web analytics

Data Bocor, Kemenhan Larang Pemakaian Zoom

clockKamis, 23 April 2020 11:55 WIB
Umum - Nasional, Data Bocor, Kemenhan Larang Pemakaian Zoom, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, pemkot bogor, covid-19, berita bogor, zoom

Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan Brigjen Totok Sugiharto. (Republika)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menerbitkan surat edaran mengenai larangan bagi pegawainya untuk menggunakan aplikasi Zoom. Larangan tersebut dimuat dalam surat bernomor SE/57/IV/2020 itu ditandatangani Sekjen Kemenhan Laksamana Madya Agus Setiadji pada Rabu (21/4).

Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan, Brigjen Totok Sugiharto saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (23/4), membenarkan penerbitan surat edaran tersebut. "Disampaikan kepada kasatker/kasubsatker di lingkungan Kemhan agar pelaksanaan video konferensi pada masing-masing jajaran tidak menggunakan aplikasi Zoom," demikian isi surat edaran yang ditandatangani Agus Setiadji.

AYO BACA : 6 Tips Tampil Prima Selama Konferensi Video

Dalam surat edaran tersebut, Kemenhan menyebut beberapa pertimbangan yang membuat larangan menggunakan aplikasi Zoom. Pertama, tidak adanya jaminan keamanan data dari penyedia aplikasi Zoom lantaran aplikasi bersifat terbuka.

Kedua, terdapat duplikasi traffic yang dilaporkan pihak penyedia aplikasi Zoom ke server yang berada di negara lain. Hal itu mengakibatkan data pembicaraan dimonitor oleh pihak yang tidak berkepentingan. Hasil analisis dan riset dalam beberapa kasus penggunaan aplikasi Zoom telah dilaporkan kebocoran data dan telah diakui oleh pihak vendor Zoom bahwa hal tersebut belum dapat diantisipasi secara tepat.

AYO BACA : Ratu Elizabeth II Akan Rayakan Ultah Ke-94 Lewat Video Call

Untuk itu, setiap pegawai Kemenhan yang ingin menggunakan video konferensi agar berkoordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenhan. Kepala Pusdatin Kemenhan Brigjen Dominggus Pakel diminta untuk menyiapkan dukungan konferensi video yang aman dan dapat diandalkan sebagai alternatif dalam komunikasi bagi pimpinan Kemhan.

Ada tiga hal yang dijadikan dasar pengeluaran pelarangan penggunaan Zoom ini. Dasar pertama, yakni Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 68 Tahun 2014 tentang Pengamanan Informasi di Lingkungan Kementerian Pertahanan dan TNI.

Kedua, Peraturan Menteri Pertahanan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Pertahanan. Ketiga, pertimbangan pimpinan Kementerian Pertahanan terkait dengan keamanan dan pengamanan informasi.

AYO BACA : 4 Tips Aman Rapat Menggunakan Aplikasi Zoom

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

111.660 Pelamar Bersaing di Seleksi CASN Kemenag

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 19:22 WIB

Kementerian Agama melaporkan sebanyak 111.660 pelamar telah mendaftar seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang di...

Umum - Nasional, 111.660 Pelamar Bersaing di Seleksi CASN Kemenag, Seleksi CASN Kemenag,CPNS Kemenag,CPPPK Kemenag

Lagi, Indonesia Terima 21,2 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 15:26 WIB

Pada Selasa (27/7) siang, pemerintah kembali mendatangkan 21,2 juta dosis bahan baku vaksin Sinovac. Upaya ini untuk mem...

Umum - Nasional, Lagi, Indonesia Terima 21,2 Juta Dosis Bahan Baku Vaksin Sinovac, Vaksin Sinovac,vaksin Sinovac tiba di Indonesia,Bahan Baku Vaksin Sinovac,Kedatangan Bahan Baku Vaksin Sinovac,kedatangan vaksin Covid-19,Stok Vaksin Covid-19,Stok Vaksin Covid-19 Indonesia

Pemerintah Ubah Definisi Kontak Erat Covid-19, Jadi Apa?

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 14:05 WIB

Definisi kontak erat dibuat lebih sederhana menjadi orang yang satu rumah, satu kantor, atau pernah kontak secara dekat....

Umum - Nasional, Pemerintah Ubah Definisi Kontak Erat Covid-19, Jadi Apa?, Kontak Erat Covid-19,Apa Itu Kontak Erat Covid-19,Kontak Erat Covid-19 adalah,panduan testing Covid-19,pelaksanaan tracing covid-19

Cara Cek Penerima PKH Juli 2021 di dtks.kemensos.go.id

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 12:00 WIB

Cara cek penerima PKH Juli 2021 di dtks.kemensos.go.id. Kini pemerintah mempercepat proses pencairan dana bansos Covid-...

Umum - Nasional, Cara Cek Penerima PKH Juli 2021 di dtks.kemensos.go.id, DTKS Kemensos,cara cek penerima PKH,Cara Cek Penerima PKH Juli 2021,Bansos PPKM Darurat

Resmi Ditutup, 4 Juta Orang Daftar CPNS 2021

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 11:27 WIB

Pendaftaran CPNS 2021 telah ditutup pada Senin (26/7/2021) malam. Dari data yang masuk, terdapat 4 juta orang mendaftar...

Umum - Nasional, Resmi Ditutup, 4 Juta Orang Daftar CPNS 2021, CPNS 2021,Formasi CPNS 2021,Pendaftaran CPNS 2021,jadwal cpns 2021,Penutupan CPNS 2021,Lowongan CPNS 2021

Vaksin Merah Putih Disiapkan untuk Lawan Covid-19 Varian Delta

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 09:15 WIB

Baik vaksin yang dikembangkan menggunakan metode inactivated virus maupun adenovirus, sama-sama dirancang untuk bisa mel...

Umum - Nasional, Vaksin Merah Putih Disiapkan untuk Lawan Covid-19 Varian Delta, Vaksin Merah Putih,Pembuatan Vaksin Merah Putih,Perkembangan Vaksin Merah Putih,Vaksin Merah Putih Unair,Vaksin Covid-19 Varian Delta

Menkes: Penurunan Testing Sering Terjadi di Hari Libur

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 09:03 WIB

Penurunan jumlah kasus positif harian dalam beberapa hari terakhir ini disebabkan karena penurunan jumlah pemeriksaan. J...

Umum - Nasional, Menkes: Penurunan Testing Sering Terjadi di Hari Libur, Penurunan Testing covid-19,Testing Covid-19 Rendah,Testing Covid-19 Indonesia Turun,penyebab penurunan angka kasus Covid-19,penyebab penurunan testing Covid-19

CEK FAKTA: Tunanetra Didenda Rp50.000 karena Salah Pakai Masker

Nasional Selasa, 27 Juli 2021 | 08:38 WIB

Warganet Facebook mengunggah sebuah postingan di grup publik Kabar Ciamis pada 16 Juli 2021. Akun warganet bernama Nagar...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Tunanetra Didenda Rp50.000 karena Salah Pakai Masker, Cek Fakta,Ayobandung cek fakta,Hoaks tunanetra didenda masker,hoaks razia masker,video viral

artikel terkait

dewanpers
arrow-up