web analytics
  

Manfaat ASI, Bisa Menekan Jumlah Virus pada Bayi

Jumat, 17 April 2020 12:45 WIB

[Ilustrasi] Ibu menyusui. (pexels)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Air Susu Ibu (ASI) memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan dan tumbuh kembang bayi. Dalam temuan terbaru, sejumlah kecil ASI bahkan sangat memengaruhi akumulasi populasi virus dalam usus bayi.

Hal ini memberikan efek perlindungan terhadap virus yang berpotensi patogen pada bayi. Demikian menurut para peneliti yang memeriksa ratusan bayi dalam sebuah studi dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania, dilansir dari Medical Express.

Temuan ini berkembang setelah penelitian sebelumnya yang menunjukkan bahwa menyusui memainkan peran penting dalam interaksi antara bayi dan lingkungan mikroba.

AYO BACA : Kacang Hijau Bikin ASI Melimpah, Mitos atau Fakta?

Penelitian terbaru ini dapat memengaruhi strategi untuk pencegahan gangguan pencernaan dini.

Temuan yang dipublikasikan di Nature ini mengukur jumlah dan jenis virus dalam tinja pertama dan tinja berikutnya pada bayi yang baru lahir di Amerika Serikat dan Botswana.

Setelah melahirkan, bayi memiliki sedikit atau tidak ada kolonisasi. Tetapi dalam satu bulan populasi virus dan bakteri berkembang dengan baik, dengan jumlah virus mencapai satu miliar per gram isi usus.

AYO BACA : Kenang Kematian Bayinya, Perempuan Ini Sumbang ASI Tolong Bayi Lain

Sebagian besar gelombang pertama virus ternyata adalah predator yang tumbuh pada bakteri pertama yang menjajah usus bayi. Kemudian, pada 4 bulan, virus yang dapat bereplikasi di sel manusia dan berpotensi membuat manusia sakit lebih menonjol pada tinja bayi.

Efek perlindungan yang kuat terlihat pada menyusui, yang menekan akumulasi virus yang berpotensi patogen ini. Hasil serupa terlihat untuk bayi dari Amerika dan Botswana.

Kesimpulan lain dari karya ini adalah bahwa ASI bisa menjadi pelindung bahkan jika kadang-kadang dicampur dengan susu formula, dibandingkan dengan diet dengan susu formula saja.

"Temuan ini dapat membantu kita lebih memahami mengapa beberapa bayi jatuh sakit dan mengembangkan infeksi yang mengancam jiwa pada bulan-bulan pertama kehidupan mereka," kata penulis senior Frederic Bushman, Ph.D., ketua departemen Mikrobiologi.

"Lokasi ibu dan bayi tampaknya berperan, mungkin karena jenis dan jumlah mikroorganisme yang terpapar bayi terhadap lingkungan," kata penulis pertama Guanxiang Liang, Ph.D., seorang peneliti pascadoktoral di departemen Mikrobiologi. "Namun demikian, bayi yang lahir di Botswana tampaknya masih mendapat manfaat dari menyusui, baik secara eksklusif maupun tambahan dari konsumsi susu formula."

AYO BACA : Manfaat ASI Hanya Berlaku Hingga Anak Berusia 2 Tahun

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers