web analytics
  

5 Tips Puasa bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

Sabtu, 25 April 2020 07:23 WIB Andres Fatubun

Ilustrasu. (Adriano Gadini/Pixabay)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Berpuasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat muslim, yang dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan. Salah satunya adalah menurunkan tekanan darah tinggi. 

Pada dasarnya, penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) boleh berpuasa selama bulan Ramadan. Penderita tekanan darah tinggi dapat ikut berpuasa, selama tidak memiliki komplikasi serius. Selain merupakan kewajiban, perubahan pola makan dan tidur saat puasa dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi ringan dan sedang.

Berikut ini adalah tips menjalani puasa bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi:

1. Periksakan diri ke dokter
Penderita hipertensi disarankan untuk melakukan pemeriksaan rutin ke dokter, termasuk sebelum berpuasa. Hal ini bertujuan untuk memantau kondisi hipertensi yang Anda alami. Setelah itu, dokter dapat memutuskan apakah Anda diperbolehkan untuk berpuasa atau tidak. Untuk mengontrol tekanan darah, dokter juga dapat meresepkan obat antihipertensi untuk Anda.

2. Penuhi kebutuhan cairan tubuh
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh saat berpuasa penting untuk dilakukan. Selain mencegah dehidrasi dan membantu metabolisme tubuh, kadar cairan yang cukup juga akan membantu mengontrol tekanan darah.

Penuhi kebutuhan cairan tubuh Anda dengan minum delapan gelas air sehari, yang dapat dibagi saat sahur dan berbuka. Batasi konsumsi minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda, karena kafein dapat meningkatkan tekanan darah.

3. Perbanyak konsumsi sayur dan buah
Jadikan sayur dan buah sebagai menu Anda saat sahur maupun berbuka puasa. Hal ini karena sayuran dan buah-buahan mengandung kalium yang dapat mengurangi efek natrium atau garam pada tekanan darah.

Beberapa jenis makanan yang mengandung banyak kalium adalah pisang, jeruk, melon, blewah, terong, mentimun, dan sayuran hijau.

4. Batasi makanan yang tinggi garam
Mengonsumsi makanan yang kandungan garamnya tinggi, baik saat sahur maupun berbuka, tidak dianjurkan bagi penderita hipertensi. Hal ini karena garam dapat memicu kenaikan tekanan darah secara cepat.

Oleh karena itu, batasi jumlah asupan garam dalam makanan setidaknya 2 gram per hari, atau sekitar satu sendok teh.

5. Lakukan olahraga secara rutin
Saat berpuasa, Anda sebaiknya tetap rutin berolahraga. Berolahraga secara rutin dapat membantu menurunkan dan menstabilkan tekanan darah pada penderita hipertensi.

Ketika berpuasa, pilihlah olahraga dengan intensitas yang ringan, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Lakukan olahraga tersebut secara rutin, selama 30 menit setiap hari.

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang melarang Penderita Tekanan Darah Tinggi untuk berpuasa selama bulan Ramadan. Namun, jalani puasa di bawah pengawasan dokter dan terapkan berbagai tips puasa di atas. Jika selama berpuasa Anda mengalami keluhan, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter.

Editor: Andres Fatubun
dewanpers