web analytics
  

SMSI Dukung Dewan Pers Tolak Pembahasan RUU Oleh DPR dan Pemerintah

Sabtu, 18 April 2020 22:35 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Nasional, SMSI Dukung Dewan Pers Tolak Pembahasan RUU Oleh DPR dan Pemerintah, Smsi,dewan pers,dpr,ruu,pemerintah

Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh dan Ketua SMSI Firdaus

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah harus memperhatikan keberatan Dewan Pers yang mewakili unsur pers dalam berdemokrasi, untuk menunda pembahasan Rancangan Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini. 

Demikian disampaikan Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus dalam keterangan pers tertulisnya, Sabtu (18/4/2020). SMSI organisasi perusahaan media beranggotakan 600 media online di Indonesia. 

“Sikap SMSI jelas, mendukung apa yang disampaikan Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh yang berorientasi pada kemerdekaan pers,” kata Firdaus. 

Sebagaimana diberitakan banyak media, di tengah kondisi pandemi global yang juga melanda Indonesia saat ini, Komisi III DPR RI dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna Laoly memutuskan untuk melanjutkan pembahasan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) dalam rapat kerja, Rabu (4/4/2020). 

Tidak hanya itu, pemerintah juga telah mengirimkan draft Rancangan Undang-undang Cipta Kerja ke DPR RI. 

Menyikapi hal tersebut, dalam keterangan pers tertanggal 16 April 2020, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh mendesak DPR dan pemerintah untuk menunda pembahasan berbagai rancangan perundangan, termasuk RUU KUHP dan RUU Cipta Kerja tersebut, sampai dengan kondisi yang lebih kondusif, sehingga pelaksanaan proses legislasi dapat berjalan secara layak, memadai dan memperoleh legitimasi, saran, dan masukan yang baik dari masyarakat sipil maupun komunitas pers secara maksimal.

Dewan Pers tetap mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam upaya menanggulangi pandemi global Covid-19. Oleh karenanya mendesak agar perhatian semua pihak termasuk DPR RI dicurahkan kepada upaya kolektif menangani pandemi dan dampak-dampaknya pada seluruh sektor dan aspek kehidupan masyarakat. 

Pemerintah dan DPR harus dapat menjadi tauladan bagi publik dalam hal upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang mengakibatkan gejolak di masyarakat," ujar Nuh dalam rilisnya. 

Dewan Pers juga menolak pembahasan RUU KUHP terkait dengan pasal-pasal yang dapat mempengaruhi kemerdekaan pers antara lain Pasal 217-220 (Tindak Pidana Terhadap Martabat Presiden dan Wakil Presiden), Pasal 240 dan 241 (penghinaan terhadap Pemerintah), Pasal 262 dan 263 (penyiaran berita bohong), Pasal 281 (gangguan dan penyesatan proses peradilan), Pasal 304-306 (tindak pidana terhadap agama), Pasal 353-354 (Penghinaan terhadap Kekuasaan Umum dan Lembaga Negara), Pasal 440 (pencemaran nama baik), dan Pasal 446 (pencemaran terhadao orang mati) serta pasal-pasal lainnya (draft RUU KUHP 15 September 2019). 

Dewan pers juga menolak pembahasan RUU Cipta Kerja khususnya adanya upaya perubahan terhadap Pasal 11 dan Pasal 18 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
                   
Fokus Melawan Covid-19

Kembali ke Firdaus. Dia menyampaikan permohonan kepada pemerintah dan DPR agar dapat menahan diri, dan bisa  bersama-sama fokus dalam melawan Covid-19. 

“Karena tidak ada ahli yang dapat menjamin bahwa Covid-19 hanya akan menyerang dalam satu gelombang serangan. Mungkin dapat 2, 3 gelombang atau bahkan lebih?" kata Firdaus. 

