web analytics

Bikin Malu, DPRD KBB Rapid Test Pakai Uang Negara

clockKamis, 16 April 2020 18:35 WIB userTri Junari
Bandung Raya - Bandung, Bikin Malu, DPRD KBB Rapid Test Pakai Uang Negara, dprd kbb, kbb, rapid test, tes corona, corona kbb,

Para anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjalani rapid test secara serempak yang dilakukan di Kantor DPRD KBB di Jalan Raya Tagog Padalarang, Kamis (16/4/2020). (Ayobandung.com/Tri Junari)

"Anggota DPR RI di Jakarta saja tidak berani rapid test pakai uang negara, kenapa di KBB melakukannya?"

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjalani rapid test secara serempak yang dilakukan di Kantor DPRD KBB di Jalan Raya Tagog Padalarang, Kamis (16/4/2020).

Semua anggaran rapid test yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada yang terpapar atau tidak Covid-19 tersebut, semuanya ditanggung oleh pemerintah melalui Dinas Kesehatan.

Kondisi tersebut memantik kritikan keras dari masyarakat KBB dan kalangan pengamat kebijakan publik.

AYO BACA: Potensi Gempa dari 'Ular Panjang' Bernama Sesar Lembang

AYO BACA: Warga Kira Sesar Lembang adalah Obyek Wisata Baru

AYO BACA: Gempa Banten Beri Pesan untuk Kota Bandung

Mereka menganggap, semestinya yang harus menjadi prioritas melakukan rapid test adalah masyarakat yang di lingkungannya ditemukan suspect corona, atau yang ada status ODP maupun PDP. Termasuk mereka yang baru mudik dari daerah zona merah corona.

"Anggota DPR RI di Jakarta saja tidak berani rapid test pakai uang negara. Kenapa di KBB melakukannya? Apa gak bisa pake uang sendiri? Biarlah alat rapid test yang ada dipakai buat masyarakat," kata salah seorang warga, Iwan (35).

Ketua Pusat Kajian Politik Ekonomi dan Pembangunan (Puskapolekbang) KBB Holid Nurjamil menilai, anggota dewan semestinya lebih peka tidak membebankan biaya rapid test kepada negara.

AYO BACA: Apa yang Harus Disiapkan di Rumah Kalau Lockdown?

AYO BACA: Virus Corona Covid-19 Menyebar Lewat Makanan Kemasan, Benarkah?

AYO BACA: Jangan Taruh Makanan dan Ponsel di Bagasi Motor!

Apalagi kondisi saat ini semua anggaran SKPD dipotong untuk penganan Covid-19, sesuai dengan arahan dari Kemendagri bahwa APBD harus dianggarkan minimal 50% bagi penanganan bencana nonalam ini.

"Ya mestinya malu. Wakil rakyat di pusat (DPR RI) saja dikritik habis-habisan saat mereka mau pakai uang negara untuk rapid test, tapi di KBB malah dilakukan. Apa tidak bisa anggota dewan melakukan rapid test mandiri, toh biayanya juga tidak lebih dari Rp1 juta?" tuturnya.

Menurutnya, keberadaan alat rapid test itu semestinya diperuntukan bagi masyarakat KBB yang belum tentu semua mampu jika harus melakukan tes mandiri.

Apalagi saat ini ada beberapa kecamatan yang sudah mulai kedatangan para pemudik dari zona merah yang menjadi status ODP. Bahkan di wilayah selatan saja, untuk satu kecamatan sudah ada sekitar 1.700 pemudik dari Jakarta dan sekitarnya yang pulang ke rumah mereka.

"Jumlah 50 alat rapid test sangat berharga, apalagi Dinkes juga mengaku kekurangan alat rapid test karena permintaan warga yang ingin dites melebihi kuota. Makanya saya sangat menyayangkan sikap para anggota dewan tersebut," ujarnya.

AYO BACA: Cara Buat Masker Anticorona Murah dan Ramah Lingkungan ala Dokter Taiwan

AYO BACA: Cara Membuat Hand Sanitizer Sesuai Standar WHO untuk Cegah Corona

AYO BACA: Waspadai, Ini 5 Gejala Positif Corona Covid-19 yang Tidak Umum

Ketua DPRD KBB Rismanto menyebutkan, kegiatan rapid test ini dilakukan sesuai prosedur normatif, yakni pihak sekretariat dewan mengajukan permohonan ke dinas terkait.

Anggota DPRD sebagai pejabat publik menjadi elemen yang harus melakukan rapid test. Hal itu kaena dalam kegiatan kesehariannya sering bertemu dengan banyak orang. Terkait dengan anggaran, pihaknya tidak mengetahui besarannya, karena semua sudah ditanggung penyelenggara.

"Kami hanya mengikuti jadwal, dan baru kali ini dilakukan rapid test. Semua anggota dewan diundang untuk ikut, untuk alat dan anggaran semua ditanggung oleh pihak penyelenggara (dinas)," ucapnya.

AYO BACA: Tangkal Covid-19 dengan Mengonsumsi Ubi Ungu

AYO BACA: Bacaan Qunut Nazilah, Doa Menangkal Malapetaka

AYO BACA: [CEK FAKTA] Ini Bentuk Virus Corona Jika Diperbesar 2.600 Kali?

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

Sah! 4 Pasar di Kota Bandung Mulai Besok Beroperasi Kembali

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 20:50 WIB

Pasar-pasar tersebut antara lain Pasar Baru, Pasar Baltos, Pasar ITC Mohammad Toha, dan Pasar Andir.

Bandung Raya - Bandung, Sah! 4 Pasar di Kota Bandung Mulai Besok Beroperasi Kembali, Kota Bandung,Pasar,Beroperasi Kembali,Pasar Baru,Pasar Baltos,Pasar ITC Mohammad Toha,Pasar Andir

Bila PPKM Diperpanjang, AKAR Jabar akan Tempuh Cara Ini

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 20:20 WIB

Akar Jabar tidak ingin egois dan arogan jika memang keadaan Covid-19 di Kota Bandung sedang genting.

Bandung Raya - Bandung, Bila PPKM Diperpanjang, AKAR Jabar akan Tempuh Cara Ini, PPKM diperpanjang,AKAR Jabar,Kota Bandung,Bed Occupancy Rate,PPKM Level 4,Imbas PPKM

Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 19:20 WIB

Selama dua bulan pascapelarangan makan di tempat di restoran dan kafe, imbasnya banyak usaha yang tutup,

Bandung Raya - Bandung, Batal Kibarkan Bendera Putih, AKAR Jabar: Kami Caper ke Pemerintah!, Bendera Putih,AKAR Jabar,Imbas PPKM,Dampak Pandemi Covid-19

Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 17:30 WIB

Acara penyaluran bansos ini diselenggarakan serentak di seluruh Indonesia.

Bandung Raya - Bandung, Bakti Selama 30 Tahun, Akpol 91 Salurkan Bansos untuk Kaum Disabilitas, Akpol 91,Bansos,kaum disabilitas,Pandemi Covid-19

Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 13:53 WIB

Dua orang berinisial D dan M mengalami luka tusuk akibat bentrok yang terjadi antara dua organisasi kemasyarakatan (orma...

Bandung Raya - Bandung, Dua Ormas Bentrok di Bandung, Dua Orang Terluka Tusuk, bentrok ormas Bandung,Manggala,GBR,Polrestabes Bandung,ormas Bandung

Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum T...

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:48 WIB

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, mengaku belum mengetahui informasi terkait rencana pengelola Kebun Binatang Bandun...

Bandung Raya - Bandung, Angsa Jadi Pakan Harimau di Kebun Binatang Bandung, Yana: Saya Belum Tahu, pakan harimau Kebun Binatang Bandung,Kebun Binatang Bandung,Bandung Zoological Garden,Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana,ppkm darurat bandung

Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:47 WIB

Sebelumnya beredar informasi bahwa pengelola Kebun Binatang Bandung (KBB) akan menyembelih angsa dan rusa untuk pakan he...

Bandung Raya - Bandung, Pemkot Belum Tahu Rencana KBB Sembelih Angsa untuk Hewan Buas, Kebun Binatang Bandung,angsa disembelih untuk hewan buas,hewan buas kebun binatang bandung,Pemkot Bandung,PPKM

Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas

Bandung Jumat, 30 Juli 2021 | 12:27 WIB

Wali Kota Bandung Oded M Danial dinyatakan sudah sehat dan siap bertugas kembali. Sebelumnya, Oded sempat menjalani pera...

Bandung Raya - Bandung, Alhamdulillah, Wali Kota Bandung Oded Sembuh dan Bisa Kembali Bertugas, oded sembuh,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,Oded dirawat,Oded sakit,Oded

artikel terkait

dewanpers
arrow-up