web analytics
  

Rasulullah Ternyata Jarang Sholat Tarawih di Masjid

Sabtu, 25 April 2020 04:23 WIB
Umum - Ramadhan, Rasulullah Ternyata Jarang Sholat Tarawih di Masjid, salat tarawih, ramadan, salat tarawih di rumah, ramadan saat corona, quraish shihab, rasulullah SAW

Ilustrasi (republika)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Ustaz Zaitun Rasmin mengatakan, di masa pandemi ini masjid-masjid memang ditutup, termasuk untuk melaksanakan salat dan ibadah Ramadan lainnya. Namun demikian sambung dia, bukan berarti sholat berjamaah seperti tarawih di rumah akan mengurangi nilainya.

“Sebaliknya, selain (salat tarawih) boleh di rumah, dia juga lebih afdhal,” ujar dia ketika dikonfirmasi Republika, Kamis (23/4/2020).
\n 
\nDia menjelaskan, pada dasarnya sholat tarawih adalah salat lail. Di mana awalnya, memang dikerjakan di rumah. Menurut dia, hal tersebut juga dilakukan oleh Rasulullah SAW pada masanya.
\n 
\nBerdasarkan keterangan, Rasulullah memang melakukan beberapa kali salat tarawih di masjid, sedangkan kebanyakan malam-malam selanjutnya ia melakukan di rumah.
\n 
\n“Dan itu juga ada dalil, hadist shahih yang menjelaskan. Salat selain salat wajib lebih afdhal di rumah,” kata ustadz Zaitun.
\n 
\nAda banyak hadist yang menceritakan Nabi Muhammad SAW melakukan sholat setelah buka puasa di rumah. Bahkan, Rasulullah terhitung hanya melakukan beberapa kali salat tarawih di masjid Bersama sahabat.
\n 
\nDiceritakan dari Abu Dzar r.a: “Kami berpuasa Bersama Nabi SAW di bulan Ramadan, dan beliau tidak pernah menghidupkan malam Ramadan Bersama kami (di masjid) kecuali pada malam ke-23, beliau, salat bersama kami sampai 1/3 malam.
\n 
\nDi malam ke-24, beliau datang kepada kami. Dan malam ke-25 beliau datang menjadi imam shalat kami sampai setengah malam. Kemudian beberapa dari kami mengatakan kepada nabi SAW: “apa tidak kita habiskan saja satu malam untuk beribadah sunah ini?, kemudian nabi menjawab: “Siapa yang salat bersana imam, maka seluruh malamnya dihitung sebagai ibadah”.
\n 
\nDan beliau tidak datang kepada kami di malam 26, dan datang lagi di malam 27, dan di malam itu kami salat bersama beliau, dengan manusia yang banyak dan kami khawatir melewatkan sahur. (HR al-baihaqi).
\n 
\nDengan catatan tersebut, menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW hanya terhitung melakukan sholat tarawih di masjid Nabawi hanya tiga malam saja; malam 23, 25 dan 27.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers