web analytics
  

Tak Patuhi Physical Distancing, 19 Orang di Kabupaten Cirebon jadi OTG

Kamis, 16 April 2020 13:41 WIB Erika Lia

Ilustrasi (republika/Reuters)

CIREBON, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 19 orang terdeteksi berinteraksi dengan pasien Covid-19 ketiga di Kabupaten Cirebon. Mereka pun dimasukkan sebagai orang tanpa gejala (OTG).

Pasien positif ketiga di Kabupaten Cirebon sendiri diketahui seorang laki-laki berusia 43 tahun. Hingga kini, pasien tersebut masih diisolasi di rumah sakit seraya menanti hasil pemeriksaan swab.

Otoritas penanganan Covid-19 Kabupaten Cirebon mencatat, sejauh ini total tiga pasien Covid-19. Seluruhnya masih diisolasi dan menunggu hasil swab.

AYO BACA : Ceng Beng Ditiadakan, Warga Tionghoa Cirebon Doakan Leluhur di Rumah

"Hasil contact tracing (penelusuran) dan tracking (pelacakan) dari pasien ketiga terkonfirmasi positif didapat OTG 19 orang," ungkap juru bicara Pusat Data dan Informasi Covid-19 Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana.

Ke-19 orang itu menambah jumlah OTG menjadi 23 orang. Empat orang sisanya dinyatakan selesai dan sehat.

Terhadap ke-19 OTG baru itu, petugas puskesmas setempat telah melakukan pemantauan sejak Selasa (14/4/2020).

AYO BACA : 2 PDP Covid-19 di Kabupaten Cirebon Meninggal Dunia

"Mereka melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing," cetusnya.

Bila ditemukan gejala selama masa pemantauan, imbuhnya, status ke-19 orang tersebut akan naik menjadi orang dalam pemantauan (ODP) bahkan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Peningkatan status bergantung pada gejala klinis yang muncul," terangnya.

Dia meyakinkan, pada hari pertama pemantauan, petugas sekaligus mengedukasi cara karantina mandiri sesuai protokol. Dalam hal ini, seseorang diharuskan selalu mengenakan masker, memisahkan tempat makan dan minum serta tempat tidur, beristirahat, makan yang cukup, selalu cuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, dan menghindari kontak dengan orang lain.

"Bila ada gejala klinis seperti batuk, demam, pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas, OTG harus segera menghubungi petugas atau layanan kesehatan," tambahnya.

Pihaknya pun mengimbau seluruh komponen masyarakat selalu menaati anjuran pemerintah.

AYO BACA : Daftar Kontak 8 Pasar Rakyat Online di Kota Cirebon

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers