web analytics
  

Masih Banyak Pelanggaran, PSBB Kota Bandung Belum Ideal

Kamis, 23 April 2020 18:31 WIB Vina Elvira
Bandung Raya - Bandung, Masih Banyak Pelanggaran, PSBB Kota Bandung Belum Ideal, PSBB Kota Bandung, Belum Ideal, Banyak Pelanggaran, Pelanggaran PSBB, Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna,

Check Point PSBB Kota Bandung. (Dok Humas Pemkot Bandung)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Bandung masih belum ideal. Masih banyak warga yang melanggar aturan PSBB.

Hal itu diakui oleh Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna yang juga Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung usai meninjau check point Gerbang Tol Buah Batu, Cibiru, dan Terminal Cicaheum.

"Selama pemantauan, masih belum ideal. Banyak pelanggaran terutama pengguna kendaraan. Pertama standar protokol kesehatan, seperti physical distancing dalam berkendara masih banyak pelanggaran," ujarnya Terminal Cicaheum, Kamis (23/4/2020). 

AYO BACA : Wali Kota Bandung Nilai Masyarakat Mulai Paham Aturan PSBB

Ema mengakui, pemerintah, kepolisian, dan TNI memang harus terus berkordinasi agar memiliki standar yang sama. 

"Setiap titik check point harus memiliki standar yang sama. Kordinasi memang harus terus ditingkatkan," akunya.

"Kita akan lakukan kordinasi di forum pimpinan, atar institusi di Kota Bandung baik TNI, polisi dan Pemda dengan kabupaten kota yang berbatasan," imbuh Ema.

AYO BACA : Pemkot Bandung Tak Akan Sanksi Isolasi bagi Pelanggar PSBB

Ema menegakan, pemeriksaan di setiap titik harus ketat. Orang yang beraktivitas di luar ruangan, harus jelas kepentingannya. 

"Kalau beraktivitas di luar itu harus jelas keterangannya. Itu tanyakan, mau apa? Mau ke mana? PSBB itu diam dirumah, kerja di rumah, dan ibadah di rumah, kecuali mendesak keterpaksaan. Misalnya orang sakit atau hal lain yang darurat tidak bisa kalau di rumah," tegasnya.

Ema juga menyoroti tentang toko yang masih buka tanpa terkecuali yang terlampir dalam aturan tentang PSBB.

"Masih banyak toko yang tidak masuk dikecualikan tetap buka. Contohnya, toko mas, baju, kain, material (bahan bangunan), atau toko otomotif. Saya minta para camat untuk menutupnya. Tidak ada toleransi," tegas Ema.

<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/eCq0LJbmjZU" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture" allowfullscreen></iframe>

AYO BACA : PSBB Kota Bandung, Angka Pelanggaran Hampir Seribu

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers