web analytics
  

UIN Bandung Peringkat Teratas dalam Kinerja Riset di Indonesia

Minggu, 12 April 2020 14:04 WIB Adi Ginanjar Maulana

Rektor UIN Bandung Mahmud. (ist)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Scimago Institutions Rangking (SIR) baru-baru ini merilis hasil pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia tahun 2020. Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menempati peringkat pertama di Indonesia dan peringkat ke-53 di Asia dalam kategori riset.

Peringkat UIN Bandung tersebut menempati urutan lebih tinggi dibanding dengan Singapore-MIT Alliance, University of Malaya, dan University of Electronic Science and Technology of China.

Berdasarkan pemeringkatan yang dibuat oleh Scimago Institutions Rangking, UIN Bandung menempati posisi 60 perguruan tinggi terbaik di Asia, setara dengan Kyoto University dan Tianjin University, dalam bidang riset.

AYO BACA : Pandemi Corona, Perkuliahan Daring UIN SGD Bandung Diperpanjang

Scimago Institutions Rangking merupakan pengklasifikasi lembaga akademik yang terkait penelitian dengan menggabungkan tiga indikator, yaitu kinerja penelitian, inovasi, dan dampak sosial, yang diukur dengan visibilitas website.

Rektor UIN Bandung Mahmud menyatakan, pemeringkatan oleh Scimago Institutions Rangking bersifat objektif dan kredibel. Pencapaian ini sangat dibanggakan oleh institusi dan seluruh sivitas akademika.

“Pengakuan lembaga internasional ini perlu disyukuri dengan terus meningkatkan kinerja tata kelola universitas,” ujar Mahmud, Minggu (12/4/2020).

AYO BACA : Menginspirasi, Petani Milenial Raup Omset Rp100 Juta di Tengah Pandemi Covid-19

Di usianya yang ke-52, lanjut Rektor, UIN Bandung terus berbenah dan mendorong peningkatan kinerja akademik yang lebih baik. Selama masa bekerja dari rumah (WFH), ratusan karya ilmiah ditargetkan akan dipublikasikan serentak di digital library UIN Bandung. Sekitar 800 dosen akan terlibat dalam salah satu tugas tridarma Perguruan Tinggi tersebut.

Dukungan luar biasa pimpinan kampus disambut dengan antusias oleh para dosen yang berkarya dan menorehkan prestasinya dengan mempublikasikan karyanya di jurnal bereputasi. Tidak hanya bidang sains dan teknologi, tapi juga bidang humaniora pun turut mewarnai capaian prestasi publikasi riset di jurnal internasional bereputasi.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Bandung Ija Suntana menjelaskan, pengakuan oleh lembaga pemeringkat internasional ini merupakan salah satu alat ukur bahwa UIN Bandung telah masuk jajaran universitas dunia.

"Visi UIN Bandung untuk menjadi universitas kelas dunia merupakan mimpi bersama sivitas akademika dan tidak perlu diragukan lagi, insyaallah akan tercapai. Tahapannya kan kita sudah mau masuk pengakuan Asia Tenggara juga dengan sertifikasi AUN-QA. Insyaallah tahun depan ada lima prodi yang siap divisitasi,” tegasnya.

AYO BACA : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN SGD Bandung Gelar Ujian Online

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

artikel lainnya

dewanpers