web analytics
  

Biayai Penanganan Covid-19, Cimahi Pangkas Bantuan RW

Rabu, 15 April 2020 14:26 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Biayai Penanganan Covid-19, Cimahi Pangkas Bantuan RW, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, pemkot bogor, covid-19, berita bogor, cimahi, berita cimahi

Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain. (Ayobandung.com/Tri)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah kota Cimahi melakukan pergeseran angggaran untuk memenuhi kebutuhan anggaran penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Rp 64,4 Miliar. Salah satu anggaran yang dipangkas ialah bantuan bagi tiap RW senilai Rp100 Juta/bulan menjadi Rp50 juta.

Ketua DPRD Kota Cimahi, Achmad Zulkarnain mengatakan, kemarin pemerintah Kota Cimahi menyampaikan rancangan pergeseran anggaran seiring bakal diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Bandung Raya mulai 22 April 2020.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Cimahi mengajukan rancangan kebutuhan anggaran  sebesar Rp 64,4 miliar untuk peningkatan kapasitas rumah sakit dan dampak sosial ekonomi warga terdampak.

AYO BACA : 255.000 Pelanggan PLN UP3 Cimahi Dapat Listrik Gratis

Untuk memenuhi kebutuhan itu, pemkot Cimahi berencana menggeser beberapa anggaran seperti anggaran perjalanan dinas dan pemangkasan bantuan RW.

Ia merinci, anggaran yang digeser diantaranya anggaran perjalanan dinas anggota DPRD sebesar Rp 20,3 miliar dan perjalanan dinas eksekutif sebesar Rp 3 miliar.

"pergesaran anggaran perjalanan dinas DPRD sebesar 20 miliar lebih ini berasal dari sisa anggaran yang tidak terpakai di triwulan I sebesar 5,2 miliar dan triwulan kedua 15,13 miliar," ujarnya.

AYO BACA : Badut Hidung Merah Bagikan 2020 Masker di Cimahi

Selain pergesaran anggaran perjalanan dinas, lanjut Achmad, pergesaran juga dilakukan pada anggaran belanja tidak terduga sebesar Rp 3,7 miliar, dana retensi Rp 1,5 miliar, anggaran Program Pemberdayaan (PPM) Kelurahan sebesar Rp 100 juta per RW hanya akan dialokasikan 50 persen dan pergeseran anggaran-anggaran lainnya.

"Semuanya akan digeser untuk penanganan covid-19 di Kota Cimahi," katanya.

anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp 64,4 miliar nantinya terbesar akan dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan pangan warga selama tiga bulan dengan anggaran sebesar Rp 52,7 miliar untuk 32 ribu jiwa.

"Sisanya akan dialokasikan ke Puskesmas-puskesmas melalui Dinas Kesehatan sebesar Rp 1,8 miliar, RSUD Cibabat sebesar Rp 3,3 miliar dan pemenuhan alat pelindung diri di RSUD Cibabat sebesar Rp 6,5 miliar," terangnya.

Achmad memastikan, DPRD Cimahi selaku legislatif akan terus melakukan pengawasan terkait pengalokasian anggaran tersebut.

"Kami DPRD baik secara personal akan melakukan fungsi pengawasan dilapangan. Apa yang penting kita awasi, tentunya kita harus memastikan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan baik itu ruangan SDM dan alat kesehatannya," pungkasnya.

AYO BACA : DPRD Cimahi Dukung PSBB Bandung Raya

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers