web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ini Tanggapan Oded soal Penolakan Bansos Provinsi di Bojongloa Kaler

Kamis, 23 April 2020 16:13 WIB Vina Elvira

Wali Kota Bandung Oded M Danial beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bandung saat menggelar persiapan dan simulasi di Balai Kota Bandung, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Senin (20/4/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Bandung Oded M Danial ikut mengomentari terkait adanya dugaan penolakan bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jabar oleh warga di Kecamatan Bojongloa Kaler.

Dia menjelaskan, hal tersebut merupakan dinamika yang berada di masyarakat. Sebab, pintu bansos saat ini ada banyak. Pintu bansos saat ini antara lain dari Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar.

"Penolakan bansos warga Bojongloa Kaler dinamika dari masyarakat. Kita nanti klarifikasi," ujarnya, Kamis (23/4/2020).

Sampai hari ini, kata dia, kebijakan bantuan dari provinsi masih belum selesai dan masih mengadakan pendataan ulang sampai 25 April.

"Kalau di Kota Bandung kemarin sudah dibagikan bentuknya uang. Jadi sudah selesai, yang provinsi memang belum," katanya.

Pihaknya mengaku untuk mengantisipasi kejadian serupa sudah memerintahkan dinas terkait untuk terus berkoordinasi dengan provinsi.

"Koordinasi dinsos provinsi dan dinsos kota terus dilakukan," ujarnya.

Sebelumnya, Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk warga terdampak Covid-19 sempat mendapat penolakan oleh warga di RW 8 Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung pada Selasa (21/4/2020).

Situasi penolakan yang videonya tengah viral di media sosial tersebut dilakukan karena bantuan yang sampai dinilai belum merata.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers