web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Hilangnya Tradisi Munggahan di Waduk Cirata

Rabu, 22 April 2020 14:01 WIB Dede Nurhasanudin

Waduk Cirata. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ada yang berbeda menjelang bulan Ramadan kali ini di Waduk Cirata, Kabupaten Purwakarta. Jika menjelang puasa tahun lalu wilayah ini dipenuhi dengan warga yang beramai-ramai melakukan tradisi 'munggahan', sekarang tempat itu terlihat sepi.

Munggahan merupakan tradisi masyarakat Sunda sebelum puasa yang berarti berkumpul bersama keluarga dan kerabat untuk makan-makan dan berdoa bersama

Di sekitaran Waduk Cirata, umumnya warga Purwakarta bersama-sama menikmati sejumlah sajian kuliner khas seperti ikan bakar dan nasi liwet, sambil menikmati pemandangan alam.

AYO BACA : Bikin Baper, Dinkes Purwakarta Pasang Spanduk Unik Cegah Covid-19

Tradisi itu kini hilang, mengingat wabah Covid-19 tengah merebak di Indonesia. Volume kendaraan yang keluar masuk wilayah PLTA Cirata pun menurun drastis dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Biasanya satu pekan sebelum Ramadan volume kendaraan arah Purwakarta meningkat, tapi tahun ini cenderung sepi," ungkap salah satu petugas keamaan PLTA Cirata, E Nur Yasin, Rabu (22/4/2020).

Sejumlah warung makan di sekitar waduk juga terpaksa tutup sesuai imbauan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta. Penutupan dilakukan untuk menghindari kerumunan masyarakat dan mengantisipasi penyebaran virus corona.

AYO BACA : Dishub Purwakarta Klaim Penutupan Akses ke Situ Buleud Efektif

"Kami sering kali berpatroli menyisir PLTA Cirata, jika ditemukan ada kerumunan warga kami datangi untuk memberikan pemahaman mengenai virus corona, dan disarankan untuk kembali ke rumah masing-masing," kata dia.

20200422-112818

Petugas keamanan mengatur arus lalu lintas arah Purwakarta menuju PLTA Cirata. (Ayopurwakarta.com/Dede Nurhasanudin)

Ia mengaku, patroli juga akan akan diintensifkan pada Ramadan nanti agar tidak ada kerumunan warga yang melakukan aktivitas ngabuburit, atau tradisi menghabiskan waktu sore menjelang berbuka puasa.

"Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak beraktivitas sementara waktu di sekitar PLTA Cirata melalui baligo dan banner," ujar E Nur Yasin.

PLTA Cirata terletak di tiga daerah yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Purwakarta, yang memiliki pemandangan alam asri dan sejuk. Tak heran jika banyak wisatawan berkunjung ke PLTA Cirata meski bukan diperuntukan sebagai objek wisata.

AYO BACA : Pengusaha Simping Purwakarta Hentikan Produksi dan Rumahkan Karyawan

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers