web analytics
  

Warga Tasik Masih Belum Sadar Gunakan Masker

Senin, 13 April 2020 12:22 WIB Irpan Wahab Muslim
Umum - Regional, Warga Tasik Masih Belum Sadar Gunakan Masker, virus corona, virus corona cina, virus di cina, penyakit menular di cina, bandara husein sastranegara, Wuhan, corona di indonesia, apotek beijing, masker korona, hiv/aids, tasikmalaya

Kondisi di Pasar Singaparna. (Ayotasik.com/Irpan Wahab)

TASIKMALAYA, AYOBANDUNG.COM -- Imbauan pemerintah untuk menggunakan masker di luar rumah dan Fisical Distancing sepertinya tidak diindahkan oleh masyarakat. Meski ditempat ramai, warga tetap berkerumunan dan tidak menggunakan masker.

Dari pantauan Ayotasik.com dilapangan, Senin (13/4/2020), aktivitas warga di pasar Singaparna tetap ramai. Warga beraktivitas seperti biasa tanpa mengindahkan imbauan pemerintah. Banyak warga yang masih belum menggunakan masker dan tetap berkerumun.

AYO BACA : Dampak Covid-19, 15.012 Warga Kabupaten Tasikmalaya Kena PHK

Hal serupa terpantau di terminal Singaparna. Baik penumpang, awak angkutan maupun pengemudi ojeg banyak yang tidak menggunakan masker dan tetap berkerumun.

Odih (40) salah satu pengendara ojeg mengaku tidak nyaman menggunakan masker. Masker dipakai saat hanya menarik penumpang karena untuk menghindari kepulan asap knalpot kendaraan.

AYO BACA : Pemkot Tasikmalaya Berdayakan UKM untuk Produksi APD

"Pengap pak kalau pake masker. Karena belum biasa. Suka ga inget juga sama imbauan pemerintah," kata Odih.

Sementara pengunjung pasar Singaparna, Dadi Mulyadi (36) mengaku ia sering lupa menggunakan masker dan tidak menjaga jarak dengan masyarakat lain.

"Seringnya lupa, kalau inget baru langsung jaga jarak. Takut atuh kalau ketularan mah, da bisa sampai meninggal, " kata Dadi.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, Heru Suharto mengatakan, pihaknya terus mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker dan menjaga jarak hingga tidak berkerumun. Imbauan itu bahkan disebar hingga tingkat Desa.

"Mungkin masyarakat lupa, tapi kita terus lakukan imbauan kepada masyarakat melalui pihak desa dan kader kesehatan, " ucapnya. 

AYO BACA : Taksi Online Ugal-ugalan Berplat "D" Dibakar Massa di Tasik

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers