web analytics
  

Jangan Cuci Masker Kain dengan Alkohol dan Pemutih!

Jumat, 17 April 2020 13:56 WIB M. Naufal Hafizh

Sejumlah penyandang disabilitas menyelesaikan pembuatan masker kain di Panti Sosial Rehabilitasi Penyandang Disabilitas Mental Sensorik Netra Rungu Wicara dan Tubuh, Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat, Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Senin (13/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Ahli memperingatkan semua orang agar tidak mencuci masker kain dengan alkohol dan pemutih. Cukup cuci dengan air dan sabun.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Selain menjaga jarak sosial, semua orang juga disarankan memakai masker kain ketika berpergian keluar rumah.

Penggunaan masker kain ini berfungsi memberikan perlindungan tambahan jika berada di dekat orang yang terjangkit virus corona Covid-19, tapi tidak menunjukkan gejala.

Para ahli menyarankan untuk sering mengganti dan mencuci masker kain, terutama setelah berpergian. Masker kain mungkin bisa menangkan virus corona Covid-19 sehingga lebih aman dicuci.

AYO BACA: LIPI Rilis Daftar Produk Rumah Tangga yang Bisa Dijadikan Disinfektan

AYO BACA: 8 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 Saat Keluar Rumah

AYO BACA: Corona Masuk ke Indonesia, Ini Doa Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

Namun dilansir oleh USA Today, para ahli mengingatkan semua orang jangan mendisinfeksi masker sembarangan. Apalagi sekarang ini banyak orang membuat disinfektan sendiri menggunakan campuran alkohol dan produk pembersih rumah tangga.

Padahal penggunaan pemutih, alkohol, atau pembersih rumah untuk mendisinfektan masker cukup berbahaya. Terutama bila seseorang menelan atau menghirup bahan kimia ini ketika memakainya.

Satu-satunya cara mendisinfeksi masker kain buatan sendiri adalah mencucinya pakai sabun. Para ahli mengatakan, mencuci masker setiap kali selesai menggunakannya jauh lebih aman.

Menurut American Lung Association, banyak bahan pembersih rumah tangga yang bisa mengiritasi mata atau tenggorokan, menyebabkan sakit kepala hingga masalah kesehatannya lainnya. Hal itu karena beberapa produk melepaskan bahan kimia berbahaya, seperti senyawa organik volatil (VOC). Bahan berbahaya lainnya termasuk amonia dan pemutih.

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: [CEK FAKTA] Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

VOC dan bahan kimia lain yang dilepaskan bisa menyebabkan masalah pernapasan kronis, reaksi alergi, dan sakit kepala bila terhirup. Penelitian sedang melihat cara kerja bahan kimia ini memengaruhi orang yang menderita asma dan penyakit pernapasan lain.

Namun, penelitian sebelumnya telah mengaitkan paparan bahan kimia dari bahan pembersih ke asma akibat kerja dan penyakit pernapasan lain.

AYO BACA: 5 Cara Mencegah Virus Corona Covid-19 yang Keliru

AYO BACA: Nekat Resepsi Nikah di Tengah Corona Akan Dipenjara 1 Tahun?

AYO BACA: 5 Langkah Mencegah Virus Corona di Rumah

Adapun produk pembersih rumah tangga yang mengandung VOC dan zat kimia beracun lainnya, termasuk:

1. Produk semprot aerosol

2. Penyegar udara

3. Pemutih klorin

4. Cairan deterjen dan pencuci piring

5. Pembersih karpet dan jok.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers