web analytics
  

Virus Corona di Tasmania Diduga Menyebar saat Jamuan Makan Malam

Selasa, 14 April 2020 14:36 WIB

[Ilustrasi] Virus corona. (Pixabay)

Lonjakan kasus virus corona Covid-19 di Tasmania disumbang acara jamuan makan malam.

MELBOURNE, AYOBANDUNG.COM -- Australia menyelidiki sebuah acara pertemuan yang digelar oleh petugas kesehatan di negara bagian Tasmania, ketika negara sedang berupaya melawan pandemi virus corona. Acara pertemuan tersebut diduga telah menyumbang kasus baru virus corona di Tasmania.

Perdana Menteri Tasmania Pete Gutwein mengatakan, ada lonjakan kasus virus corona mencapai 50% sejak Kamis lalu. Kenaikan tersebut terjadi ketika negara bagian lain mengalami penurunan penambahan kasus baru virus corona.

"Ini adalah tuduhan yang serius. Saya sudah meminta kepolisian Tasmania untuk menyelidiki masalah ini," ujar Gutwein.

Media lokal melaporkan, Kepala Petugas Medis Australia Brendan Murphy mengkonfirmasi, ada acara jamuan makan malam yang digelar oleh pekerja medis di Tasmania. Menurut Murphy, mereka bertanggung jawab atas peningkatan jumlah kasus virus corona di negara bagian tersebut.

Australia melaporkan sekitar 6.350 kasus virus corona, dengan 41 kematian. Jumlah kasus baru di negara tersebut telah menurun. Namun para pejabat mengatakan, berkurangnya jumlah kasus baru disebabkan oleh faktor libur Paskah selama empat hari, sehingga pengujian virus corona juga mengalami perlambatan.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, masih terlalu dini untuk melonggarkan kebijakan menjaga jarak sosial atau membuka kembali aktivitas bisnis. Sebagian besar warga Australia masih harus tinggal di rumah kecuali pergi berbelanja bahan makanan, memiliki janji medis dengan dokter, maupun berolahraga.

"Belum ada negara yang menemukan jalan keluar dari hal ini, dan Australia berada dalam posisi yang lebih baik daripada kebanyakan. Kami ingin tetap seperti itu," kata Morrison kepada program Sunrise Channel Seven.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers