. Hal ini dibuktikan dengan melimpahnya limbah rumah tangga yang diproduksi tiap rumah. Melansir dari republika.co.id, Capital Scraps Composting yang merupakan komunitas yang bergerak dalam pengolahan kompos dari limbah rumah tangga di Canberra, Australia mendapat lonjakkan jumlah limbah dari sekitar 100 rumah yang mereka kunjungi. Tentunya, komunitas itu melihat dengan baik tren memasak yang sedang berkembang di masyarakat karena telah impact yang diberikan begitu besar untuk komunitas tersebut.

Di Indonesia sendiri, berkembangnya tren memasak dapat dilihat dengan maraknya netizen yang mengunggah foto atau video mereka sedang memasak di media sosial selama masa self-quarantine.

Khadra Nabila Aradhea salah satunya. Mahasiswa Fisip Universitas Padjadjaran dan juga seorang model busana ini mulai menjajaki dunia kuliner sejak pemberlakuan program social distancing. Hal itu yang memaksanya terus berdiam diri di rumah.

Awalnya, Khadra tidak memiliki ketertarikan untuk memasak. Namun, rasa bosannya yang sudah tak bisa dibendung lagi membuat Khadra untuk mencicipi kegiatan yang mulai menjadi hobinya.

“Karena banyak waktu luang, stay at home ini aku manfaatkan untuk memasak di rumah. Awalnya malas untuk masak, tapi karena bosan di rumah, masak itu jadi kebiasaan dan jadi hobi. Kalau masakannya sudah jadi, bisa jadi kebanggaan tersendiri. Belum lagi kalau yang mencicipi makananku bilang ‘enak’. Jadinya, aku jadi semangat untuk terus-terusan masak walaupun belum mahir”, ucap Khadra saat dihubungi pada Senin (13/4/2020).

Melalui media sosial dan laman web kuliner, Khadra banyak menemukan referensi dan resep-resep yang dia gunakan untuk masakannya. Bahan yang dia pakai pun menggunakan bahan-bahan sederhana yang dapat ditemukkan di minimarket yang ada di dekat rumahnya seperti keju, susu, kornet dan lain-lain.

Menurutnya, situasi ini dijadikannya sebagai sebuah tantangan untuk membuat masakan yang enak dari bahan-bahan sederhana.

AYO BACA : [Kuliner Ramadan] Dijamin Segar, Ini Resep Es Campur untuk Berbuka Puasa

Hal yang sama juga dirasakan oleh Amalia Farhani Saidah, seorang mahasiswa jurusan pariwisata FPIPS Universitas Pendidikan Indonesia. Dia juga mengisi waktu luangnya di rumah dengan memasak di rumah.

Sejak dulu, Amalia memiliki hobi yang kuat dalam memasak. Tiap hari dia penuhi untuk membuat masakan demi mengisi waktu kosongnya selama berdiam diri di rumah. Maraknya foto dan video kuliner yang dia temui di media sosial membuatnya sadar akan munculnya tren memasak di kala krisis pandemi virus korona ini.

“Sekarang, di media sosialku isinya tentang memasak dan resep-resep makanan semua. Tiba-tiba bermunculan banyak resep-resep sederhana. Resep-resep yang mudah untuk diikuti oleh siapapun. Banyak resepnya yang takarannya jadi pakai takaran sendok. Yang seperti ini jadinya memudahkan untuk mereka yang baru mencoba memasak saat masa Work From Home”, kata Amalia saat dihubungi pada Minggu (12/4/2020).

Meningkatkan Produktivitas

Semenjak berdiam diri di rumah selama pandemi Covid-19, Khadra sering mendapat permintaan dari keluarga dan kerabatnya di rumah untuk membuat sebuah masakan. Hal ini tentunya diterima baik oleh Khadra yang mulai menjadikan memasak sebagai salah satu hobinya. Menurut Khadra, tren memasak ini membuatnya menjadi lebih produktif selama menghabiskan waktu di rumah. Sekarang, dia jadi sering mengisi waktunya untuk belajar masak dan mempelajari resep baru selama di rumah.

Sama halnya dengan Amalia. Agar tetap produktif selama di rumah, dia terus membuat atau mencoba resep masakan baru yang dia temukan di pasar.

Terbatasnya bahan makanan yang ada tidak membuatnya berhenti untuk melanjutkan hobinya. Amalia selalu mengupayakan untuk pergi ke pasar mencari bahan-bahan yang ia perlukan disamping ketakutannya saat berada di tempat umum. Tentunya, hal ini diantisipasi olehnya dengan memberi jadwal khusus kapan harus ke pasar dan tetap menjaga jarak dengan orang di sekitar.

Jaga Imunitas

AYO BACA : [Kuliner Ramadan] Resep Kolak Tapai, Cocok untuk Buka Puasa Hari Pertama

Selama menjaga jarak dengan berdiam diri di rumah selama pandemi virus Corona, tentu tidak salah untuk mengisi waktu kosong dengan aneka kegiatan yang lebih produktif. Salah satunya dengan memasak. Namun, hal ini perlu dibarengi dengan kesadaran untuk menjaga kesehatan tubuh khususnya untuk menghindari penularan virus Corona dengan memperkuat imunitas tubuh.

Memasak dan upaya menjaga imunitas tubuh memiliki hubungan yang kuat satu sama lain. Penguatan imunitas tubuh dapat diterapkan dengan mengikuti pola hidup sehat dengan memperhatikan kandungan makanan yang disajikan. Asep Mukhtarom, mahasiswa Pendidikan Tata Boga, Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Universitas Pendidikan Indonesia mengatakan, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar dapat menjaga imunitas diri saat memasak.

“Menurutku, munculnya tren memasak ini baik karena dapat menarik orang-orang untuk tetap diam di rumah dengan memasak. Namun, tergantung apa yang sedang dimasak. Jangan sampai membuat masakan yang tidak baik untuk tubuh seperti masakan-masakan yang mengandung glukosa buatan. Hal ini bisa diantisipasi dengan membuat tren masakan yang sesuai dengan pola makan sehat dengan menggunakan buah-buahan dan sayuran”, ucap Asep saat dihubungi pada Sabtu (11/4/2020).

Asep juga menyarankan untuk mengonsumsi sayuran berwarna ungu yang kaya antioksidan dan bahan pangan dengan kandungan vitamin C yang tinggi seperti jeruk.

Asep juga menyarankan menjemur diri dengan sinar matahari karena terdapat beberapa zat dalam tubuh yang dapat terekstraksi dengan baik apabila tubuh terpapar sinar matahari.

Mengisi waktu di rumah dengan melakukan hal-hal yang produktif tentunya tidak salah untuk diterapkan untuk melawan rasa bosan selama karantina. Memasak tentunya bisa dijadikan satu cara melihat banyak bermunculannya tren memasak di media sosial.

Resep dan cara-cara menyajikan masakan yang lezat sudah berseliweran di dunia maya. Selain itu, anda dapat menyajikan makanan enak untuk keluarga tersayang di rumah melalui tren ini.

***

Muhammad Harrel Atthariq, Mahasiswa Jurnalistik Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran. Hobi Memotret.

AYO BACA : Susi Pudjiastuti Bagikan Resep Bikin Pizza Tutut

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: Redaksi AyoBandung.Com

artikel lainnya

dewanpers