web analytics
  

Covid-19 Tembus 2 Juta Kasus di Dunia

Kamis, 16 April 2020 09:35 WIB

Peta sebaran Covid-19 di dunia. (John Hopskin CSSE)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Total jumlah kasus Covid-19 di seluruh dunia telah menembus angka 2 juta. Data real time pukul 08.54 WIB pada Kamis (16/4/2020) menunjukkan ada 2.083.237 total kasus.

Per jam ini masih terhitung ada 865 kasus baru yang tercatat dan 50 kasus kematian baru. Sehingga total kematian mencapai 134.610 jiwa.

AYO BACA : Harvard Prediksi Social Distancing Lawan Virus Corona Berlangsung Hingga 2022

Sementara, total kesembuhan berada pada angka 510.329 jiwa. Angka kesembuhan tertinggi dipegang oleh Cina sebagai pusat penyebaran pada angka 72.600 jiwa.

Amerika Serikat masih menjadi negara dengan kasus Covid-19 terbanyak. Tercatat, sebanyak 644.089 penduduk AS terinfeksi virus yang menyerang pernapasan ini.

AYO BACA : PBB Ingatkan Bahaya Hoaks di Tengah Pandemi

Sementara jumlah korban meninggal terbanyak juga masih dipegang oleh negara pimpinan Donald Trump itu. Pada Kamis (16/4/20200, total jumlah korban meninggal akibat corona di AS sudah mencapai 28.529 orang.

Kota New York di Amerika menjadi episentrum baru virus Corona Covid-19 yang kini menjadi pandemi global. Bahkan, laporan terbaru menyebut jumlah kematian karena virus Corona di New York sudah lebih dari 10.000.

Dilansir New York Times, angka ini didapat setelah pemerintah kota New York merevisi pencatatan korban meninggal. Diketahui ada lebih dari 3.700 kematian baru karena virus corona di New York.

Angka ini berasal dari korban meninggal yang sebelumnya belum pernah mendapatkan tes virus corona apapun, namun meninggal dunia dengan menunjukkan gejala-gejala yang mirip dengan infeksi Covid-19.

Hal ini membuat total kematian karena virus corona di Amerika Serikat naik 17%, menjadi lebih dari 26.000.

AYO BACA : Bantu Keluarga Miskin, Bos Google Rogoh Kocek Rp15 Miliar

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Fira Nursyabani

artikel lainnya

dewanpers