Firdaus mengajak berpikir ulang apakah strategi pemerintah dalam memerangi Covid-19 ini sudah tepat? Jangan-jangan pemerintah ragu dengan kebijakannya tersebut. 

“Jika benar begitu, mengapa tidak kita bergerak bersama membangun herd immunity, karena jika sudah terbangun herd immunity, kemungkinan wabah ini akan berakhir,” ujarnya. 

Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemi global 
pada Rabu, 11 Maret. Hingga 15 April 2020 WHO mencatat 213 negara atau area wilayah yang terkonfirmasi memiliki kasus ini.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

Youtuber Sukses Siboen Banyumas, Pernah Disangka Pakai Pesugihan

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 22:00 WIB

Dulu, kehidupan Siboen bertolak belakang 180 derajat dari sekarang. Lelaki asal Banyumas itu tidak pernah menyangka akan...

Umum - Nasional, Youtuber Sukses Siboen Banyumas, Pernah Disangka Pakai Pesugihan, Youtuber,banyumas,Siboen,Pesugihan,perbengkelan

Anji Diserbu Warganet karena Kasus Narkoba: Kirain Bersih

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 19:05 WIB

Banyak warganet tampak syok mendengar kabar Anji ditangkap polisi setelah terjerat kasus narkoba.

Umum - Nasional, Anji Diserbu Warganet karena Kasus Narkoba: Kirain Bersih, Anji,Kasus Narkoba,warganet

5 Langkah Cara Cek Penerima BST Rp300 Ribu Juni 2021

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 14:20 WIB

Program bantuan sosial tunai (BST) Kementerian Sosial (Kemensos) sebesar Rp300 Ribu diperpanjang hingga bulan Juni 2021.

Umum - Nasional, 5 Langkah Cara Cek Penerima BST Rp300 Ribu Juni 2021, BST,Program bantuan sosial tunai,Kementerian Sosial,KEMENSOS,Penerima BST Rp300,Cara Cek

KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 13:08 WIB

KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto

Umum - Nasional, KAI Luncurkan KA Baturraden Ekspres Relasi Bandung-Purwokerto, KA Bandung-Purwokerto,KA Baturraden Ekspres,harga tiket KA Baturadden Ekspres,KA Nusa Tembini,harga tiket KA Nusa Tembini,KA Cilacap-Yogyakarta,PT KAI

Ini 30 Link Pengumuman SBMPTN 2021

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 11:47 WIB

Ini 30 Link Pengumuman SBMPTN 2021

Umum - Nasional, Ini 30 Link Pengumuman SBMPTN 2021, SBMPTN,SBMPTN 2021,jadwal SBMPTN 2021,pengumuman SBMPTN 2021,link pengumuman SBMPTN 2021,pengumuman hasil seleksi SBMPTN 2021

Imutnya! Anak Badak dan Elang Jawa Lahir TNUK dan TMII

Nasional Minggu, 13 Juni 2021 | 08:29 WIB

Dua anak badak Jawa lahir di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) pada Maret 2021. Ini menjadi kabar baik sekaligus kelahir...

Umum - Nasional, Imutnya! Anak Badak dan Elang Jawa Lahir TNUK dan TMII, Badak Jawa,kelahiran anak elang jawa,TNUK,kelahiran satwa langka,TMII

Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 15:42 WIB

Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online

Umum - Nasional, Penting Diketahui, Ini 5 Keuntungan Pesan Tiket Pesawat Online, Tiket Pesawat

CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka

Nasional Sabtu, 12 Juni 2021 | 13:45 WIB

Sebuah pesan berantai menginformasikan bahwa bantuan untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tahap ketiga telah di...

Umum - Nasional, CEK FAKTA: Bantuan UMKM Tahap 3 Sebesar Rp 2,1 Juta Telah Dibuka, BLT UMKM tahap 3,Hoaks BLT UMKM,Hoaks BPUM,BLT UMKM Tahap 3 dibuka

artikel terkait

dewanpers