web analytics
  

Residivist Beri Masker Tahanan Kebon Waru

Rabu, 22 April 2020 12:34 WIB Tri Junari

Residivist Beri Masker Tahanan Kebon Waru. (Ayobandung.com/Tri)

BATUNUNGGAL, AYOBANDUNG.COM -- Yayasan Insan Anugerah Residivist memberikan bantuam ratusan masker pada petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Kelas I Bandung atau dikenal Rutan Kebon Waru.

Aksi simpatik dilakukan lembaga mantan narapidana ini menunjukkan kepedulian Residivist kepada mereka yang tengah menjalani masa tahanan dan pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) di Lembaga Pemasyarakatan.

AYO BACA : Kota Bogor Catat 621 Pelanggar PSBB, Mayoritas Tak Bermasker

Penyerahan bantuan masker secara simbolis dilakukan Ketua Yayasan Insan Anugerah Residivist, Asep Djuheri  yang lebih dikenal Heri Cowet diberikan kepada Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Diaz Arthur Armando mewakili Kepala Rutan, Riko Stieven, Rabu (22/4/2020).

"Kebetulan kami memproduksi berbagai masker terutama jenis scuba, kelebihan maupun keuntungannya kita berikan 500 pcs kepada WBP maupun petugas rutan. Ini hanya sebagai bentuk kepedulian kami untuk mencegah penyebaran Covid-19," kata Heri Cowet usai memberikan bantuan.

AYO BACA : Oded: Banyak Pelanggaran PSBB di Kota Bandung

Menurutnya, sebagai lembaga yang membina mantan narapidana dalam pemberdayaan ekonomi, Residivist memiliki unit usaha berbagai produk. Dari organisasi keluarga ini pada akhirnya mencetak wiraswasta baru dan mandiri.

Kepala Seksi Pelayanan Tahanan, Rutan Kebon Waru Diaz Arthur Armando mengatakan, saat ini terdapat 983 WBP yang tengah menjalani sisa masa tahanan. Mereka dan petugas dinilai sangat rentan terpapar Covid-19 meski kini masih berstatu Zero Covid.

"Sejalan dengan rencana kami menerapkan pengunaan masker pada WBP, bantuan ini sangat membantu Rutan Kelas I Bandung," katanya.

Diaz menerangkan, Rutan Kebon Waru telah menerapkan prosedur pencegahan Covid-19 dengan penyediaan bilik steril, penyemprotan disinfektan berkala, hand sanitizer di tiap ruangan dan wajin masker di kawasan rutan.

"Selain itu, dalam upaya pencegahan ini dilakukam pembatasan aktivitas bagi WBP. Semua kegiatan dilakukan didalam kamar dan keluar kamar dibatasi," ujarnya.

AYO BACA : Sanksi Belum Diterapkan pada Hari Pertama PSBB Kota Bandung

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers