web analytics
  

Terjebak di Los Angeles, Pangeran Harry Kangen Suasana Kanada

Jumat, 17 April 2020 15:10 WIB
Umum - Internasional, Terjebak di Los Angeles, Pangeran Harry Kangen Suasana Kanada, harry keluar dari kerajaan inggris, harry dan meghan markle, pangeran harry, kerajaan inggris, gaun meghan markle, corona

Pangeran Harry dan Meghan Markle mengumumkan nama putera pertama mereka, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, di London, Inggris, Rabu (9/5/2019). [AFP/Dominic Lipinski]

LOS ANGELES, AYOBANDUNG.COM -- Pangeran Harry saat ini sudah menetap di Los Angeles, Amerika Serikat. Sebelumnya, Pangeran Inggris ini pernah tinggal di Vancouver, Kanada bersama istri dan anaknya, Archie Harrison.

Namun rupanya, Pangeran Harry belum bisa move on dari kehidupannya di Kanada. Menurut seorang sumber pada The Sun, suami Meghan Markle ini merasa sangat bahagia ketika hidup di Kanada.

AYO BACA : Corona Jadi Alasan Harry dan Meghan Tinggalkan Anaknya di Kanada

"Waktu yang dia habiskan di sana bersama Meghan dan Archie mungkin adalah yang paling bahagia yang pernah dia alami," ujarnya.

"Harry merindukan kehidupan di sana dan fakta bahwa mereka hidup di tempat yang sangat terpencil di mana mereka bisa menjadi diri mereka sendiri, bersantai dan menikmati hidup," lanjutnya.

AYO BACA : Harry-Meghan Ngungsi Hindari Covid-19

Sayangnya, kebahagiaan Harry tak bisa berlangsung lama. Ia harus segera bergeser ke Amerika Serikat karena semua rencana mereka bisa berantakan jika tak bergerak cepat.

Virus corona membuat pasangan Sussex ini harus mengubah banyak hal dalam hidup mereka. "Masalah terbesar adalah waktu. Bergerak saat ini sangat sulit," ungkap sumber yang sama.

"Harry dan Meghan telah keluar dari zona nyaman mereka dan tidak mampu membenamkan diri ke dalam kehidupan LA dengan benar dan menjadi mapan," ujar sumber.

Kini Pangeran Harry hanya berharap segalanya menjadi lebih baik setelah imbauan lockdown dicabut. Ia sempat berpikir, karantina adalah salah satu alasan dia merasa sangat tertantang di LA.

"Harry berharap bahwa begitu lockdown dicabut, segalanya akan jauh lebih mudah dan mereka akan sejalan dengan kehidupan di sana," tutupnya.

AYO BACA : Pamit dari Instagram, Harry dan Meghan Resmi Copot Gelar Kerajaan

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:46 WIB

Australia menerima 300 ribu dosis vaksin AstraZeneca pada Minggu (28/2/2021), untuk mempercepat upaya pemerintah dalam m...

Umum - Internasional, 300 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Australia, vaksin AstraZeneca,Vaksin Covid-19 AstraZeneca,Australia,Vaksinasi Covid-19 Australia

Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak B...

Internasional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:54 WIB

Sebagian dari hutan hujan Amazon Brazil dijual secara ilegal di Facebook. Beberapa plot yang terdaftar melalui layanan i...

Umum - Internasional, Hutan Amazon Brazil Dijual di Facebook, Luasnya 1.000 Lapangan Sepak Bola, Hutan Amazon Dijual di Facebook,Hutan Amazon Brazil

RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapa...

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 16:55 WIB

Bisakah undang-undang yang telah resmi di Australia ini diberlakukan di Indonesia?

Umum - Internasional, RESMI: Google dan Facebook Wajib Bayar Media untuk Konten Berita, Kapan di Indonesia?, facebook,Google,Media,Konten Berita

Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:50 WIB

Pembunuhan yang telah berlangsung pada 28 dan 29 November 2020.

Umum - Internasional, Ratusan Warga Etiopia Diduga Telah Dibunuh oleh Tentara Eritrea, Pembunuhan Massal,Etiopia

Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 14:16 WIB

Saat ini, Maroko sebetulnya masih melarang keras produksi dan pemakaian ganja.

Umum - Internasional, Ganja Berpeluang Dilegalkan di Maroko, Ganja,Legal,Maroko,keperluan medis,terapeutik

China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 13:46 WIB

Aktivis dan pakar hak asasi manusia mengatakan setidaknya satu juta Muslim ditahan di kamp-kamp di wilayah barat terpenc...

Umum - Internasional, China Dianggap Telah Lakukan Genosida Muslim Uighur, Muslim Uighur,China

Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 11:45 WIB

Karena wilayah Utara, yang merupakan lokasi Kota Tabuk, sudah terbiasa turun salju.

Umum - Internasional, Bukan Tanda Kiamat, Turun Salju di Arab Saudi Hanya Hal Normal, salju,Arab Saudi

Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?

Internasional Jumat, 26 Februari 2021 | 09:27 WIB

Jagat media sosial diramaikan dengan salju yang turun di wilayah Tabuk, Arab Saudi belum lama ini. 

Umum - Internasional, Heboh Salju Turun di Tabuk Arab Saudi, Pertanda Kiamat?, Salju arab,hujan salju arab saudi,salju tabuk arab,tanda kiamat salju di arab,salju,Tanda kiamat,kiamat

artikel terkait

dewanpers