web analytics
  

Pemprov Jabar Minta Maaf Terkait Surat yang Mencantumkan Organisasi Dibekukan

Minggu, 12 April 2020 15:40 WIB Adi Ginanjar Maulana
Umum - Regional, Pemprov Jabar Minta Maaf Terkait Surat yang Mencantumkan Organisasi Dibekukan, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, Pemprov Jabar, Minta Maaf,

Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum. (Dok Humas Pemprov Jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan klarifikasi terkait surat partisipasi penanggulangan Covid-19 di daerah itu pada 6 April yang mencantumkan salah satu organisasi kemasyarakatan yang telah dibekukan.

"Terkait surat yang dikeluarkan pemprov yang di tanda tangan sekda nomor 443/1799/Pemksm yang tercantum ada salah satu organisasi massa yang telah dibekukan, saya atas nama pemprov yang pertama memohon maaf atas kesalahan tersebut," ujar Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum kepada Ayobandung.com, Minggu (12/4/2020).

AYO BACA : Wagub Uu Dorong Kabupaten/Kota Bentuk Gugus Tugas Covid-19

Dia mengaku hal tersebut murni kesalahan asn sebagai manusia biasa. Pihaknya meminta masyarakat tidak mempermasalahkan hal itu kembali.

"Yang pasti tidak ada maksud apa pun, apalagi seolah pemprov ingin menghidupkan kembali ormas itu. Kami fatsun pada pemerintah pusat," katanya.

AYO BACA : Wagub Uu Minta Warga Jabar Ikuti Semua Imbauan Pemerintah

Di sisi lain, pihaknya akan menelusuri pembuatan surat tersebut. "Kami akan menelusuri asal usul surat tersebut agar tidak terulang," ujarnya.

Namun, pada prinsipnya, secara global Pemprov Jabar sedang berupaya keras berperang melawan Covid-19.

Ada tiga pilar atau benteng yang saat dini digalakkan antara lain, pertama yakni pencegahan melalui sosialisasi pola hidup bersih dan sehat, menjaga jarak, tidak berkerumun, menggunakan masker, dan, sebagainya.

"Pilar kedua dengan penelusuran melalui rapid test. Adapula langkah lanjutan dengan PCR," katanya.

Selanjutnya, langkah terakhir yakni penindakan atau isolasi. "Kami sudah menyiagakan fasilitas medis. Hanya benteng ketiga ini tidak bisa berdiri sendiri karena jumlah masyarakat yang jauh lebih banyak dibandingkan fasilitas kesehatan," ujarnya.

AYO BACA : Wagub Jabar Ajak Warga Perangi Covid-19 lewat Wudu

Editor: Dadi Haryadi

artikel terkait

dewanpers