web analytics
  

Memasak Bisa Bunuh Virus Corona Covid-19 di Makanan?

Senin, 20 April 2020 14:15 WIB

[Ilustrasi] Memasak. (Pixabay/Hai Nguyen Tien)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Virus corona penyebab Covid-19 yang bisa bertahan hidup di permukaan benda bisa membuat orang ketakutan, terutama ketika berpergian ke supermarket untuk belanja kebutuhan sehari-hari.

Banyak orang memilih menggunakan sarung tangan, mencuci tangan sebelum dan setelah masuk supermarket, hingga mencuci semua barang belanjaan sebelum menyimpannya.

AYO BACA: Apa yang Harus Disiapkan di Rumah Kalau Lockdown?

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Jangan Taruh Makanan dan Ponsel di Bagasi Motor!

Tak sedikit orang khawatir virus corona bisa bertahan hidup di kemasan makanan, termasuk buah, sayuran, dan produk siap saji.

Sejauh ini, belum ada penelitian yang membuktikan virus corona jenis baru ini bisa bertahan hidup di makanan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menyarankan semua orang untuk cuci tangan pakai air dan sabun selama 20 detik sebelum makan. Namun, secara umum, SARS-CoV-2 tidak dianggap bisa bertahan hidup di makanan.

"Secara umum, virus corona Covid-19 ini bisa bertahan hidup di permukaan. Tapi, kecil risikonya virus ini menular melalui produk makanan atau kemasan makanan," kata CDC dikutip dari Health.

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan ala Dokter Taiwan

AYO BACA: Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona

AYO BACA: Waspadai, Ini 5 Gejala Positif Corona Covid-19 yang Tidak Umum

Meski begitu, WHO menyarankan untuk memisahkan produk makanan sesuai jenisnya, seperti memisahkan produk daging mentah dengan makanan lain yang mudah rusak dan mencegah bakteri daging menular ke makanan lainnya.

Lalu, apakah mengolah atau memasak makanan bisa membunuh virus corona Covid-19?

Para ahli berpendapat bahwa virus corona jenis baru bukanlah patogen bawaan makanan. Namun, ide yang baik bila Anda ingin memasak makanan dalam suhu yang tepat.

Sheldon Campbell, ahli patologi Yale Medicine mengatakan, suhu dalam batas tertentu ketika mengolah makanan mungkin bisa mengurangi jumlah virus apapun yang menempel.

AYO BACA: LIPI Rilis Daftar Produk Rumah Tangga yang Bisa Dijadikan Disinfektan

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

Urvish Patel, penasihat medis untuk eMediHealth menjelaskan, umumnya banyak virus peka terhadap panas dan virus corona jenis baru ini bisa bertahan dalam periode yang singkat pada suhu dan tingkat kelembaban yang lebih tinggi. Akan tetapi, virus corona Covid-19 adalah jenis baru sehingga belum diketahui tingkat daya tahan hidupnya di lingkungan panas dan dingin.

Menurut CDC, tingkat suhu yang tepat untuk memasak bisa mencegah pertumbuhan virus dan bakteri di makanan.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers